SERAH TERIMA JABATAN KASAT LANTAS POLRES KOTA SUKABUMI
Ditulis pada, 5 Juli 2010. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOTA – Serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Lantas Polres Kota Sukabumi berlangsung di Aula ( Graha ) Rekonfu Senin 5 Juli 2010, dipimpin oleh Kapolres Kota Sukabumi Ajun Komisaris Besar Polisi Anwar S.Ik, M.Si. Dalam sambutannya, Kapolresta menjelaskan, pergantian Kasat Lantas yang semula dijabat oleh AKP Iskandar Honzan yang berdasarkan Telegram Kapolda Jabar digantikan oleh AKP Asep Saepudin S.Pd, MH merupakan salah satu hal yang biasa dilakukan didalam interen kepolisian.
Upacara Sertijab dihadiri para Kabag, Kasat dan para kapolsek serta para Kanit dan Bhayangkari Polres Kota Sukabumi. Pejabat lama Kasat Lantas AKP Iskandar Honzan akan melanjutkan tugasnya di Direktorat Lalu lintas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat, sedangkan AKP Asep Saepudin S.Pd, MH sebelumnya berdinas di Polwiltabes Bandung.
Kepada pejabat yang melaksanakan sertijab, Kapolres menjelaskan bahwa mutasi ataupun promosi merupakan kebutuhan organisasi yang pasti terjadi dan yang harus dilaksanakan, demi perbaikan kinerja polisi. “Disamping itu mutasi dan promosi juga merupakan kebutuhan setiap individu dalam organisasi untuk mengembangkan kariernya”, ungkap Anwar S.Ik, M.Si.
Pada sambutannya, Kapolres kembali memberikan penekanan tugas kepada anggotanya. “Tingkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Bangun Kemitraan dengan masyarakat sehingga masyarakat akan selalu percaya terhadap POLRI”, tegas Kapolres Kota Sukabumi.
Di akhir sambutannya, Kapolres menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan dedikasi selama bertugas di lingkungan Polres Kota Sukabumi. ” Semoga di tempat tugas yang baru nanti dapat melaksanakan tugas dengan prestasi dan karirnya semakin baik. Begitu juga Kepada Kasatlantas yang baru AKP Asep Saepudin S.Pd, MH , Kapolres mengucapkan selamat bergabung dengan keluarga besar Polres Kota Sukabumi. “Semoga dapat segera menyesuaikan diri dengan tempat tugas yang baru. Pengalaman yang baik dari tempat yang lama dapat diterapkan disini. Kami tunggu inovasi anda demi kemajuan dan kebaikan kitabersama. Silahkan melanjutkan kebijakan-kebijakan yang yang harus segera dilaksanakan secara profesional sesuai dengan Visi dan Misi Polres Kota Sukabumi”, jelas AKBP Anwar S.Ik, M.Si. ( H. Mrf )
Upacara Hari Bhayangkara ke-64 Polres Kota Sukabumi dilanjutkan dengan acara Syukuran.
Ditulis pada, 2 Juli 2010. dalam kategori: Berita Umum


SUKABUMI KOTA – Upacara Hari Bhayangkara ke 64 di Polres Kota Sukabumi berlangsung di halaman Mapolres Kota Sukabumi secara sederhana namun penuh Hikmat, Kamis (1/7) kemarin pagi. Dengan pakaian kebesaran Polri, Kapolres Kota Sukabumi Ajun Komisaris Besar Polisi Anwar S.Ik, M.Si. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Acara berlangsung dengan aman dan lancar diikuti barisan anggota Polres Kota Sukabumi yang nampak bersahaja mengikuti upacara dengan langkah tegas , berwibawa, rangkaian upacara didahului dengan menyanyikan lagu Hymne Polri.


Seusai upacara dilanjutkan dengan acara syukuran di Graha Rekonfu Polres Kota Sukabumi dengan disaksikan Walikota Sukabumi H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. Hm, Dandim 0607, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Sukabumi dan undangan sesepuh Polri yang ada di Kota Sukabumi serta anggota Polres dan Bhayangkari, Kapolres Kota Sukabumi memotong tumpeng sebagai tanda peringatan hari Bhayangkara dan diberikan kepada anggota yang tertua dan termuda di lingkungan Polres Kota Sukabumi.


Menurut Kapolres Kota Sukabumi Ajun Komisaris Besar Polisi Anwar S.Ik, M.Si. Hari Bhayangkara yang ke-64 dilaksanakan secara sederhana namun tidaklah mengecilkan ataupun mengurangi arti dari
pada makna Hari Bhayangkara itu sendiri, karena pada dasarnya Polri harus bisa memberikan pelayanan kepolisian yang prima kepada seluruh masyarakat, melakukan peningkatan kerja dan membangun karakter, sesuai dengan tema : “ Membangun Karakter melalui kepemimpinan yang Unggul, Kemitraan, Profesionalisme dan Etika Prima “.
Dalam acara syukuran dilanjutkan dengan pemberian bingkisan kepada anak Yatim Piatu putra-putri Polri serta do’a bersama untuk keberhasilan dan kebaikan polri kedepan. ( H. Mrf )
Hari Bhayangkara ke-64, Polisi Ziarah ke TMP Suryakencana Sukabumi
Ditulis pada, 28 Juni 2010. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOTA (28/06) - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-64 yang jatuh pada 1 Juli 2010, Rombongan dari Polres Kota Sukabumi dan Secapa Polri berziarah ke Taman Makam Pahlawan Suryakencana Sukabumi, Senin (28/6/2010) pagi.
Ziarah rombongan ini dipimpin oleh Kapolres Kota Sukabumi Ajun Komisaris Besar Polisi Anwar S.Ik, M.Si. diikuti oleh Peleton Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama ( Pama), Bintara, PNS serta rombongan Bhayangkari dari Polres Kota Sukabumi dan Secapa Secapa Polri Sukabumi.
” Pagi ini Polres Kota Sukabumi dan Secapa Polri melaksanakan ziarah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-64, untuk mengenang dan menghormati jasa para pendahulu kita ” . ujar Kabag Binamitra ( Humas) Polres Kota Sukabumi Kompol Sumarta Setiadi SH, MH, usai melakukan ziarah di TMP Suryakencana, Jl Taman Bahagia Sukabumi.
Saat ziarah, pimpinan rombongan Kapolres Kota Sukabumi Ajun Komisaris Besar Polisi Anwar S.Ik, M.Si. meletakkan karangan bunga di tugu Makam Pahlawan dan menaburkan bunga ke pusara makam para Pahlawan Polri dan TNI, diikuti para Perwira Menengah lainnya. ( B.12 – H. mrf ).
KAPOLDA JABAR LANTIK AKBP ANWAR, S.Ik, M.Si JADI KAPOLRES KOTA SUKABUMI.
Ditulis pada, 26 Juni 2010. dalam kategori: Berita Umum

KOTA SUKABUMI - Jabatan Kapolres Kota Sukabumi dan empat Jabatan Kapolres/ta di jajaran Polda Jabar yaitu Kapolresta Tasikmalaya, Kapolres Purwakarta, Kapolres Cirebon dan Kapolres Majalengka, Kamis (24/6) diserahterimakan. Upacara serah terima jabatan Kapolres/ta tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Brigjen Pol Drs. Sutarman, M.Hum. bertempat di Aula Muryono Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta Bandung dengan dihadiri oleh para pejabat utama Polda Jabar.
Kapolres Kota Sukabumi diserahterimakan dari AKBP Drs. Moh. Hendra Suhartiyono, MSi. Kepada AKBP Anwar, SIK, MSi. AKBP Drs. Moh. Hendra Suhartiyono,MSi. selanjutnya akan menduduki jabatan baru sebagai Kapolresta Tasikmalaya, sedang pejabat baru AKBP Anwar, SIK, MSi. sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polwil Bogor. Kapolresta Tasikmalaya diserahterimakan dari AKBP Drs. Aries Syarif Hidayat kepada AKBP. Drs. Moh. Hendra Suhartiyono, MSi. Kapolres Purwakarta diserahterimakan dari AKBP. Drs. Hendro Pandowo, MSi. kepada AKBP. Hery Santoso, SIK. Yang sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Madya Dit IV (Tipiter) Bareskrim Polri, sedangkan AKBP Drs.Hendro Pandowo selanjutnya akan menjabat sebagai Kapolres Bandung. Kapolres Cirebon diserahterimakan dari AKBP Drs. Sufyan Syarif kepada AKBP Edi Mardianto, SIK. Pejabat yang lama selanjutnya akan bertugas sebagai Kabag Bintajas Sespim Polri sedangkan pejabat baru sebelumnya menjabat sebagai Kasat Brimob Polda Jambi. Kapolres Majalengka diserahterimakan dari AKBP Tantan Sulistyana, SH.,SIK. Kepada AKBP Sony Sonjaya,SIK yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat IV (Tipikor) Dit Reskrim Polda Jabar, sedangkan AKBP. Tantan Sulistyana selanjutnya akan menjabat sebagai Waka Polres Bandara Soekarno-Hatta.
Kapolda Jabar Brigjen Pol Drs. Sutarman, M.Hum dalam sambutannya pada upacara serah terima jabatan tersebut berharap agar para Kapolres/ta mampu memainkan peran sebagai pemimpin yang memiliki integritas tinggi, peduli dan mampu menjalankan fungsi renbang di kesatuannya. Demikian pula terhadap penanganan pemeliharaan kamtibmas di wilayahnya, khususnya terhadap kasus-kasus yang menonjol yang terjadi agar segera dilaporkan kepada pimpinan, petakan kerawanan daerah dengan cermat, inventarisir permasalahan yang berpotensi gangguan kamtibmas dengan data dan fakta yang akurat sebagai bahan kajian dan evaluasi pimpinan dalam menentukan kebijakan selanjutnya.
Lebih lanjut Kapolda Jabar mengatakan bahwa para Kapolres/ta yang baru saja serah terima dan telah diberi kepercayaan serta tanggung iawab oleh pimpinan, telah melalui tahapan seleksi yang ketat mulai dari assessment, Susjab Kapolres dan proses magang di Polres yang akan dipimpinnya selama kurang lebih satu bulan. Untuk itu proses-proses yang telah dilalui tersebut, tegas Kapolda, agar dapat lebih menambah wawasan dan pengalaman yang lebih kompleks dalam memecahkan setiap permasalahan yang dihadapi melalui strategic skils yang dimiliki khususnya dalam mendiagnosa satuan dan audit kesehatan organisasi. ** Kaur Telm Ipda Ma’ruf (sumber:humas polda jabar)
Brigjen Pol Drs.Sutarman M.Hum Jabat Kapolda Jabar
Ditulis pada, 24 Juni 2010. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi, Berita Umum, Seputar Polri
Rabu, 23 Jun 2010
POLDA JABAR - Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri secara resmi melantik Brigjen Pol Drs. Sutarman, M. Hum. menjadi Kapolda Jabar menggantikan Irjen Pol Timur Pradopo. Pelantikan dilakukan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/6) pagi.
Pada kesempatan yang sama, Timur Pradopo dilantik menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol. Wahyono. Sedangkan Wahyono menduduki jabatan baru sebagai Kaba Intelkam Mabes Polri.
Setelah resmi dilantik, rencananya hari ini (Rabu, 23/6), Sutarman akan mengikuti acara pisah sambut pejabat lama dan pejabat baru Kapolda Jabar di Mapolda Jabar. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Agus Rianto kepada “GM” mengatakan, acara pisah sambut akan dihadiri antara lain Gubernur Jabar, Pangdam Siliwangi, Kejati Jabar, Muspida Jabar, serta tokoh masyarakat Jabar.
“Kita sudah sebarkan undangan kepada para unsur Muspida,” katanya.
Setelah acara pisah sambut, lanjut Agus, rencannya Kapolda Jabar beserta istri akan mengantar dan melepas mantan Kapolda Jabar, Timur Pradopo beserta istri hingga pintu keluar Mapolda Jabar.
Bukan sosok baru
Sementara itu, sosok Brigjen Pol Sutarman bukanlah sosok baru di Jabar. Mengawali karirnya sebagai polisi, Sutarman yang ketika itu berpangkat Inspektur Dua ditempatkan di Polwil Priangan sebagai Kepala Staf Lalu Lintas Polres Bandung.
Ketika berpangkat Inspektur Satu, Sutarman dipercaya sebagai Kapolsek Dayeuhkolot tepatnya pada tanggal 1 Januari 1983. Dan saat berpangkat AKP, Sutarman menduduki Kasatlantas Polres Sumedang.
Setelah itu, Sutarman menduduki sejumlah posisi di wilayah Polda Metro Jaya, Nusa Tenggara, Sumsel, hingga Polda Jatim (Direskrim). Sutarman juga pernah dipercaya menjadi ajudan Presiden RI pada tahun 2000. Bahkan sebelum menjabat Kapolda Jabar, Sutarman sempat menjabat posisi sebagai Kapolda Kepulauan Riau tahun 2005. Setelah itu menjabat sebagai Kepala Sekolah Lanjutan Perwira Lembaga Pendidikan dan Latihan (Kaselapa Lemdiklat Polri) di tahun 2008. (B.115)** (sumber:galamedia)
7 Pelajar SMK Bawa Sajam, Karena terlibat Tawuran
Ditulis pada, 14 Mei 2010. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi, Berita Umum, Seputar Kota Sukabumi
Sukabumi, 14 Mei 2010
7 (tujuh) pelajar sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di Kota Sukabumi terjaring dalam razia pelajar salah satu dari pelajar ini kedapatan membawa senjata tajam berupa Parang berukuran kurang lebih 60 cm, pelajar tersebut diduga akan melakukan tawuran, karena pada saat ditangkap pelajar ini mengaku akan diserang oleh SMK swasta yang lain. Tawuran pelajar SMK memang sudah sering terjadi di Kota Sukabumi bahkan kerap kali memakan korban, beberapa waktu sebelumnya Tawuran Pelajar ini memakan korban dengan luka bacok yang sangat parah, hal yang sangat ironis dikala sulitnya untuk mendapatkan pendidikan yang layak, oknum dari pelajar ini justru menyia-nyiakan pendidikan yang telah diperjuangkan orang tuanya. Pelajar tersebut kemudian diberikan pembinaan oleh Bagian Binamitra Polres Kota Sukabumi. Polres Kota Sukabumi selalu berusaha untuk dapat menekan permasalahan ini dan berusaha untuk mendamaikan pertikaian antara Pelajar SMK ini, melalui Intergrasi SMK yang diadakan di Polres Kota Sukabumi dengan mempertemukan Pelajar SMK se-Kota Sukabumi dan kemuadian diadakan mediasi antara pihak yang bertikai.
Densus 88 Tangkap 12 Orang Diduga Teroris
Ditulis pada, 11 Mei 2010. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi, Berita Umum, Seputar Kota Sukabumi, Seputar Polri
Sabtu, 8 Mei 2010, 10:24 WIB
sumber: www.vivanews.com
Detasemen Khusus 88 Anti Teror menangkap 12 orang yang diduga teroris di empat tempat berbeda.
Kondisi Banda Aceh Pasca Gempa Berangsur Normal
Ditulis pada, 11 Mei 2010. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi, Berita Umum, Seputar Polri
Aktivitas Kota Banda Aceh semalam berangsur normal. Beberapa ruas jalan utama di pusat kota, seperti di kawasan Simpang Surabaya, kawasan Masjid Raya, lancar. Pasca pencabutan status tsunami oleh BMKG, warga akhirnya dapat kembali beraktifitas. Namun hingga pagi ini aliran listrik masih padam.
Sumber : www.tvone.co.id
Polisi Bekuk Pelaku Penggandaan Uang
Ditulis pada, 28 April 2010. dalam kategori: Berita Umum


SUKABUMI KOTA - Tiga pelaku penggandaan uang babak belur dihakimi massa di Kampung Tegal Tengah Desa Karang Jaya Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/4) siang. Mereka sempat dikejar warga karena dicurigai sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor. Dalam kondisi babak belur, tiga pelaku masing-masing Ab (40), As (35) dan Ce (35) sempat diamankan petugas Mapolsek Gegerbitung Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiganya membatah sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor. Tetapi jeratan hukum telah menanti menyusul pengakuan mereka yang telah membawa kabur uang sebesar Rp 30 juta. Uang sebesar itu mereka dapatkan dari hasil penipuan terhadap seorang warga di Kecamatan Sukaraja.
Tertangkapnya tiga pelaku penggandaan uang ini berawal dari aksi kebut-kebutan mobil Toyota Avanza warna silver yang ditumpanginya. Mobil ini sempat beberapa kali menyenggol motor ojek yang sedang mangkal di Kampung Cipari Cireunghas dan Puncak Sayang Kecamatan Gegerbitung. Pasalnya, mobil yang ditumpangi para pelaku seperti kesetanan akibat dikejar sebuah mobil lainnya yang menguntit dari belakang.
Aksi kejar-kejaran dua kendaraan itu seperti dalam sebuah adegan film. Akibat sempat menyenggol beberapa motor milik warga, beberapa tukang ojek ikut melakukan pengejaran. Bahkan beberapa diantaranya sempat melaporkan aksi kejar-kejaran dua kendaraan itu kepada aparat Polsek Gegerbitung.
Karena lintasan yang dilaluinya penuh lubang, mobil yang ditumpangi para pelaku akhirnya terjebak. Sejumlah anggota Polsek Gegerbitung tanpa basa-basi langsung menyergap ketiganya tanpa ada perlawanan. Sedangkan massa yang turut dalam aksi pengejaran sudah tampak emosi.
Tanpa dikomando, mereka menghajar ketiga pelaku saat ditangkap polisi. Pelampiasan emosi warga kembali ditumpahkan saat pelaku tiba di Polsek Gegerbitung. Sejumlah massa sempat memberikan hadiah bogem mentah tepat mengenai wajah ketiga pelaku.
2
Untuk penyidikan lebih lanjut, ketika pelaku akhirnya diserahkan ke Mapolsek Sukaraja. Kepala Polsek Sukaraja, AKP Suhendar mengaku perkara tiga pelaku yang ditangkap masih dalam penyelidikan dan penyidikan. ”Ketiganya masih dimintai keterangan, begitu juga dengan korban dugaan penipuannya,” kata Suhendar.
Hasil Pengembangan penyidikan sementara ketiga pelaku baru saja melakukan Tindak Pidana Penipuan di Sukaraja terhadap korban H. Bambang warga Komp Baleendah Kab. Bandung, Modus pelaku meminta uang kepada korban sebesar Rp. 50 jt untuk menyempurnakan uang miliknya sebesar Rp. 3,2 miliyar, korban dijanjikan akan dapat bagian Rp. 300 jt, namun setelah pelaku pergi yang didapat oleh korban hanya sebuah Tas yang didalamnya berisi uang mainan ( uang Palsu) dan Dus berisi air mineral.
Polisi pun bergerak cepat, selain mengamankan petiga pelaku, petugas berhasil mengamankan upal pecahan Rp 100.000 sebanyak 7.000 lembar atau senilai Rp 700 juta palsu, polisi juga mengamankan uang asli senilai Rp 20 juta dari para pelaku yang diduga merupakan sindikat jaringan penggandaan uang.
“Upal ratusan juta rupiah milik para tersangka itu sempat dibuang ke jurang di kawasan Gegerbitung, Kab. Sukabumi. Sedangkan uang asli sebesar Rp 20 juta milik korban, diamankan di Hotel ‘WS’ di Kec. Sukaraja,” ungkap Kapolsek Sukaraja, AKP Suhendar didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Ferry Pustiawan di Mapolsek Sukaraja, Rabu (21/4) siang kemarin.
Dikatakan Suhendar, upal ratusan juta itu diduga dipergunakan oleh tersangka untuk menipu calon korbannya. Upal yang telah dikepak satu gepoknya rata-rata Rp 10 juta sepintas seperti asli, diperoleh para pelaku dari Jakarta. Kini ketiga tersangka, yaitu Yed (46), warga Otista, Gang Lebak Pasir, Kota Bogor; Rah (45), warga Kp. Pisangan, Desa Cibaregbeg, Kec. Caringin; dan Hen (32), warga Kp. Banua, Desa Neglasari, Kec. Nyalindung, terpaksa menginap di Hotel Tahanan Sektor Sukaraja. ( H. Ma’ruf)
KAKEK HIB PERKOSA ABG
Ditulis pada, 26 April 2010. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOTA – Kakek bau tanah HIB, perkosa ABG. Kisah edan ini terjadi di Ds. Sasagaran Kec. Kebonpedes Kab. Sukabumi, seorang kakek HIB (60) ditangkap polisi, karena telah memperkosa dan mencabuli seorang ABG berusia 15 tahun yang masih tetangganya sendiri, September 2009 lalu, pengakuan kakek kepada polisi nekad melakukan pemerkosaan karena tergiur oleh kemolekan tubuh korban , aksi asusila tersebut dilakukan di rumah korban.
HIB, warga Tanah Putih Ds. Sasagaran Kec. Kebonpedes Kab. Sukabumi, ini tidak berkutik saat Senin (267/04) ditanyai oleh aparat Rw/rt setempat yang kemudian diamankan di Polres Kota Sukabumi. Kejadiannya bulan September 2009 saat pelaku menginap dirumah korban untuk menemani istrinya yang baru melahirkan, sang kakek sekitar pkl. 01.00 dinihari melihat korban Bunga (bukan nama sebenarnya) dan hasratnya tidak tahan kemudian memperkosa dan mencabuli Bunga. Namun sebelum hajatnya tuntas, sang istri terbangun sehingga pelaku kabur.
Awalnya orang tua korban curiga karena anaknya sering murung dan terkadang menangis sendiri. setelah didesak, korban mengaku telah diperkosa pelaku Kakek HIB.
Saat dikomfirmasi pelaku HIB mengaku telah menggagahi korban, Tersangka mengungkapkan, nekad melakukan pemerkosaan karena tergiur oleh kemolekan tubuh korban ditambah istrinya baru melahirkan. Tersangka mengaku sempat panik jika aksinya terbongkar, sehingga kabur ke Sukabumi bagian Selatan.
Untuk kepentingan penyidikan,Kakek HIB kemudian digelandang ke Mapolres Kota Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan. Akibat aksi bejadnya tersangka akan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman mencapai 15 tahun kurungan penjara.










