UPACARA PERINGATAN KE-101 HARKITNAS TINGKAT KOTA SUKABUMI
Ditulis pada, 21 Mei 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi
SUKABUMI KOTA (21/05) - Upacara peringatan ke-101 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tingkat Kota Sukabumi, berlangsung hari Rabu pagi, 20 Mei 2009, di lapangan Merdeka.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Perwira Upacara, Kompol H. Agus Subandi, S.H., Komandan Upacara, AKP Nanang Rahmat Subarna, Korsik, Pemda Kota Sukabumi, Pengibar Bendera Merah Putih, Pokibra Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Paduan Suara, Merah Putih Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Pembaca Teks Pancasila, Inspektur Upacara, dan Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Rio Meriztus, dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Sukabumi. Sedangkan peserta upacara, terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Korpri, OKP, Pelajar SMA, SMK, SMP dan Pramuka.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika, Mohammad Nuh, diantaranya menjelaskan, peringatan Harkitnas tahun 2009, telah ber-usia 1 abad lebih, tepatnya 101 tahun. Berkaitan dengan hal tersebut, sudah selayaknya bangsa Indonesia bersyukur, atas nikmat dan karunia yang dilimpahkan Tuhan Yang Maha Esa.
Dikatakannya, sebagai sebuah tonggak perjalanan bangsa, peringatan Harkitnas harus terus menerus dikumandangkan dan dilakukan rekontekstualisasi, sesuai dengan masanya. Untuk itu, tidaklah berlebihan apabila momentum Harkitnas ini, harus memberikan makna lebih, yakni tidak hanya sebatas pada memperingati secara seremonial saja.
Dikatakan pula, di tengah kondisi krisis perekonomian saat ini akibat krisis perekonomian global, sangat tepat untuk menyuarakan kembali dan meng-aktualisasikan peringatan Harkitnas ini, menjadi sebuah pemicu dan modal untuk memajukan bangsa, agar dengan kondisi tersebut tidak menjadikan bangsa Indonesia terpuruk, melainkan harus dijadikan sebagai sebuah peluang dalam membangun dan membesarkan bangsa. Itulah makna lain dari peringatan Harkitnas tahun ini, yakni seluruh bangsa Indonesia harus terus menerus membangkitkan rasa optimisme, dan percaya diri sambil terus ber-usaha, sebagai cikal bakal bangsa Indonesia dibangun. Karena sebuah bangsa tidak pernah lahir dan jadi begitu saja, akan tetapi membutuhkan proses, baik proses sosial dan politik, maupun proses dan dukungan ekonomi yang memadai. Kesadaran itulah yang harus senantiasa ditanamkan oleh seluruh bangsa Indonesia, khususnya dalam setiap memperingati Harkitnas.
Menteri Komunikasi dan Informatika menandaskan, setelah 100 tahun lebih Kebangkitan Nasional disuarakan, persatuan dan kesatuan sudah terwujud dalam sebuah kemerdekaan. Oleh karenanya, seluruh bangsa Indonesia harus memberikan makna dan strategi yang lebih luas lagi, terkait dengan peringatan Harkitnas, yakni kebangkitan untuk membangun bangsa yang maju, demokratis, adil dan sejahtera.
Pada bagian lain sambutannya, Menteri Komunikasi dan Informatika mengucapkan terima kasih kepada segenap lapisan masyarakat termasuk kepada seluruh partai politik, yang telah mengantarkan dan menyukseskan pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009, dengan kondisi yang amat kondusif.
Keberhasilan tersebut agar senantiasa dijaga dan ditingkatkan, khususnya dalam pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), yang dijadualkan berlangsung tanggal 8 Juli 2009 mendatang, dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang telah dibangun dan disemaikan oleh para pendiri bangsa, dan oleh para penggagas nilai-nilai Kebangkitan Nasional.
Menteri Komunikasi dan Informatika juga mengajak kepada segenap lapisan masyarakat, untuk menyiapkan diri dalam pelaksanaan Pilpres yang lebih berkualitas, serta memenuhi beberapa indikator. Antara lain berlangsung secara jujur dan adil, adanya persaingan yang fair diantara aktor-aktor calon yang terlibat dalam Pilpres, adanya partisipasi masyarakat dalam Pilpres, dan adanya jaminan hak-hak politik warga, khususnya hak untuk memilih dan untuk dipilih. Indikator-indikator tersebut, terkait dengan kegiatan sebelum dan setelah pelaksanaan Pilpres, yakni situasi politik berlangsung normal kembali, terbentuknya sistem pemerintahan presidensial yang efektif atau adanya pemerintahan yang relatif otonom, khususnya dalam merumuskan dan memutuskan kebijakan Negara, serta adanya pemerintahan yang responsif dan akuntabel. Diharapkannya, kekurang sempurnaan masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu Legislatif beberapa waktu yang lalu, hendaknya dijadikan pelajaran ber-arti, bukan saja bagi KPU, akan tetapi juga bagi masyarakat dan partai politik peserta Pemilu.
Pada kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menerima Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) ke-6 kali dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, yang selanjutnya diserahkan kembali kepada Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, sebagai lambang supremasi tertinggi dalam bidang tertib lalu-lintas. Sedangkan Walikota Sukabumi, menyerahkan Trophy dan Piagam Penghargaan kepada siswa SMK Negeri 2 Kota Sukabumi, sebagai Juara Harapan Lomba Pemuda Pinilih Bidang Koperasi Tingkat Provinsi Jawa Barat, dalam rangka Pemberdayaan Koperasi Siswa. ( B.12 - mrf sumber infokom kota )
PULUHAN GEPENG DAN BELASAN PENGAMEN BERHASIL DIRAZIA
Ditulis pada, 21 Mei 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi
SUKABUMI KOTA (21/05) - Puluhan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng), serta belasan Pengamen atau Anak Jalanan (Anjal) yang biasa mangkal di sejumlah persimpangan jalan di Kota Sukabumi, baru-baru ini berhasil dirazia oleh aparat Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penaggulangan Bencana Kota Sukabumi, bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi.
Kepala Seksi Pemulihan Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penaggulangan Bencana Kota Sukabumi, Jamhur menjelaskan, sebagian besar Gepeng dan Pengamen tersebut, merupakan muka lama yang biasa ber-operasi di sejumlah persimpangan jalan di pusat keramaian Kota Sukabumi.
Para Gepeng dan Pengamen tersebut, sebagian besar sudah ber-usia lanjut, serta sering menjadi langganan razia. Selain itu, sebagian Gepeng dan Pengamen tersebut, bukan warga Kota Sukabumi, akan tetapi dari luar Kota Sukabumi.
Ditandaskannya, para Gepeng dan Pengamen yang terjaring dalam razia tersebut, langsung diberi pengarahan dan pembinaan, di Aula Kantor Satpol PP Kota Sukabumi. Adapun para Gepeng dan Pengamen yang terjaring dalam razia tersebut, seluruhnya berjumlah 43 orang. Antara lain, 25 orang Gepeng dan 18 Pengamen atau Anjal.
Ditandaskan pula, pelaksanaan razia tersebut merupakan agenda rutin Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penaggulangan Bencana Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk membersihkan pusat keramaian kota dari Gepeng dan Pengamen. Sebab keberadaan mereka, sangat mengganggu terhadap ketertiban dan kelancaran arus lalu-lintas. Disamping itu, juga untuk menekan populasi Gepeng dan Pengamen, khususnya di Kota Sukabumi.
Diharapkannya, dengan dilaksanakan razia serta pengarahan dan pembinaan tersebut, bisa menekan sekaligus mengurangi jumlah Gepeng dan Pengamen di Kota Sukabumi. ( B.12 - mrf Sumber Infokom Kota )
SOAL UAS BN SISWA SD DAN MI DIKAWAL SECARA KETAT OLEH APARAT KEPOLISIAN
Ditulis pada, 13 Mei 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi
SUKABUMI KOTA (13/05) - Soal Ujian Akhir Semester Berstandar Nasional (UAS BN) siswa SD dan MI, di Kota Sukabumi dikawal secara ketat oleh aparat kepolisian Resor Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak.
Sedangkan untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan UAS BN siswa SD dan MI tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, pada hari Sabtu, 9 Mei 2009, telah mendistribusikan soal-soal UAS BN kepada Panitia UAS BN SD dan MI Tingkat Kota Sukabumi, yang selanjutnya didistribusikan ke setiap Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TK-SD Kecamatan, disaksikan Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., PLH Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, serta aparat dari kepolisian dan Satpol PP Kota Sukabumi.
Soal-soal UAS BN yang didistribusikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat tersebut, menggunakan Truk warna kuning muda, dengan Nomor Polisi D 8579 BP, serta diterima oleh Panitia UAS BN SD dan MI Tingkat Kota Sukabumi, di Aula Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.
Adapun soal-soal UAS BN yang diterima oleh Panitia UAS BN SD dan MI Tingkat Kota Sukabumi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat tersebut, sebanyak 273 soal dan lembar jawabannya, yang terbungkus dalam 273 amplop besar dan 66 amplop kecil.
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. mengharapkan, pelaksanaan UAS BN siswa SD dan MI di Kota Sukabumi, dapat berjalan lancar. Selain itu, seluruh siswa SD dan MI Kota Sukabumi yang mengikuti UAS BN, bisa lulus 100 persen, sesuai harapan semua pihak.
Sementara Ketua Panitia UAS BN SD dan MI Tingkat Kota Sukabumi, Dra. Ika Sartika, M.Si. menjelaskan, siswa SD yang mengikuti UAS BN tahun ini, seluruhnya berjumlah 4 ribu 958 siswa, dari 119 SD. Sedangkan siswa MI yang mengikuti UAS BN tahun ini, seluruhnya berjumlah 566 siswa, dari 18 MI se Kota Sukabumi. Seluruh siswa SD dan MI tersebut, ditempatkan di 339 ruangan, serta diawasi oleh 678 orang pengawas.
MASYARAKAT YANG BERUSIA 17 TAHUN PER 8 JULI 2009 BERHAK IKUT PEMILIHAN PRESIDEN
Ditulis pada, 7 Mei 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi
SUKABUMI KOTA (07/05) - Warga masyarakat yang ber-usia 17 tahun per 8 Juli 2009, berhak mengikuti Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI. Demikian disampaikan Lurah Lembursitu, Drs. Dodi Supriadi, M.M., saat bersilaturahmi dengan warga masyarakat RW 20 Tegallega, hari Senin baru-baru ini.
Untuk itu, Lurah Lembursitu menghimbau segenap warga masyarakat yang ber-usia 17 tahun per 8 Juli 2009, agar segera mendaftar kepada Ketua RT dan RW masing-masing atau langsung ke kelurahan, untuk dicatat sebagai pemilih. Adapun waktu pendaftaran bagi warga masyarakat tersebut, paling lambat pada tanggal 10 Mei 2009, sebelum Daftar Pemilih Sementara (DPS) diumumkan.
Menyinggung kegiatan lainnya yang dilaksanakan belum lama ini, menurut Lurah Lembursitu, diantaranya Pelatihan Penangkal Penyakit Menular, bertempat di Aula Kelurahan Lembursitu, tepatnya pada hari Selasa dan Rabu. Adapun yang bertindak sebagai pemateri dalam pelatihan tersebut, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dokter Rita Fitrianingsih, M.Kes. Hadir dalam pelatihan tersebut, Kepala Puskesmas Lembursitu dan unsur instansi terkait lainnya.
Lurah Lembursitu, Drs. Dodi Supriadi, M.M., mengharapkan kepada segenap masyarakat yang mengikuti pelatihan tersebut, agar seluruh materi yang didapat dalam pelatihan tersebut, disampaikan kembali kepada masyarakat lainnya. Dengan demikian, segenap lapisan masyarakat Kelurahan Lembursitu, mengetahui dan memahami cara menangkal suatu penyakit menular.
Sedangkan kegiatan lainnya yang dilaksanakan di Kelurahan Lembursitu, yakni sosialisasi Layanan Rakyat untuk Sertifikat Tanah (Larasita) oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Sukabumi, tepatnya pada hari Kamis, di Aula Kelurahan Lembursitu.
Salah seorang nara sumber dari BPN Kota Sukabumi, Burhannudin menjelaskan, program Larasita yang dilaksanakan BPN Kota Sukabumi ini, untuk memberi pelayanan dan kemudahan kepada masyarakat, khususnya dalam membuat Sertifikat Tanah dengan cara jemput bola, yakni mendatangi masyarakat melalui koordinasi dengan pihak kelurahan.
Sementara Lurah Lembursitu, menghimbau segenap lapisan masyarakat, agar memanfaatkan program Larasita secara optimal, khususnya dalam membuat Sertifikat Tanah. Karena melalui program Larasita, selain prosesnya lebih mudah, juga biayanya terjangkau oleh segenap lapisan masyarakat. ( B.12 - Sumber Infokom Kota Sukabumi)
SUB TERMINAL BUNGBULANG DIAKTIFKAN KEMBALI PADA AKHIR BULAN MEI 2009
Ditulis pada, 27 April 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi
SUKABUMI KOTA (27/04) - Sub Terminal Bungbulang Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi, menurut rencana diaktifkan kembali pada akhir bulan Mei 2009. Rencana peng-aktipan kembali Sub Terminal Bungbulang tersebut, didapat RSPD FM, Web Site dan Majalah Berita Kota, pada rapat koordinasi yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, dipimpin Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 23 April 2009, di Operation Room Setda Kota Sukabumi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M. menjelaskan, untuk meng-aktifkan kembali Sub Terminal Bungbulang, pihak Dinas Perhubungan dibantu sejumlah pihak instansi terkait. Diantaranya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi; Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Sukabumi; Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukabumi; dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi.
Dikatakannya, masing-masing dinas tersebut, mempunyai peran dan tanggungjawab, untuk ikut andil dalam rencana peng-aktifan kembali Sub Terminal Bungbulang. Seperti Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi; mempunyai peran dan tanggung jawab untuk menata kembali kios-kios bagi para pedagang.
Selanjutnya Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Sukabumi; mempunyai peran dan tanggung jawab mengangkut sampah, apabila sub terminal tersebut telah diaktifkan kembali.
Sedangkan Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukabumi; mempunyai peran dan tanggung jawab memperbaiki kondisi jalan; dan Bappeda Kota Sukabumi mempunyai tanggung peran dan jawab membuat perencanaan penataan sub terminal tersebut.
Diharapkannya, dengan adanya peran dan tanggung jawab pihak instansi terkait tersebut, peng-aktifan kembali Sub Terminal Bungbulang tersebut dapat segera terealisasi, selambat-lambatnya pada akhir bulan Mei 2009 sudah bisa dioperasikan kembali.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi menandaskan, untuk meng-antifkan kembali sub terminal tersebut, saat ini tengah dilakukan berbagai persiapan, termasuk melakukan sosialisasi terhadap para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat, serta kepada para tukang ojeg yang ber-operasi di sekitar Sub Terminal Bungbulang. ( B.12 – sumber Infokom )
SELURUH PELAJAR DI KOTA SUKABUMI AGAR KONSISTEN MEMERANGI AKSI VANDALISME
Ditulis pada, 27 April 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi
SUKABUMI KOTA (27/04) - Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., menghimbau seluruh pelajar di Kota Sukabumi, agar senantiasa pro aktif dan konsisten memerangi aksi vandalisme, ter-utama pada pasca Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2008-2009.
Himbauan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan usai memimpin rapat peng-aktipan kembali Sub Terminal Bungbulang, hari Kamis, 23 April 2009, di Operation Room Setda Kota Sukabumi.
Dikatakannya, aksi corat-soret pada baju dan lingkungan sebagai eforia pasca UN yang telah membudaya di kalangan pelajar ini, pada akhir tahun pelajaran 2008-2009 ini agar tidak dilakukan, karena tidak ada manfaatnya. Lebih baik, baju-baju tersebut disumbangkan kepada para siswa lainnya, yang tidak mampu dan membutuhkan bantuan.
Dikatakan pula, untuk meng-antisipasi budaya corat-coret pasca UN pada baju dan lingkungan yang dilakukan para pelajar, Pemerintah Kota Sukabumi telah mengirim surat kepada Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, untuk selanjutnya diteruskan ke sekolah-sekolah, yang intinya agar para guru memperketat dan meningkatkan pengawasan, sekaligus melarang para siswanya, supaya tidak melakukan aksi corat-coret pada baju dan lingkungan, baik pada dinding maupun pada pagar bangunan.
Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, aksi anti vandalisme yang selama ini digalakan di Kota Sukabumi, agar dilaksanakan secara berkesinambungan. Seluruh elemen masyarakat, dari mulai para pelajar, guru sampai orang tua murid dan aparat pemerintah, agar senantiasa konsisten memerangi aksi vandalisme di Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan di Kota Sukabumi, supaya tampak bersih dan indah.
Sementara sejumlah siswa SMA, SMK dan MA yang telah selesai melaksanakan UN baru-baru ini mengatakan, mereka sepakat tidak akan melakukan aksi corat-coret, baik pada lingkungan maupun pada baju, sebab tidak ada manfaatnya. Menurut sejumlah siswa, dari pada mencorat-coret baju, lebih baik disumbangkan kepada pelajar lainnya yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Dengan demikian, baju-baju bekas tersebut akan bermanfaat bagi pelajar yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. ( B.12 – sumber Infokom )
PERINGATAN HARI KARTINI KE-130 KOTA SUKABUMI
Ditulis pada, 22 April 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi
SUKABUMI KOTA - Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si, hari ini tanggal 21 April 2009 bertempat di Gedung Wanita Kota Sukabumi memberikan sambutannya dalam rangka Peringatan Hari Kartini ke-130.
Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menyatakan bahwa dalam Undang-Undang Dasar 1945 pun kaum wanita mempunyai hak yang sama dalam hukum dan tidak ada perbedaan peranan dan marginalitas gender.
Selain itu, wanita juga diharapkan dapat meningkatkan perannya dalam deregulasi pembangunan bangsa Indonesia pada umumnya dan turut serta berperan aktif mewarnai pembangunan Kota Sukabumi pada khususnya untuk menjadikan Kota Sukabumi yang sehat, cerdas dan sejahtera.
Ditambahkan Walikota, dewasa ini wanita sudah mempunyai persamaan hak dalam segala bidang sehingga kaum wanita mampu membangun sinergitas antara peranan pria dan wanita, serta wanita harus bisa mengubah paradigma yang berkembang selama ini dan mampu membuktikan bahwa wanita mempunyai kemampuan dan kekuatan untuk maju.
“Kaum Wanita di Kota Sukabumi diharapkan dapat berperan dominan membina kehidupan keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah dan bertanggungjawab dalam menjaga kesehatan dan kebersamaan keluarga,”ungkap Walikota.
Pada kesempatan yang sama, Walikota mengharapkan GOW sebagai Gerakan Organisasi Wanita mampu menjaga kesejahteraan kehidupan kaum wanita serta meningkatkan gerakan kaum wanita Kota Sukabumi dalam menjaga Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera dan mengembangkan nuansa kebersamaan serta menjauhi nuansa-nuansa iri serta dengki dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang Reugreug Pageuh Repeh Rapih. ( B.12 – sumber infokom )
SELURUH ANGGOTA LINMAS AGAR TINGKATKAN KEMAMPUAN DAN KETERAMPILAN
Ditulis pada, 21 April 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi
SUKABUMI KOTA - Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M. berharap, seluruh Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), agar meningkatkan kemampuan dan keterampilan, termasuk kepekaan terhadap perubahan dinamika masyarakat, sekaligus mendeteksi secara dini dengan cepat atas terjadinya potensi gangguan ketentraman dan ketertiban umum.
Selain itu, seluruh Anggota Linmas agar meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak terkait, ter-utama dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009.
Wakil Walikota Sukabumi juga berharap, seluruh Anggota Linmas agar senantiasa menjaga citra dan meningkatkan disiplin, sekaligus memperkokoh jiwa korsa yang baik, dalam setiap melaksanakan tugas, peran dan fungsi, khususnya dalam melindungi masyarakat dari gangguan ketentraman dan ketertiban.
Disamping itu, dalam melaksanakan tugas, peran dan fungsi, seluruh Anggota Linmas, senantiasa disertai tanggung jawab yang tinggi, serta profesional dan ikhlas.
Menyinggung pelaksanaan Pemilu Legisltif tanggal 9 April 2009 yang baru lalu, di Kota Sukabumi pada umumnya berjalan lancar, aman dan tertib.
Hal tersebut dapat terwujud, berkat kesadaran, kedewasaan dan partisipasi aktif masyarakat, dalam menyukseskan pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.
Keberhasilan pelaksanan Pemilu Legislatif tersebut, juga tidak terlepas dari peran serta dan tugas aparat pengamanan, ter-utama Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Linmas.
Untuk itu, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap aparat pengamanan, yang telah bekerja ekstra keras dalam melaksanakan tugas, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi rakyat Indonesia tersebut, dapat berjalan dengan lancar, aman dan tertib, sesuai harapan semua pihak.( B.12 - sumber Infokom Pemdakota Smi )
Razia Pelajar Diintensifkan
Ditulis pada, 3 April 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi
SUKABUMI,(GM)-
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi terus mengintensifkan razia pelajar ke sejumlah pusat perbelanjaan dan arena permainan biliar serta Play Station (PS) di Kota Sukabumi. Langkah tersebut dilakukan karena belakangan ini banyak pelajar berkeliaran pada jam sekolah.
“Sebagian besar pelajar yang terjaring pada saat razia tertangkap basah tengah bermain biliar dan PS. Bahkan di antara mereka terjaring saat asyik merokok. Kenakalan pelajar seperti ini sungguh memprihatinkan dan tidak bisa dibiarkan begitu saja,” ujar Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Drs. H. Uci Sanusi, kepada “GM”, Kamis (2/4).
Pelajar yang terjaring operasi, katanya, tidak hanya pelajar SMA, tapi juga pelajar SMP. Yang lebih memprihatinkan, ketika terjaring, mereka rata-rata masih memakai seragam.
“Saat razia beberapa pekan lalu, di antara pelajar yang terjaring terdapat seorang siswi SMPN di Kota Sukabumi. Ia tertangkap basah tengah asyik merokok bersama pelajar laki-laki,” katanya.
Para pelajar yang terjaring operasi, ungkap Uci, sebagian adalah warga Kab. Sukabumi yang sekolah di Kota Sukabumi. “Mereka (para pelajar, red) yang terjaring langsung dicatat identitasnya serta langsung diberitahukan kepada sekolahnya masing-masing untuk pembinaan selanjutnya,” ungkapnya.
Menurut Uci, yang terjaring kebanyakan sedang merokok. Kenakalan lainnya adalah bermain PS dan biliar. (B.118)**sumber galamedia
PERINGATAN HARI JADI KE-95 KOTA SUKABUMI DIAWALI KEGIATAN ZIARAH
Ditulis pada, 1 April 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi
SUKABUMI KOTA (01/04) - Peringatan hari jadi ke-95 Kota Sukabumi yang jatuh pada tanggal 1 April 2009, diawali kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Suryakencana. Kegiatan ziarah yang berlangsung hari Selasa pagi, 31 Maret 2009 ini, dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Drs. H. Munandi Saleh.
Sedangkan para pejabat yang mengikuti kegiatan ziarah tersebut, diantaranya Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., para Asisten, para Kepala OPD, Camat, Lurah, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Hajah Isye Muslikh Abdussyukur, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi, Hajah Esih Muraz.
Sementara peserta ziarah, terdiri dari unsur TNI, Polri, Korpri, PGRI, jajaran Panitia Penyelenggara, Tim Penggerak PKK, DWP, Pelajar SMP, SMA dan Pramuka.
Adapun susunan ziarah, terdiri dari penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, penghormatan ter-akhir kepada arwah para pahlawan, dan tabur bunga oleh pimpinan ziarah, Walikota Sukabumi, unsur Muspida, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua DWP dan undangan lainnya.
Usai melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Suryakencana, dilanjutkan ziarah ke makam Walikota Sukabumi pertama, Mister R. Syamsudin, di Tempat Pemakaman Umum Ciandam, dipimpin oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si.
Adapun maksud dan tujuan dilaksanakan ziarah tersebut, menurut Walikota Sukabumi, untuk menghormati arwah para pahlawan, atas berbagai perjuangan dan pengorbanan kepada nusa dan bangsa, khususnya dalam memerdekaan bangsa dan negara Indonesia dari tangan para penjajah, termasuk membentuk Pemerintah Kota Sukabumi, terhitung sejak didirikannya Gemeente Sukabumi, tanggal 1 April 1914 yang lalu. ( B-12 ) Sumber Infokom Pemda Kota Sukabumi.








