KPU Keluhkan Minimnya Dana
Ditulis pada, 1 Maret 2009. dalam kategori: Pemilu 2009
SUKABUMI,(GM)-
Pengadaan alat peraga berupa pamflet, brosur, dan spanduk untuk keperluan sosialisasi pemilu yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Sukabumi sangat minim. Hal itu disebabkan minimnya dana anggaran yang tersedia untuk keperluan sosialisasi.
“Alokasi dana untuk sosialisasi besarannya hanya 60 juta. Dana sebesar itu antara lain dipergunakan untuk pengadaan alat peraga, berupa pamflet, brosur, dan spanduk, “jelas Ketua KPU Kab. Sukabumi, Ase Riyadi, S.Ag. didampingi Ketua Pokja Sosialisasi, Dede Haryadi ketika ditemui “GM” di Kantor KPU Kab. Sukabumi, Kamis (26/2).
Karena besaran dana sosialisasi relatif sangat minim, katanya, distribusi alat peraga tidak sampai merata sampai ke tingkat RT dan RW. Pendistribusian alat peraga sekarang ini baru sampai ke tingkat desa dan kelurahan saja.
Untuk menambah alat peraga berupa pamflet dan leaflet, lanjutnya, pihaknya belum lama ini telah mengusulkan bantuan anggaran dari Pemkab Sukabumi. Bantuan dana tersebut sebagian akan dialokasikan pula untuk pengadaan alat peraga berupa pamflet. “Diharapkan pada pengadaan alat peraga awal Maret mendatang, masing-masing RT dan RW serta para kepala keluarga (KK) di Kab. Sukabumi bisa menerima alat peraga berupa pamflet,” harapnya.
Paling tidak, kata Ase, melalui penyebaran berupa pamflet dan leaflet tersebut akan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tata cara pencoblosan dan jadwal pencoblosan pemilu mendatang. (B.118)**Sumber Galamedia
JELANG PILEG, AWAS UANG PALSU
Ditulis pada, 28 Februari 2009. dalam kategori: Pemilu 2009
Kapolwil Bogor minta Masyarakat Waspada
BOGOR (28/02), Menjelang dan selama PEMILU Legislatif (Pileg) sangat rawan terjadi peredaran Uang palsu (Upal ). Begitupun di Wilayah II Bogor, termasuk Sukabumi dan Cianjur yang sering mejadi surga bagi Pelaku kejahatan Upal.
“ Kami masih menyelidiki peredaran dan percetakan uang palsu ini, tunggu saja kami bakal mengekpose bila sudah tertangkap semua jaringan pembuat dan pengedar uang palsu, “ kata Kapolwil Bogor Kombes Pol Drs. Agung Sabar Santoso saat berkunjung ke dapur redaksi Radar Bogor (induk Radar Sukabumi) tadi malam.
Menurutnya jelang persiapan Pileg dan Pilpres, mendapat perhatian yang cukup serius jajaran Polwil Bogor. Berbagai kerawanan jelang masa kampanye dan pencoblosan sudah diantisipasi pihaknya agar pesta demokrasi nanti berjalan aman, tertib dan terkendali.
Disinggung munculnya kerawanan dalam Pemilu nanti, kata Agung saat ini masyarakat sudah berpikir cerdas, terutama mengantisipasi kerawanan yang dimaksud. Namun begitu, setiap warga tetap harus waspada dengan apa yang terjadi, artinya mengantisipasi dari sesuatu yang janggal di lingkunagannya masing-masing.
Istilah dilihat, diraba, dan diterawang (3D) seperti yang disampaikan dalam sosialisasi iklan di berbagai media cetak maupun elektronik, merupakan langkah awal Warga Masyarakat dalam mengantisipasi beredarnya upal.
“Intinya Masyarakat sendiri harus peka dan waspada, dengan apa yang terjadi di lingkungannya” kata Kombes Pol Agung Sabar Santoso kepada Radar Bogor, tadi malam.
Kepekaan Masyarakat seperti yang terjadi di Cariu, hingga terbongkarnya pabrik Sabu dan Ekstasi terbesar ini, menjadi bukti kedekatan antara aparat dan warga sekitar. Sehingga, segala bentuk kecurigaan yang bisa menjadi titik rawan Kamtibmas, setiap Masyarakat bisa menyampaikan langsung, yang pastinya akan ditindak lanjuti oleh Aparat setempat.
Selain dengan Masyarakat, kembali Kapolwil menyampaikan pentingnya jalinan kemitraan antara Polisi dengan Media Massa. Sebagai sosial kontrol, pers mempunyai peranan yang sangat penting dalam memberikan segala informasi, tentang apa yang terjadi di lingkungannya maupun wilayah lain.
”Seperti yang disampaikan terdahulu, Saya secara pribadi siap dikritik, bila dalam kinerja nanti ada yang kurang, dan kami pun sebagai pelayan Masyarakat siap menjadi mitra terdepan dengan siapapun(Masyarakat-red), termasuk dengan pers sendiri”, tandasnya.
Selama satu jam itulah, berbagai masukan dan diskusi seputar Bogor dibahas. Dalam silaturahmi tersebut, Kapolwi Bogor Kombes Pol Drs. Agung Sabar Santoso dan Waka Polwil Bogor AKBP Drs. Pratikno beserta jajaran Polwil, Kapolres Bogor AKBP Suntana dan Waka Polres Bogor Kompol Arif Rachman, menyempatkan diri keliling dapur redaksi. Kapolwil melihat langsung cara pembuatan berita, hingga proses ke percetakan. ( B.12 – kaurtelm /Sumber : Radar Sukabumi, 28 Februari 2009).
Rakor Jadwal Kampanye Terbuka
Ditulis pada, 27 Februari 2009. dalam kategori: Pemilu 2009
(Sukabumi 25/2) Dua hari lalu, bertempat di opp-room Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, KPU bersama jajaran pengurus partai politik peserta pemilu melakukan rapat koordinasi jadwal kampanye terbuka. Acara tersebut, selain dihadiri oleh jajaran pengurus partai politik dan para calegnya juga dihadiri oleh dinas instansi terkait serta unsur muspida Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Assisten Daerah I Kota Sukabumi memaparkan, Pemerintah Daerah Kota Sukabumi telah melaksanakan koordinasi dengan instansi-instansi di wilayah-wilayah hingga tingkat kelurahan yang tersebar di Kota Sukabumi ini, intinya adalah Pemda Kota Sukabumi mendukung terhadap suksesnya pemilu 2009. Karena bagaimana pun, sukses dan tidaknya Pemilu tergantung dari mendukung atau tidaknya pemerintah setempat. Sudah tentu, Kota Sukabumi- apalagi jika melihat kepada pelaksanaan pemilu pilkada dan pilgub- telah menorehkan tinta emas tentang kesuksesan di ke-dua pemilu tersebut, harus kembali bisa menggoalkan pemilu 2009 ini kepada kesuksesan besar seperti di kedua pemilu tersebut tadi.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Sukabumi memberikan gambaran umum, bahwa penjadwalan kampanye terbuka adalah merupakan proses panjang dimana pembuatan jadwal kampanye terbuka ini telah melalui beberapa verifikasi dan revisi. Ini dimaksudkan agar konsep keadilan, ketidak-berpihakan, dan tidak pilih kasih terlihat dalam jadwal kampanye terbuka yang sedianya akan diawali pada tanggal 16 MAret 2009 mendatang. Jadwal yang telah dibuat oleh KPU Kota Sukabumi telah dikoordinasikan dengan jadwal yang ditentukan oleh pusat, namun mengingat di kota Sukabumi ini terdapat tiga daerah pemilihan, maka untuk memberikan rasa nyaman kepada partai politik , setiap partai politik yang memiliki calon anggota legislatifnya diberi satu putaran untuk melakukan kampanye terbuka di masing-masing daerah pemilihan.
Kesepakatan yang dihasilkan dari pertemuan ini adalah; partai politik secara umum menerima jadwal kampanye terbuka yang telah ditentukan oleh KPU. Bahkan salah satu peserta mengakui, karena KPU sebagai penyelenggara Pemilu, maka partai-partai politik akan mengikuti apa pun yang dihasilkan oleh KPU selama memperlihatkan asas keadilan dan kesetaraan. ( B.12 - kaur telm ) (AW - sumber kpu kota sukabumi )
KPU Akui Sosialisasi Pemilu Kurang
Ditulis pada, 22 Februari 2009. dalam kategori: Pemilu 2009
Minggu, 22 Februari 2009 | 12:27 WIB
TEMPO Interaktif , Jakarta: Anggota Komisi Pemilihan Umum Endang Sulastri mengakui sosialisasi pemilihan umum belum sempurna.
“Mungkin baru terasa dua minggu sebelum pemilihan,” ujarnya ketika dihubungi Ahad (12/2). Pernyataan ini menjelaskan perkiraan Endang bahwa masyarakat mungkin akan lebih terasa gaung pemilu dua pekan sebelum hari pencontrengan.
Sejak Januari 2009, Endang mengaku beberapa Komisi di daerah telah menunjukkan kemajuan dalam sosialisasi proses pemilihan. Tapi ada pula yang terkendala pemilihan kepala daerah seperti Jawa Timur dengan tiga putaran pemilihan Gubernur.
Survei Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) menunjukkan hanya 24,5 persen pemilih tahu tanggal pemilihan (9 April 2009). Survei ini dilakukan pada sembilan kota/kabupaten di Jakarta, Jawa Barat dan sebagian banten.
Menurut Endang survei tersebut harus dilihat pula tabulasinya dan sampelnya. Ia tak menampik masih banyak kekurangan dan kini memang diniatkan untuk sosialisasi secara masif. Komisi juga bekerja sama dengan sekolah menengah baik umum dan kejuruan untuk sosialisasi di tingkat pemilih pemula.
“Bisa menghemat anggaran dan jumlahnya kan tidak terlalu banyak,” ujar Endang. Begitu pula pemberitaan di Media yang selalu menghitung mundur hari pemilihan termasuk dukungan yang diakui Komisi membantu sosialiasi.
Awal Maret mendatang, dijanjikan Endang, Petugas Pemungutan Suara dan Petugas Pemungutan Kecamatan memastikan Daftar Pemilih Tetap di daerahnya masing-masing. “H-5 paling lambat sudah diumumkan tanggal dan tempat pemilihan,” imbuhnya. Kemudian tiga hari menjelang, komisi mewajibkan semua daftar pemilih sudah mendapatkan surat pemberitahuan. ( B.12 - kaurtelm - sumber Tempo )
KAPOLDA OPTIMIS PEMILU 2009 DAMAI
Ditulis pada, 21 Februari 2009. dalam kategori: Pemilu 2009
Jumat, 20 Feb 2009
CIAMIS – Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjend Pol Timur Pradopo optimistis proses Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden 2009 di Jabar akan berjalan damai. Menurut dia, segala kemungkinan yang akan terjadi sudah diantisipasi.
Tetapi, pihaknya mengembalikan keberhasilan pemilu damai yang sudah dirancang sedemikian rupa itu pada komitmen masyarakat. ”Hari ini (kemarin) kami semua pengurus parpol, tokoh masyarakat, lintas aparat, serta pelaksana pemilu membuat komitmen bersama, yaitu siap melaksanakan Pemilu 2009 dengan damai. Pelanggaran komitmen ini akan berhadapan dengan ketentuan hukum,” kata Timur seusai menandatangani Pemilu Damai 2009 di Pesantren Darussalam, Kabupaten Ciamis, kemarin.
Kapolwil Priangan Kombes Pol Anton Charlian mengungkapkan, pihaknya percaya kepada masyarakat Ciamis dan sekitarnya dapat menciptakan suasana damai pada Pemilu 2009 mendatang.” Mayoritas masyarakat di wilayah Priangan sangat kental dengan kesantriannya,” kata Anton. Bupati Ciamis Dedi Sobandi menambahkan, pihaknya siap mendukung terciptanya pemilu dengan damai. Pemkab Ciamis siap memfasilitasi berbagai hal untuk terciptanya proses pemilu, baik legislatif maupun presiden. (B.12 - kaurtelm (sumber:seputarindonesia)
1918 ANGGOTA LINMAS SIAP BANTU AMANKAN PEMILU 2009
Ditulis pada, 19 Februari 2009. dalam kategori: Pemilu 2009

SUKABUMI KOTA – Suasana di depan Balai Kota Sukabumi jalan R. Syamsudin SH No. 25 Sukabumi Kamis 19-02-2009 tidak seperti biasanya karena badan jalan ditutup untuk lalu lintas umum. Sebanyak 1918 anggota Limas dari 33 kelurahan 7 Kecamatan se Kota Sukabumi berbaris rapi menutup badan Jalan dalam rangka Apel Siaga Linmas dan Upacara penyerahan petugas Linmas untuk membantu Pengamanan Pemilu 2009 dari Walikota Sukabumi H. Mokh. Muslikh Abdusyukur, SH, MSi kepada Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh. Hendra Suhartiyono, MSi. dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara nomor : 340/227/Umum/2009 tanggal 19 Pebruari 2009 tentang Penyerahan anggota LINMAS Kota Sukabumi dalam rangka membantu Pengamanan Pemilu 2009 Dalam kegiatan Apel Siaga dan Upacara Linmas tersebut dihadiri Undangan unsur Muspida Kota Sukabumi, Ketua KPU Kota Sukabumi, Panwaslu, Para Camat, Lurah dan Undangan lainnya.
Walikota Sukabumi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Walikota mengungkapkan rasa bangganya kepada segenap anggota Linmas disertai ucapan terima kasih dan penghargaan yang setingi-tingginya bagi seluruh anggota Linmas yang selalu siap mengabdikan dirinya untuk membantu aparatur Pemerintah dalam memelihara KAMTIBMAS. Keberadaan Perlindungan Masyarakat ( LINMAS ) yang dahulu kita kenal dengan Pertahanan Sipil ( HANSIP ) diharapkan dapat membantu aparat Kepolisian dalam mensukseskan pelaksanaan PEMILU 2009, Pemberdayaan LINMAS perlu diimbangi dengan kesiapsiagaan serta kesiapan Mental baik Rohani serta Jasmaninya sehingga dalam andilnya mengamankan Pemilu 2009 dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, dengan penyerahan anggota LINMAS kepada Polres Kota Sukabumi tentunya diharapkan kepada mereka dapat diberikan Bimbingan tehnis, pembinaan dan pelatihan terhadap anggota LINMAS oleh Kepolisian yang akan dijadikan sebagai pedoman dan bekal mereka dalam bertugas di lapangan.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh. Hendra Suhartiyono, MSi. Menerima 1918 anggota Linmas untuk dipergunakan dan diberdayakan sesuai dengan kemampuan dan Tugas Pokok Linmas. Terhadap mereka akan dibekali dengan latihan pengamanan serta bimbingan tehnis dan pembinaan dasar lainnya, mengingat para anggota Linmas tersebut akan disebar di lokasi-lokasi TPS yang sudah direncanakan.
Selesai acara Pokok dilanjutkan dengan pengecekan langsung oleh Muspida Kota Sukabumi ke barisan Linmas, ternyata dari 1918 anggota Linmas terdapat beberapa anggota yang sudah tua dan berumur diatas 80 tahun, namun semangat mereka tetap tinggi dan berdiri tegap ” Ini perlu diberi Pengharagaan ” ujar Wakil Walikota Mulyono. ( B. 12 )
SURAT SUARA PEMILU 2009 SUDAH TIBA DI SUKABUMI
Ditulis pada, 15 Februari 2009. dalam kategori: Pemilu 2009
SURAT SUARA PEMILU 2009 SUDAH TIBA DI SUKABUMI
SUKABUMI KOTA - Berbagai persiapan menjelang pesta Demokrasi Pemilu 2009 di Kota dan Kabupaten Sukabumi terus dilaksanakan baik dari segi Pengamanannya Jajaran Kepolisian Resor Kota Sukabumi sudah siap melaksanakan Pengamanan Pemilu 2009 berbagai latihan Pra Ops sudah dilaksanakan. Demikian juga Penyelenggara Pemilu 2009 KPU Kota dan Kab. Sukabumi. Sabtu pagi 14 Pebruari 2009 panitia barang KPU Kota Sukabumi telah menerima logistik surat suara Pemilu Legislatif 2009 dari PT. Ganesha Bandung. Dari sumber yang didapat bahwa jumlah surat suara Pemilu Legislatif yang diterima KPU kota Sukabumi sebanyak 217.786 lembar yang dikemas dalam 435 dus yang dikirim langsung dari Bandung menggunakan Kendaraan Truck dan mendapat pengawalan dari aparat Kepolisian. Jumlah surat suara tersebut sudah termasuk surat suara cadangan sesuai ketentuan 2 % dari jumlah 213.516 hak pilih yang berada di 33 Kelurahan 7 Kecamatan wilayah Kota Sukabumi. Demikian juga KPU Kab Sukabumi telah menerima logistik suarat suara Pemilu Legislatif 2009 sebanyak 1.278.000 lembar suarat suara yang dikemas dalam 2.556 Dus yang diangkut menggunakan kend Truck dan mendapat pengawalan aparat Kepolisian, sedangkan kebutuhan surat suara kabupaten jumlahnya mencapai 1.609.277 lembar sudah termasuk surat suara cadangan sehingga sisa surat suara yang belum diterima KPU Kabupaten Sukabumi mencapai 331.277 dan akan segera disusulkan kemudian. Saat ini Kantor KPU Kota dan Kab. Sukabumi mendapatkan Pengamanan dan Penjagaan dari Jajaran Kepolisian Resor Kota Sukabumi ( B.12 )
Sosialisasi Undang-Undang PEMILU 2009
Ditulis pada, 14 Februari 2009. dalam kategori: Pemilu 2009

Sosialisasi Undang-Undang PEMILU 2009
Sabtu, 14 Februari 2009
Sukabumi kota – Polres Kota Sukabumi dalam hal ini Kasat Reskrim AKP IGK Warjana senantiasa setiap waktu memberikan bimbingan kepada para anggota Reskrim jajaran Polres Kota Sukabumi. Seperti yang dilakukan pada hari sabtu 14 Februari 2009 bertempat di Graha Rekonfu Polres Kota Sukabumi dengan didampingi KBO Sat Reskrim Ipda Sutrisno telah memberikan pembekalan kepada anggotanya termasuk anggota Polsek-Polsek untuk dapat memahami undang-undang pemilu 2009 serta proses penyidikannya.
Saat ini POLRI di tuntut untuk selalu siap dan melaksanakan setiap program yang diluncurkan pimpinan POLRI seperti program unggulan Kapolri saat ini POLRI harus selalu Qick Wins seperti contohnya setiap langkah/proses penyidikan harus memberikan pelayanan yang prima seperti SP2HP yang merupakan pelayanan terbaik Sat Reskrim dan harus secara konsekuen dilaksanakan oleh anggota dengan melaksanakan secara tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran. (B12)
Babinkamtibmas Polresta Sukabumi Siap Amankan PEMILU 2009
Ditulis pada, 14 Februari 2009. dalam kategori: Pemilu 2009

Babinkamtibmas Polresta Sukabumi Siap Amankan PEMILU 2009
Sabtu, 14 Februari 2009
Sukabumi kota- Kabag Binamitra Polres Kota Sukabumi Komisaris Polisi Sumarta Setiadi, SH, MH. Pada hari sabtu tanggal 14 Februari 2009 mengumpulkan seluruh Babinkamtibmas se-jajaran Polres Kota Sukabumi di Aula Graha Rekonfu.
Dalam arahannya mengajak kepada seluruh Babinkamtibmas untuk selalu melekat dengan warganya apalagi saat ini PEMILU tinggal dalam hitungan hari dan sebagai insan Bhayangkara harus bersikap netral namun tetap mewaspadai setiap perkembangan yang terjadi di masyarakat. Lakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan selalu melaksanakan sambang desa/warga seperti program POLSADEWA yang saat ini sedang di kembangkan di Polres Kota Sukabumi guna mewujudkan masyarakat yang Sareundeuk, saigel, sabobot sapihanean, reugreug, pageuh, repeh rapih. (B12)
Warna Kotak Suara
Ditulis pada, 13 Februari 2009. dalam kategori: Pemilu 2009

Ditemui di ruangannya, Ketua Divisi Sosialisasi KPU Kota Sukabumi, Hamzah, S.Ag memberikan gambaran, kemungkinan warna kotak suara pada Pemilu 2009 ini adalah ; kuning, merah, biru/ungu , dan hijau. Disinyalir, lubang pada kotak suara pun akan diperbesar disesuaikan dengan ukuran kertas atau surat suara.
Jika pada pemilihan kepala daerah baik itu walikota dan wakil walikota maupun pemilihan gubernur dan wakil gubernur, kotak suara ini masih menggunakan kotak suara yang pernah digunakan pada pemilu 2004. Namun sesuai dengan kebutuhan, karena di Sukabumi ini jumlah TPS yang tersebar di masing-masing daerah pemilihan hampir mencapai 598 Tempat Pemungutan Suara, bisa diperkirakan jumlah kotak suara yang akan digunakan pada pemilu 2009 ini mencapai 2300 lebih. Ini kembali menjadi indikasi bahwa pemilu 2009 memang harus dibayar dengan harga mahal.








