Sejarah
Paska proklamasi Kemerdekaan RI tahun 1945 Kota Sukabumi sudah dikenal sebagai Kota Polisi, karena sekitar tahun 1947 Gedung SOG (Sekolah Belanda) yang terletak di pusat kota dilimpahkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda menjadi gedung Pusat Komando Resort yang pada saat itu pejabat pertama dipangku oleh KOmisaris Polisi Kls II Djodjo Widjaja Amarsa. Hal lain yang menjadi bukti sejarah kota sukabumi sebagai kota Polisi adalah adanya Sekolah Kepolisian Negara yang pertama (SPN) berada di Kota Sukabumi yang kemudian menjadi MArkas AKABRI sampai dengan sekarang adanya SECAPA POLRI.
Selaras dengan kebijakan pimpinan Kepolisian untuk terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, dengan mengacu kepada luas wilayah hokum Polres Sukabumi, terdiri dari luas Kabupaten Sukabumi 416, 415 Ha dengan penduduk 1.943.413 dan Kota Sukabumi 48 Ha dengan jumlah enduduk 239.657 jiwa dimana secara geografi Kabupaten Sukabumi memiliki area terluas se-Jawa dan Bali, maka sekitar tahun 1977 pada masa KOmanda Resort Letkolpol R.H. NAsrudin LT wilayah Hukum Polres Sukabumi terbagi menjadi 6 distrik atau 6 wilayah kewadanaan yang masing-masing wilayah dipimpin oleh seorang Komanda Distrik (DANDIS) yang bertanggungjawab penuh terhadap KOmandan Resort (DANRES) yang mana satu Distrik membawahi 3 sampai 4 sektor. Pada mulanya cikal bakal Pokes Kota Sukabumi adalah Polres Sukabumi yang bermarkas di jalan PErintis Kemerdekaan No. 10 Kelurahan Gunungparang KEc. Cikole yang memiliki 21 Polsek yang tersebar di Seluruh Kota dan kabupaten yang jarak tempuh dari Polres ke Polsek terjauh ada yang mencapai 5 jam perjala.
Pada sekitar tahun 1997 pada masa Kapolres Letkol Pol. Drs. Budi Utama terjadi penambahan 4 Polsek di Wilayah Kota sehingga bertambah menjadi 25 Polsek, guna mengoptimalkan pelayanan dengan melihat jarak tempuh yang sangat jauh terutama dari Polres ke Polsek di Daerah Selatan Kabupaten maka pada masa Kapolres AKBP Drs. Rusli Nasution, SH. MM. terjadi penambahan polsek sebanyak 10 Polsek tersebar 7 di wilayah Kabupaten dan 3 wilayah Kota sehingga semakin memungkinkan optimalnya pelayanan Kepolisian.
Dua tahun setelah berpindahnya Ibu Kota Kabupaten Sukabumi dari Kota Sukabumi ke Kota Kecamatan Pelabuhan Ratu maka pada tanggal 23 Maret 2003 KAPOLRI menerbitkan SKEP. No. Pol. : Skep/24/III/2003 tentang pembentukan Polres Sukabumi persiapan yang bermarkas di Kota Pelabuhan RAtu yang pada saat ini Kapolres Sukabumi persiapan dijabat sementara oleh WAkil Polres Sukabumi Kompol Drs. Giri Purwanto. Tujuh bulan kemudian tepatnya pada tanggal 29 Oktober 2003 Kepala Kepolisian RI menerbitkan SKEP terbaru yakni SKKP No. Pol. Skep / 27/X/2003 tentang peningkatan status polres persiapan menjadi POLRES Definitif dengan status B2 dan dengan SKEP itu pula mengantarkan dan menetapkan status Polres Sukabumi menjadi Polres Kota SUkabumi hingga saat ini dengan pejabat pertama sejak POLRES Sukabumi menjadi Polres Kota Sukabumi adalah AKBP Drs. Agus Kurniady Sutisna, MM sebagai Kapolres Kota Sukabumi pertama sehingga sampai saat ini POLRES Kota Sukabumi terus melakukan pembenahan dan renovasi gedung dan ruangan sejak ditetapkan menjadi Polres Kota yang membawahi 11 Polsek dan 4 Sospol dengan Jumlah Personel Polri 496 tersebar di Markas Polres Kota dan Polsek-Polsek Wilayah Kota.








