Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Di Polres Kota Sukabumi

Ditulis pada, 5 Maret 2010. dalam kategori: Seputar Polri 

maulid-1
maulid-2
maulid-3
maulid-4
SUKABUMI KOTA - Bertempat di Graha Rekonfu, Jum’at (5/03) pagi Polres Kota Sukabumi telah melaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh. Hendra Suhartiyono, M.Si.

Kabag Binamitra Komisaris Polisi Sumarta Setiadi SH, MH selaku ketua panitia menjelaskan bahwa dalam acara peringatan Maulid ini diikuti oleh Para Kabag, Para Kasatfung, Kapolsek, /Kanit/Kaur/Bensat, dan anggota Polres - Polsek jajaran Polres Kota Sukabumi serta sejumlah anggota Bhayangkari. Bertindak sebagai penceramah Bripka KH Jujun Junaedi, dengan mengambil tema “ Dengan meneladani kepribadian Rasululloh SAW, kita wujudkan kultur Polri yang Profesional, bermoral, modern dan dipercaya masyarakat”. “

Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh. Hendra Suhartiyono, M.Si. dalam sambutannya mengajak kepada seluruh anggota Polres Kota Sukabumi, untuk senantiasa ihlas dalam mengemban tugas sesuai dengan tugas pokoknya masing-masing dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat tentunya dengan mencontoh kepribadian Nabi Muhammad SAW, yaitu benar dan jujur, Tablig, dapat dipercaya dan pandai atau pintar.

“Dalam pribadi Nabi besar Muhammad SAW, memiliki sifat Sidik, Tablig, amanah, dan fatonah, untuk itu sebagai insan Bhayangkara yang beriman mari kita untuk senantiasa dapat mengambil hikmah dari pringatan Maulid Nabi ini sebagai tauladan dalam melaksanakan tugas sehari-sehari dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat secara professional”. Jelas Kapolres Kota Sukabumi.

Dalam ceramahnya KH Jujun Junaedi, menyampaikan bahwa kita sebagai anggota Polri dalam kehidupan sehari-hari dan dalam melaksanakan tugas, untuk selalu dapat meneladani Nabi Muhammad SAW sehingga kita bisa selamat di dunia dan akhirat serta diberi kemudahan dalam melaksanakan tugas” ( Hmf – B.12 )

Anggota Babinkamtibmas Laksanakan Pelatihan Binamitra

Ditulis pada, 3 Maret 2010. dalam kategori: Seputar Polri 

binamitra1
binamitra2
binamitra3
binamitra5
SUKABUMI KOTA : Dalam rangka meningkatkan kinerja anggota Polres Kota Sukabumi, Rabu ( 03/03 ) Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, M.Si melalui Kepala Bagian Binamitra Komisaris Polisi Sumarta Setiadi SH, MH, mengadakan pelatihan Binamitra terhadap seluruh Babinkamtibmas jajaran Polres Kota Sukabumi, bertempat di Graha Rekonfu Polres Kota Sukabumi
Pelatihan yang berlangsung selama sehari tersebut menyangkut tentang peningkatan kinerja para Babinkamtibmas untuk senantiasa berada ditengah-tengah masyarakat dan menempatkan dirinya sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat sesuai dengan Komitmen Polri untuk senantiasa terus membangun kepercayaan (Trust Building), kemitraan dan kerjasama (Partnership Building dan Networking Building) serta pencapaian pelayanan prima (strive for excelent) kepada masyarakat.
Selain itu Pelatihan binamitra yang diberikan kepada 91 Babin diantaranya meliputi tugas-tugas di fungsi binamitra yang meliputi perkap no 7 tahun 2008 tentang pedoman dasar strategi dan implementasi pemolisian masyarakat (Polmas) dalam penyelenggaraan tugas polri serta materi tentang standar pelaksanaan polmas. ( Hmf – B.12)

Indisipliner,Bripda Ek Dipecat

Ditulis pada, 12 Februari 2010. dalam kategori: Berita Umum, Seputar Polri 

CIANJUR, (PR).-
Anggota Kepolisian Resort (Polres) Cianjur berpangkat brigadir polisi dua (Bripda) Ek dipecat dari keanggotaannya setelah dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana perbuatan asusila dan melanggar kode etik kepolisian.

Proses pemberhentian tidak hormat terhadap yang bersangkutan berlangsung di Halaman Mapolres Cianjur melalui upacara yang dipimpin Kapolres Ajun Komisaris Besar Wibowo, Rabu (10/2). Upacara diawali dengan pembacaan keputusan pemberhentian tidak hormat, dilanjutkan dengan pelepasan atribut kepolisian. Seragam yang dipakai Ek beserta atributnya dilepas oleh Kapolres dan diganti dengan pakaian sipil.

Pada kesempatan itu Kapolres mengungkapkan bahwa proses hukum tidak pilih kasih. Siapa pun orangnya, termasuk anggota Polri, bila melanggar aturan akan dilakukan penegakan hukum. “Saya harap ini bisa menjadi pelajaran bagi semua anggota. Pelanggaran sekecil apa pun tidak bisa dibiarkan, aturan harus ditegakkan,” katanya.

Dikatakan Kapolres, proses hukum terhadap yang bersangkutan sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan. Kasusnya adalah melakukan perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur dalam keadaan mabuk minuman keras.

Keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan. Dalam persidangan kode etik, akhirnya yang bersangkutan dinyatakan tidak layak lagi menjadi anggota kepolisian karena sudah melakukan perbuatan yang memalukan kesatuan.”Awalnya kami menerima laporan. Setelah diproses temya-ta terbukti. Masa kerjanya sudah tiga tahun. Saat divonis yang bersangkutan menerima, tidak keberatan dan mengakui perbuatannya,” ujarnya.

Setelah proses pemberhentian ini yang bersangkutan akan diantar dan diserahkan secara resmi kepada orang tuanya. Pihaknya pun berharap agar yang bersangkutan nantinya bisa kembali dan diterima oleh masyarakat, selanjutnya bisa menyadari bahwa pemecatan tersebut merupakan konsekuensi dari perbuatannya (sumber : www.lodaya.web.id & Pikiran Rakyat)

QUICK WINS POLRI

Ditulis pada, 26 Oktober 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi, Seputar Polri 

quick-wins

PENGUMUMAN PENDAFTARAN SELEKSI POLRI

Ditulis pada, 25 April 2009. dalam kategori: Seputar Polri 


PENGUMUMAN

Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk mengikuti seleksi penerimaan Brigadir Polri/ Secaba, Taruna/Taruni AKPOL dan PPSS (Perwira Sumber Sarjana) T.A. 2009 dengan persyaratan sbb. :

1. Brigadir Polri/ Secaba :

a. Pendidikan SMU Sederajat (Tidak termasuk SMK Busana/ Boga/ Kecantikan/ Perhotelan/ Guru TK/ SMK yang dikelola oleh Departemen), D-III, D-IV/S-1 dari Perguruan Tinggi yang Terakreditasi.

b. Umur pada saat pembukaan pendidikan ( 14 Juli 2009 ) :

1) Minimal 17 tahun 5 bulan.

2) Maksimal SMU sederajat 21 tahun, D-III 24 tahun dan D-IV/S-1 25 tahun.

c. Tinggi badan minimal Pria 163 cm/ Wanita 160 cm dengan berat badan seimbang.

d. Buka Pendaftaran tanggal 27 April s/d 16 Mei 2009.

e. Domisili di Wilayah Polda Jabar minimal 1 tahun.

f. Tempat pendaftaran di seluruh Polres/ Polresta Jajaran Polda Jabar (khusus Wanita di Mapolda Jabar).

2. Taruna/Taruni Akpol :

a. Pendidikan SMU sederajat/ S-1/S-2 (Hukum dan Fisip/ Sospol) dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi A atau B dengan IPK S-1 min 2,75 dan S-2 min 3,0.

b. Umur pada saat pembukaan pendidikan ( 20 Agustus 2009 ) Maksimal untuk SMU sederajat 21 tahun, S-1 28 tahun, S-2 30 tahun dan yang berasal dari Bintara Polri 24 tahun.

c. Tinggi badan minimal :

1). SMU : Pria 163 cm/ wanita 160 cm.

2). S-1/S-2 : Pria 160 cm/ wanita 155 cm.

(dengan berat badan seimbang).

d. Buka Pendaftaran tanggal 4 Mei s/d 8 Juni 2009.

e. Tempat Pendaftaran Mapolda Jabar Jl. Soekarno hatta no. 478 bandung.

3. PPSS (Perwira Polri Sumber Sarjana) :

a. Pendidikan S-1/S-2 Profesi dengan program Studi Ilmu Kesehatan (Dokter Umum/Dokter Hewan), MIPA/ Sains (Biologi, Kimia murni, Matematika, Fisika dan statistika), Teknik (Teknik Kimia, Teknik Elektro arus kuat, Teknik Metalurgi dan teknik Fisika Nuklir),Transportasi (Manajemen Transportasi dan Teknik Transportasi), Fisip/ Sosopol (Sejarah), Psikologi, Pendidikan (Kurtek Pendidikan, Pendidikan dan Olah raga), Kelautan 9Ahli Nautika Tk. III dan Ahli Teknika Tk. III), Ekonomi (Akuntansi dan Manajemen) dan Ilmu Komputer (Seluruh jurusan dan program studi ilmu komputer).

b. Berasal dari Perguruan tinggi yang telah terakreditasi A dan atau B dengan nilai IPK minimal 2,50.

c. Tinggi badan minimal Pria 160 cm/ wanita 155 cm dengan berat badan seimbang.

d. Buka Pendaftaran tanggal 4 Mei s/d 6 Juni 2009.

e. Tempat Pendaftaran Mapolda Jabar Jl. Soekarno hatta no. 478 bandung.

4. Untuk mendapatkan keterangan lebih lengkap dapat menghubungi Bagmin Polres Kota Sukabumi Jl. Perintis Kemerdekaan No. 10 Sukabumi setiap hari kerja pukul 08.00 s/d 15.00 WIB. Tlp. 0266 – 221152 Ext 120.

5. TIDAK DIPUNGUT BIAYA (GRATIS) dan Dihimbau kepada masyarakat agar tidak percaya kepada siapapun yang menjanjikan dapat meluluskan masuk Polri dengan jaminan uang, karena dalam penerimaan Polri tidak dipungut biaya (gratis)

6. Demikian untuk menjadi maklum.

Sukabumi, 24 April 2009

65060654

Longsor Lagi di Gunungguruh Kab. Sukabumi

Ditulis pada, 31 Maret 2009. dalam kategori: Berita Umum, Seputar Polri 

SUKABUMI KOTA (31/03) – Curah hujan yang terus menerus pada Sabtu dan Minggu mengguyur Sukabumi mengakibatkan longsor di kampung Muara Desa Kebonmanggu Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi. Kondisi alam yang kurang bersahabat, berupa keretakan tanah yang rawan longsor setiap kali hujan membuat 35 KK mengungsi ke rumah keluarganya atau daerah yang lebih aman.

Meski tidak ada korban jiwa, longsor yang ke sekian kalinya ini membuat warga masyarakat yang belum sempat mengungsi menjadi gelisah, khususnya 4 kepala keluarga ( KK ) yang masih bermukim di kawasan perkebunan yang kerap longsor itu.

Dari keterangan warga sekitar, longsor pada hari Sabtu lalu diawali dengan getaran yang mirip gempa, setelah itu terjadi longsor di sekitar rumah warga yang penghuninya sudah tidak ada. “ Longsor pertama Sabtu dinihari, lalu keesokan harinya pada pukul 11.00 siang,” kata Ridwan, salah seorang warga.

Saat ini masih ada sisa 4 kepala keluarga yang belum mengungsi disekitar pergeseran tanah itu, masing-masing Ijar, Iwan, Ridwan dan Akrim, menurut warga lainnya, Usep, sejak longsor bulan lalu, warga selalu was-was apalagi setiap kali turun hujan deras, meski pergeseran tanah tidak mengarah ke rumah empat KK tersebut, tapi kondisinya tetap saja rawan.

“ Kalau hujan, warga selalu mengawasi di sekitar pergeseran tanah, mengantisipasi jangan sampai longsor mengarah ke empat rumah mereka,” kata Usep. Meski pihak pemerintahan Desa Kebonmanggu sudah menghimbau warga untuk segera mengosongkan rumahnya, namun masih ada saja empat Kepala keluarga yang enggan meninggalkan rumahnya, dengan dalih pergeseran tanah tidak mengarah ke rumahnya.

Sebagian warga membongkar rumah mereka, kayu-kayu dan material lainnya yang masih bias digunakan dibongkar dan dipindahkan untuk membangun kembali rumahnya ditempat yang lebih aman. ( B – 12 )

100 PERWIRA POLISI IKUTI PEMAPARAN KOMUNIKASI AQUA

Ditulis pada, 12 Maret 2009. dalam kategori: Seputar Polri 

aqua
SUKABUMI KOTA (12/3) - Sekitar 100 Perwira Polisi yang bertugas di Jajaran Polwil Bogor, mengikuti pemaparan komunikasi, bertempat di Mapolres Kota Sukabumi dan hotel Augusta, hari Selasa, 10 Maret 2009.

Pemaparan komunikasi tersebut, disampaikan Dosen Komunikasi Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara serta Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut, Aqua Dwipayana, selain diikuti para Perwira Pertama juga diikuti oleh para Perwira Menengah, acara tersebut juga dihadiri oleh Kapolwil Bogor Kombes Drs. Agung Sabar Santoso, Waka Polwil Bogor, Kapolres Kota Bogor, Kapolres Kota Sukabumi, Kapolres Bogor, Kapolres Sukabumi dan Kapolres Cianjur.

Ditandaskannya, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam melaksanakan seluruh program Polri, khususnya program Quick Wins, seluruh anggota Polri harus meningkatkan pengetahuan, wawasan dan kemampuan dalam melakukan komunikasi. Apabila hal tersebut berhasil dilaksanakan dengan baik, masyarakat yang menjadi stake holders dapat memahami sekaligus memberi dukungan positif terhadap seluruh program Polri yang digulirkan. Karena seluruh program Polri, apabila diperhatikan secara seksama, dalam pelaksanaannya senantiasa berkaitan dan membutuhkan komunikasi dengan baik. Untuk itu, seluruh anggota Polri agar senantiasa ber-upaya optimal meningkatkan kemampuan dalam melakukan komunikasi dengan baik.

Dikatakannya, berbagai hal yang berkaitan dengan komunikasi, dapat dilaksanakan oleh seluruh anggota Polri dengan baik dan benar. Dengan catatan, seluruh anggota Polri sungguh-sungguh mempelajari dan mendalaminya bidang tersebut.

Dikatakan pula, khusus untuk anggota Polri di jajaran Polwil Bogor, memiliki potensi yang sangat besar, dalam meningkatkan kemampuan dan keberhasilan di bidang komunikasi. Hal tersebut dapat dilihat dari kepedulian dan keseriusan seluruh Perwira Polri, termasuk Kapolwil Bogor, Kombes Agung Sabar Santoso.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolwil Bogor menandaskan, sejak pertama kali melaksanakan tugas di Polwil Bogor, Kombes Agung Sabar Santoso senantiasa memperhatikan sekaligus ber-upaya optimal melakukan komunikasi dengan sungguh-sungguh, baik secara internal maupun secara eksternal. Dengan demikian, berbagai program yang digulirkan Polri, dapat dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar. Selain itu, juga kehadirannya di Polwil Bogor, mendapat sambutan dan dukungan positif dari berbagai kalangan. ( B.12 )

KAPOLWIL BOGOR DAN CIREBON DIGANTI

Ditulis pada, 21 Februari 2009. dalam kategori: Seputar Polri 

Sabtu, 21 Feb 2009

BANDUNG - Dua jabatan utama di Polda Jabar dan dua Kapolwil di Jabar diserahterimakan dari pejabat lama kepada pejabat baru, Jumat (20/2) di Aula Muryono Mapolda Jabar.

Jabatan yang diserahterimakan adalah, Kepala Biro Operasi dari Kombes Pol. Drs. Sudarmanto kepada Kombes Pol. Drs. Muktiono, Kepala Biro Personel dari Kombes Pol. Drs. Neddy Yuriadi kepada Kombes Pol. Drs. Djoko Marsono. Sedangkan dua jabatan Kapolwil yang diserahterimakan adalah Kapolwil Bogor dari Kombes Pol. Drs. Andayono kepada Kombes Pol. Drs. Agung Sabar Santoso, S.H., M.H. dan Kapolwil Cirebon dari Kombes Pol. Drs. Mochamad Nasser Amir kepada Kombes Pol. Drs. Tugas Dwi Apriyanto, S.H.

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Drs. Timur Pradopo dalam sambutannya mengatakan, pergantian jabatan yang terjadi di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa dilakukan.

“Pergantian jabatan ini dimaksudkan sebagai penyegaran dalam suatu kesatuan untuk meningkatkan performance kinerja satuan. Sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh anggotanya ataupun memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kaitannya dengan pengamanan pemilu, para pejabat yang baru ini tidak akan ada kesulitan karena pengamanan pemilu sudah direncanakan lama dan terkoordinasi dengan lintas sektoral,” ungkapnya.

Selain itu, Timur mengatakan, dalam pelaksanaan tugas di bidang operasi, kepolisian juga mengharapkan dapat mengevaluasi setiap perkembangan gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar dapat menentukan penyelenggaraan operasi dalam mengantisipasi maupun menyelesaikan masalah-masalah yang timbul.

“Kerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta pun harus terus dikembangkan dan direalisasikan agar dapat memberi arah kewilayahan dalam mengamankan wilayahnya masing-masing sesuai dengan apa yang terjadi dan juga memberikan harapan masyarakat dalam setiap langkah untuk memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan tugas tiap personel kepolisian, Timur mengharapkan tiap personel mampu mengisi setiap struktural dengan kompetensi yang sesuai dengan bidangnya masing-masing. (B.12- Kaurtelm - sumber:galamedia)

Puluhan Saksi Diperiksa Seputar Kematian Mahasiswa ITB

Ditulis pada, 13 Februari 2009. dalam kategori: Seputar Polri 

itb
sumber : www.polri.go.id
Rabu, 13 Februari 2009 5:12 WIB

Bandung: Jumlah saksi yang diperiksa terkait kematian Dwiyanto Wisnugroho, mahasiswa Fakultas Geodesi Institut Teknologi Bandung, bertambah enam menjadi 23 orang. Namun belum ada dari mereka yang ditetapkan menjadi tersangka.

Satu dari enam saksi baru yang diperiksa adalah Widiyanto Kuncoro, bekas Ketua Program Studi Geodesi dan Geomatika ITB. Widiyanto diperiksa sebagai penanggung jawab Opspek. Sementara lima saksi lainnya adalah warga Pasir Wangi dan Lembang.

Di sisi lain, usai olah tempat kejadian perkara, Kapolres Cimahi Ajun Komisaris Besar Polisi Purwo Lelono memastikan penyebab kematian Dwiyanto adalah akibat kelelahan fisik.

Tim Forensik Mabes Polri akan melakukan Otopsi terhadap Jenazah Pastor yang Tewas 4 Bulan Lalu

Ditulis pada, 13 Februari 2009. dalam kategori: Seputar Polri 

otopsi
sumber : www.polri.go.id
KUPANG, JUMAT — Tim forensik dari Mabes Polri akan melakukan otopsi jenazah Pastor Faustin Fega Pr yang ditemukan tewas di padang ternak Benakile, Kecamatan Boawae, Kabupaten Ngada, 13 Oktober 2008. Sampai hari ini Polres Ngada masih kesulitan untuk mengungkap penyebab kematian Faustin.

Kepala Bidang Humas Polda Nusa Tenggara Timur Komisaris Polisi Okto George Riwu di Kupang, Jumat (13/2), mengatakan, kedatangan tim Mabes Polri bersama anggota forensik dari Universitas Indonesia itu atas permintaan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI).

Tim Mabes Polri tiba di Kupang pada Kamis dan sesuai rencana akan bergerak ke Ngada pada Jumat. Dengan kehadiran tim Mabes Polri tersebut, penyelidikan atas penyebab kematian Pastor Faustin dialihkan dari Polres Ngada ke Polda NTT.

Pastor Faustin ditemukan tewas oleh warga di padang ternak Benakili, Kecamatan Boawae, dalam keadaan badan sudah membengkak dan wajah lebam. Ia diduga meninggal lima hari sebelum ditemukan. Tempat itu jarang dikunjungi Faustin.

Halaman Berikutnya »