Dari 16 SMA, Hanya 5 SMA di Kota Sukabumi yang Lulus 100%

Ditulis pada, 26 April 2010. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi, Berita Umum, Seputar Kota Sukabumi 

uan

>>Radar Sukabumi, 26 April 2010

Di Kota Sukabumi, persentase kelulusan UN tingkat SLTA mencapai 99 persen. sedang SMK 97 persen. Kadisdik Kota SukabumiSanusi Harjadireja mengatakan dari 35 sekolah penyelenggara UN, hanya 11 sekolah yang pesertanya dinyatakan lulus 100 persen.

“Berdasarkan data hasil kelulusan UN yang kami terima dari Provinsi Jawa Barat (Jabar). Dari 16 SMA yang menyelenggarakan UN di Kota Sukabumi, hanya 5 Sekolah yang lulus 100 persen. Sedangkan dari 19 SMK yang lulus 100 persen hanya 16 sekolah saja,” terangnya.

Namun, sayangnya sanusi tidak mau menyebutkan berapa jumlah pelajar yang tidak lulus UN. Menurutnya UN SMA/MA dan SMK yang diselenggarakan selama lima hari mulai senin 22 Maret 2010 hingga 26 Maret 2010 lalu tersebut, diikuti 5.749 peserta. terdiri dari peserta SMA 2.543 orang, MA 414 orang dan SMK 2.837 orang.

“saya berharap bagi pelajar yang tidak lulus supaya segera mendaftarkan diri mengikuti ujian ulangan yang akan diselenggarakan 10-14 Mei 2010,” katanya.

Saat ditanya apabila tidak juga lulus di ujian ulangan, bagaimana nasib peserta UN yang tidak lulus ini? Uci (panggilan akrab Sanusi Harjadireja, red) menjelaskan, jika mereka tetap tidak lulus dalam ujian ulangan, maka dalam ujian ulangan, maka disarankan untuk mengikuti ujian paket C kesekolah masing-masing atau mendaftar langsung ke pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).

“karena ujian paket C itu hasilnya setara dengan SMA/MA/SMK,” Ulasnya.

Pihaknya menghimbau bagi siswa/siswi yang tidak lulus agar memanfaatkan kesempatan untuk mengikuti Paket C dan B, dan bagi yang telah lulus sekolah diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Saya juga berpesan kepada siswa/siswi yang lulus agar pada saat pengumuman nanti tidak mencoret-coret pakaian sekolahnya. dan tidak melakukan konvoi kendaraan di jalan raya pungkasnya.(veg/sri)

Maling Motor Dihakimi Masa

Ditulis pada, 21 April 2010. dalam kategori: Berita Umum 

puyuh-mamat-r2
SUKABUMI KOTA – Mamat (40), warga Selajambe Cisaat Kab. Sukabumi, salah satu dari tiga pelaku maling motor di Gading kencana Blok B 1 No. 1A Rt.07/15 Kel. Karang tengah Kec. Gunung puyuh Kota. Sukabumi. berhasil ditangkap oleh pemilik motor yakni Iyus Rusmin bersama warga komplek perum Gading kencana Selasa (20/04) pukul. 05.00 pagi. Pelaku Mamat tertangkap tangan saat sedang mencuri kendaraan Sp. Motor SUZUKI SPIN No Pol F 5667 SM, warna hitam putih, tahun 2007 yang sedang diparkir di depan rumah korban.
Sementara dua pelaku lainnya, teman Mamat berhasil lolos menggunakan kendaraan Sp. Motor lainnya, tak ayal Mamat yang berhasil tertangkap tangan akhirnya menjadi bulan-bulanan warga setempat. Wajahnya babak belur berlumuran darah dipukuli massa yang jengkel akan aksinya. Beruntung tak lama kemudian datang petugas Patroli Polisi dari Polsek Gunungpuyuh dan mengamankan pelaku.
Kapolsek Gunung Puyuh AKP Anun Suryana saat ditemui mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menangamankan pelaku Curanmor serta sudah mengetahui identitas seorang pelaku lainnya yang berhasil kabur. Menurutnya pihaknya kini menelusuri kemungkinan para pelaku adalah anggota sindikat kawanan pencuri motor yang kerap beraksi di wilayah Gunung Puyuh Sukabumi. “Kita sedang kembangkan ke arah sana. Pokoknya dua pelaku lain sudah kita kantongi identitasnya dan akan kita bekuk,” ujarnya ( H. Ma’ruf )

PRIMKOPPOL POLRES KOTA SUKABUMI LAKSANAKAN RAT TAHUNAN 2010

Ditulis pada, 21 April 2010. dalam kategori: Berita Umum 

rat
ratt
SUKABUMI KOTA - Koperasi merupakan wadah pengembangan usaha yang patut didukung, karena koperasi merupakan badan usaha dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota. Hampir di setiap Dinas, Badan, Kantor, Lembaga, selalu mempunyai Koperasi, salah satunya Primer Koperasi Kepolisian Resor Kota Sukabumi.

Koperasi Kepolisian berbeda dengan koperasi yang lain yang ada di masyarakat. Dimana, setiap pinjaman anggota akan dipotong dari gaji setiap bulannya Jumlah pinjaman diatur dalam aturan sesuai dengan kesepakatan dalam Rapat Anggota Tahunan ( RAT), untuk Golongan II/ Bintara batas pinjaman maximal Rp. 6.000.000, bagi Bintara Tinggi batas pinjaman maximal Rp. 7.500.000, sedangkan untuk Perwira batas pinjaman maximal Rp. 10.000.000, dan dari hasil kegiatan usaha simpan pinjam maupun Pertokoan selama tahun 2009, Primer Koperasi Kepolisian Resor Kota Sukabumi berhasil mendapatkan Keuntungan/ SHU bersih mencapai Rp. 139.699.721 dan akan dibagikan kepada anggota menjelang Lebaran Idul Fitri 1431 H yang akan datang.

Sebagai lembaga Koperasi yang patuh dan tunduk pada ketentuan UU Perkoperasian, Primkoppol Resort Kota Sukabumi dalam pelaksanaan RAT, selalu mengundang instansi/lembaga terkait. “Setiap musyawarah, pengurus selalu mengundang semua lembaga yang terkait, baik itu Dekopinda, Dinas Koperasi sehingga laporan pengurus dapat diketahui oleh yang lain. Dan bila ada sesuatu kesalahan dapat di pertanggungjawabkan. ( H. Ma’ruf )

PENDAFTARAN PENDIDIKAN PERWIRA AKADEMI KEPOLISIAN TAHUN ANGGARAN 2010

Ditulis pada, 16 April 2010. dalam kategori: Berita Umum 

PENDAFTARAN PENDIDIKAN PERWIRA AKADEMI KEPOLISIAN TAHUN ANGGARAN 2010

Kepolisian negara Republik Indonesia memberikan kesempatan kepada pemuda pemudi warga negara Indonesia untuk menjadi perwira polisi melalui Pendidikan Perwira Akademi Kepolisian (AKPOL) Tahun anggaran 2010. Adapun beberapa persyaratan untuk dapat masuk menjadi Perwira Akademi Kepolisian yang harus dipenuhi. Pada saat pendaftaran calon datang sendiri, dengan menunjukkan Dokumen Asli dan masing-masing membawa 1 (satu) lembar foto copy (dilegalisir) sebagai berikut :

a. Surat permohonan ditulis tangan dengan huruf balok diatas kertas bermaterai.
b. Ijasah / STTB SD, SMP, SMA / SMU / MA (foto copy telah dilegalisir oleh Diknas Kab / Kodya atau sekolah setempat).
c. Ijasah S1 / S2 yang telah terakreditasi BAN PT (foto copy dilegalisir dari Universitas masing-masing).
d. Transkip Akademik ( foto copy dilegalisir dari Universitas masing-masing).
e. Foto copy Surat Keputusan atau Sertifikat Akreditasi BAN PT yang telah dilegalisir dari Universitas masing-masing.
f. Buku Rapor SD, SMP, SMA / SMU / MA (foto copy dilegalisir dari Kepala Sekolah masing-masing).
g. Daftar Nilai HUAN (foto copy telah dilegalisir oleh Diknas Kab / Kodya atau sekolah setempat).
h. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres Setempat (lampirkan foto copy yang telah dilegalisir dari Polres yang menerbitkan).
i. Akte Kelahiran / Surat Kenal Lahir (lampirkan foto copy yang telah dilegalisir dari Dinas Kependudukan setempat).
j. Surat Keterangan Sehat dari Institusi Kesehatan diluar Polri (Puskesmas / RS Umum) lampirkan foto copy yang telah dilegalisir).
k. KTP Calon (Domisili di wilayah Hukum Polda Jabar min 1 (satu) tahun) foto copy dilegalisir Kecamatan setempat.
l. KTP Orang Tua / Wali dan Kartu Keluarga (foto copy dilegalisir Kecamatan setempat).
m. Pas Photo Ukuran 4 x 6 sebanyak 20 lembar (hitam putih).
n. Pas Photo Close Up setengah badan menghadap kedepan ukuran Post Card / 3 R latar belakang warna merah sebanyak 2 lembar.
o. Seluruh berkas dimasukan kedalam 2 (dua) Map terpisah: 1 map berisi dokumen asli.
1 map berisi dokumen foto copy.
Persyaratan lainnya yang harus dipenuhi :
1. Sumber SMA / SMU / MA Jurusan IPA / IPS dengan Nilai Rata-rata HUAN Min 6,5 untuk IPA dan 7 untuk IPS.
2. Calon yang mempunyai Visus Mata maks -1 (minus 1) dapat dikoreksi menjadi normal menggunakan HUAN rata-rata 6,75 untuk IPA dan 7,25 untuk IPS.
3. Calon lulusan tahun 2010 ( kelas III ) menggunakan nilai rata-rata Rapor kelas III Semester 1 min 7 untuk IPA dan 7,25 untuk IPS yang disahkan oleh Kepala Sekolah dan selanjutnya menggunakan Surat Tanda Kelulusan dengan kriteria lulus.
4. Umur / usia pada saat Pembukaan Dik Taruna Akpol TA 2010 Min 16 (enam belas) tahun dan usia maksimal :
- SMA/SMU/MA : 21 (dua puluh satu) tahun
- Sarjana : 22 (dua puluh dua) tahun
5. Tinggi badan :
- Pria : 163 cm
- Wanita : 160 cm

Pendaftaran dibuka tanggal 03 Mei s.d 07 Juni 2010 pukul 08.00 s.d 15.00 WIB bertempat di Subbag Dalpers Biro Personel Polda Jabar Jl. Soekarno-Hatta No. 748 Bandung, Telp 022-7800011 – 12 psw 296 / 022-7811386.

VISI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI DITETAPKAN MELALUI PERDA KOTA SUKABUMI NOMOR 7 TAHUN 2008

Ditulis pada, 16 April 2010. dalam kategori: Berita Umum 

SUKABUMI KOTA - Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2008-2013, ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 7 Tahun 2008, Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera, baik lahir maupun batin, dilandasi nilai-nilai fhilosofis, Sidiq, Tabligh, Amanah, Fathonah.

Seperti ditandaskan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., dan Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., pemerintahan yang amanah dan berparadigma surgawi mengandung konsekuensi, bahwa segala bentuk kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, harus diarahkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat, serta memiliki pola pikir dan pola tindak, yang didasarkan pada norma-norma agama, hukum, dan sosial. Ditandaskan pula, melalui visi tersebut, diharapkan pada akhir Tahun 2013 dapat tercapai kondisi masyarakat yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.

Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, yang dimaksud dengan Cerdas, yakni semakin meningkatnya taraf pendidikan masyarakat Kota Sukabumi pada akhir tahun 2013, sehingga dapat menuntaskan Wajib Belajar Pendidikan atau Wajardik 12 tahun, dengan biaya sekolah yang terjangkau, serta didukung oleh kualitas manajemen pendidikan dan kualitas tenaga kependidikan, tumbuh dan berkembangnya minat baca, di berbagai lapisan masyarakat.

Sedangkan yang dimaksud dengan Sehat, yakni meningkatnya derajat kesehatan masyarakat Kota Sukabumi, sehingga semakin memiliki kemampuan untuk meningkatkan produktifitasnya, serta dapat berpartisipasi penuh dalam proses mencari penghasilan dan kehidupan yang layak.

Sementara yang dimaksud dengan Sejahtera, yakni semakin meningkatnya kualitas kehidupan ber-agama, serta semakin dijunjungnya nilai-nilai religius dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat, termasuk meningkatnya toleransi kehidupan ber-agama dalam masyarakat, dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat, serta perluasan lapangan kerja dan daya beli masyarakat. Dengan demikian, masyarakat Kota Sukabumi mampu memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan, termasuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.
( sumber Infokom Pemda Kota Sukabumi))

Kapolda Pantau Persiapan Pilkada

Ditulis pada, 16 April 2010. dalam kategori: Berita Umum 

SUKABUMI KOTA - Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Drs. Timur Pradopo, Kamis (15/4) meninjau langsung persiapan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sukabumi 2010. Orang nomor satu ditubuh kepolisian di Jawa barat ini, mengunjungi mako Polres Sukabumi di Palabuhanratu untuk mengecek persiapan personil dalam pengamanan Pilkada 27 Mei mendatang.
Turut mendampingi dalam kunjungan kerja Kapolda, antara lain jajaran Polwil Bogor, Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono M.Si, Kapolres Sukabumi AKBP Herukoco, Ketua KPUD dan Sekretaris KPUD Kabupaten Sukabumi.
“Polisi akan mengamankan pilkada secara utuh. Tapi tugas pengamanan tidak hanya tertumpu pada polisi saja, masyarakat juga punya tanggungjawab dalam pelaksanaan kampanye nanti agar damai, aman, serta bisa berjalan lancar,” kata Kapolda Jabar Irjen Pol Timur Pradopo, usai melakukan kunjungan kerja melihat persiapan pelaksanaan Pilkada, Kamis (15/4) di mako Polres Sukabumi.
Menurutnya, tim sukses pasangan calon yang ikut Pilkada, harus mampu meredam situasi ketika kampanye berlangsung. Hindari hal yang bisa membuat suasana tidak aman di tengah-tengah masyarakat. Karena tim sukses merupakan bagian dari masyarakat yang tidak dipisahkan.
Dalam hal pengamanan nanti lanjutnya, akan ada penambahan personil dari Polda, tapi disesuaikan dengan kebutuhan. “Kalau diminta penambahan personil dalam mengamankan Pilkada, kita siap bantu berapapun kebutuhan Polres,” tandasnya.

Empat Imigran Afhganistan Kabur

Ditulis pada, 16 April 2010. dalam kategori: Berita Umum 

SUKABUMI KOTA - Empat Warga Negara Asing (WNA) yang ditengarai sebagai imigran berkebangsaan Afghanistan kabur setelah menjebol teralis besi di ruang karantina Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi di Jalan Lingkar Selatan (Lingsel) Kecamatan Baros Kota Sukabumi, Kamis (15/4) pukul 10.00 WIB.
Namun tiga jam kemudian dua dari empat WNA yang kabur itu kembali diamankan petugas Imigrasi yang bekerjasama dengan Kepolisian Resort Kota (Polresta) Sukabumi di Jalan Pasundan Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi.
Keempat imigran Afghanistan itu diserahkan dari jajaran Polres Sukabumi pada Rabu (14/4) malam. Keempanya merupakan bagian puluhan WNA yang diamankan dari perairan laut Desa Mandra Jaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas gabungan dari Kantor Imigrasi Sukabumi dengan Polresta Sukabumi dan Polres Sukabumi masih melakukan pengejaran terhadap dua WNA yang kabur. Diduga kedua WNA melarikan diri ke wilayah Selatan Sukabumi.
Keterangan yang dihimpun Jurnal Bogor dijelaskan keempat WNA itu rencananya akan diserahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kalideres Jakarta pada Kamis siang. Namun saat para petugas kantor Imigrasi sedang melakukan rapat koordinasi, keempatnya kabur setelah menjebol teralis besi.
Keempatnya akan menyusul 27 WNA yang telah dikirim ke Rudenim Kalideres, Rabu (14/4) sore. Puluhan WNA tersebut diamankan Polres Sukabumi saat akan menyeberang ke Australia di perairan pantai Desa Mandra Jaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, Selasa (13/4) malam dan Rabu (14/4) dini hari. ( sumber jurnal Bogor )

Rosid Meninggal di Podium Lapang Merdeka

Ditulis pada, 9 April 2010. dalam kategori: Berita Umum 

SUKABUMI, KOTA - Rosid (60) pedagang balon warga Kampung Paturaman Desa Pasir Hayam Kecamatan Cianjur Kota Kabupaten Cianjur, Kamis (8/4) diotemukan dalam kedaan tewas mengenaskan. Laki-laki separuh baya itu, meninggal dunia diduga karena sakit yang selama ini dideritanya.
Jasad korban ditemukan warga persis di podium kehormatan Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi. Podium yang kerap dipergunakan kegiatan Upacara seremonial para pejabat di lingkungan Pemkot menjadi saksi bisu kematian pedagangan mainan itu.
Korban sebelum meninggal, berjualan balon di seputar lapang Merdeka saat sedang berlangsung kegiatan keramaian pentas lumba-lumba. “Saya baru mengetahui bapak meninggal ketika saya tengah berjualan. Warga di sana langsung memberitahukan, saya menyangka saat itu bapak tengah tertidur pulas,” kata anak korban Saepullah (15). Tak berlangsung lama petugas Kepolisian Resor Kota Sukabumi datang ke Tempat Kejadian Perkara dan melakukan olah TKP kemudian mengirimkan jenazah korban ke RSU R. Syamsudin SH Sukabumi guna penyelidikan lebih lanjut.

Aneh, 8 Pelajar Putri Terlibat Tawuran

Ditulis pada, 9 April 2010. dalam kategori: Berita Umum 

SUKABUMI KOTA - Setelah sekian waktu kota Sukabumi terbebas dari tawuran pelajar putra, tiba-tiba kamis (08/04) kemaren dikejutkan sebanyak 8 pelajar putri dari SMK Yad dan SMA Pas diamankan petugas Polres Kota Sukabumi karena terlibat tawuran antar pelajar.
Keterangan yang didapat di Bag Binamitra Polres Kota Sukabumi menyebutkan, tawuran antarpelajar putri tersebut terjadi pukul 09.00 WIB. Perkelahian terjadi tidak jauh dari halaman SMA Pas. Mereka saling cakar dan jotos serta jambak rambut saat tawuran berlangsung. Diduga dilatarbelakangi rebutan pacar.

Perkelahian yang pecah beberapa saat usai kegiatan belajar mengajar (KBM) itu, menjadi tontonan gratis warga sekitar. Dalam aksi tawuran ini sejumlah pelajar mengalami luka. Seorang siswi Yad mengalami luka pada bagian tangan kanannya.

Delapan pelajar putri yang diamankan petugas di Mapolresta Sukabumi itu, masing-masing IN (16), AR (16), WN (16), dan AR (16). Keempat pelajar yang kini masih duduk di bangku kelas XI itu, merupakan siswi sekolah SMA Pas. Sedangkan pelajar Yad yang diamankan petugas kini duduk di kelas 12. Mereka terdiri atas YA (17), NL (17), AN (17), dan AG (17)

” Kami belum mengetahui persis kenapa perkelahian itu terjadi,” kata Kepsek SMA Pas, Asep Sukanta , Sementara itu, Kabag Bina Mitra Polresta Sukabumi, Kompol Sumarta Setiadi SH, MH ketika dikonfirmasi mengungkapkan, kedelapan pelajar putri yang terlibat aksi tawuran tersebut kini sedang memperoleh pembinaan di Mapolresta Sukabumi. Namun saat ditanya faktor penyebabnya, Sumarta mengaku belum mengetahui persis. “Diduga akibat rebutan pacar,” katanya dan kedua pihak yang terlibat tawuran saling lapor di SPK Polres Kota Sukabumi.

PENERIMAAN PENDAFTARAN TARUNA AKPOL TA. 2010

Ditulis pada, 5 April 2010. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi, Berita Umum, Seputar Kota Sukabumi, Seputar Polri 

akpol-baru
Bagi putra-putri garis penerus bangsa yang berminat untuk di didik untuk menjadi Perwira Polri, kini telah dibuka PENERIMAAN PENDAFTARAN TARUNA AKPOL TA. 2010 untuk persyaratan klik link dibawah ini :

PERSYARATAN PENDAFTARAN TARUNA AKPOL TA. 2010

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »