DPO Terorisme di sebar
Ditulis pada, 2 September 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi
Bagi anda yang pernah melihat dan mengetahui keberadaan Noordin M Top, jangan pernah ragu untuk melaporkan kepada pihak Kepolisian,karena dengan informasi anda maka akan sangat membantu terciptanya keadaan yang aman dari serangan terorisme.
Operasi Simpatik Lodaya 2009, Polisi Bagikan Helm Gratis
Ditulis pada, 23 Mei 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi

SUKABUMI KOTA (23/05) – Polisi Satuan Lalu Lintas ( Polantas ) Jajaran Polres Kota Sukabumi melaksanakan Operasi Simpatik Lodaya 2009 dengan membuat gebrakan baru membagi-bagikan Helm Gratis dalam upaya meminimalisir tingginya angka Kecelakanaan Lalu lintas ( Laka Lantas ). Kepedulian Polisi dalam menciptakan upaya Keselamatan dan ketertiban berlalu lintas ini bekerja sama dengan Komunitas Speda Motor yang tergabung dalam Minerva Riders Community (MRC) Sukabumi.
Jum’at (22/05) pagi kemarin mereka membagikan puluhan Helm Pengaman Gratis kepada para pengendara speda motor yang menggunakan Helm Catok di sepanjang Jalan Jenderal Ahmas Yani dan Jalan Perintis Kemerdekaan . Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Satuan Lalu Lintas ( Kasat Lantas ) Polres Kota Sukabumi AKP Iskandar b Honzan tersebut merupakan bagian dari Operasi Simpatik Lodaya 2009 yang sengaja digelar sesuai Program Kerja Polda Jawa Barat di Wilayah Hukum Polres Kota Sukabumi. Pihak Kepolisian menilai kesadaran pengendaraspeda motor untuk selalu mengenakan Helm saat ini mengalami peningkatan.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono M.Si melalui Kasat lantas mengatakan, Operasi Simpatik Lodaya 2009 yang digelarnya merupakan langkah awal untuk penyadaran pengendara speda motor untuk senantiasa menjaga keselamatan dan berlaku tertib dalam berlalu lintas di Jalan raya, sehingga pada ahirnya akan mengurangi Kecelakaan Lalu lintas. ” Setidaknya dengan dibagi Helm gratis ada perasaan malu dalam diri mereka, walaupun sebenarnya manfaat menggunakan Helm standar untuk keselamatan mereka juga dan bukan untuk kepentingan Polisi,” tutur Iskandar. ( B.12 )
Polisi Ciduk Tiga Pengedar Ganja
Ditulis pada, 30 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi

SUKABUMI KOTA (30/04) – Satuan Narkoba Polres Kota Sukabumi kembali menciduk tiga orang pengedar daun ganja kering atau cimeng yang kerap melakukan transaksi di Sukabumi. Dari ketiga tersangka, polisi menyita daun ganja kering siap edar yang dikemas dalam paket hemat (pahe) seharga Rp 100.000. Ketiganya kini meringkuk di sel tahanan Mapolresta Sukabumi.
Terbongkarnya kasus peredaran barang haram yang melibatkan ketiga tersangka tersebut bermula dari penangkapan seorang pengedar, Man (23) di depan SPBU Jalan Jend. Sudirman Sukabumi, Selasa (28/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Man mengaku mengedarkan Ganja tidak sendirian, melainkan dengan dua temannya
Berbekal pengakuan Man, Rabu (29/4), petugas Sat Narkoba Polres Kota Sukabumi melakukan pengembangan penyelidikan. Dan satu per satu para tersangka yang terdiri atas Toge (30) dan Apih (26), berhasil diringkus oleh Polisi di kawasan Cikaroya, Kec. Kadudampit, Kab. Sukabumi. Bersamaan dengan itu Polisi berhasil menyita Barang bukti Dan ganja Paket hemat ( pahe) lebih dari 100 paket siap edar.
Kapolres Kota Sukabumi, AKBP Drs. Moh Hendra Suhatiyono M.Si didampingi Kasat Narkoba, AKP Kuslin B. Burhadi membenarkan penangkapan terhadap ketiga tersangka kasus ganja yang sudah lama menjadi target operasi (TO) tersebut. “ Ketiga tersangka dijerat pasal 82 ayat 1 huruf a Jo Psl. 78 ayat (1) huruf a UU.RI. No. 22 Th. 1997 Ttg. Narkotika dan ancaman hukumannya cukup berat “ jelas AKP Kuslin. ( B.12 - Ma’ruf )
TNI dan Polri Sukabumi tingkatkan kebersamaan lewat Olahraga
Ditulis pada, 29 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi

SUKABUMI KOTA (29/04) – Melalui Olahraga bersama TNI, POLRI dan Pemda beserta masyarakat, kita tingkatkan Persatuan dan Kesatuan, itulah tema yang diusung pada pelaksanaan olahraga bersama TNI-POLRI dan Pemda Kota/Kabupaten Sukabumi kali ini. Kegiatan Olahraga bersama ini juga dimaksudkan untuk memelihara soliditas TNI-POLRI sebagai alat negara yang bertugas menjaga dan memelihara keamanaan Negara khususnya di wilayah Sukabumi.
Pada kegiatan olahraga bersama kali ini dilaksanakan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi Rabu (29/04) pagi. Hadir dalam acara tsb Komandan Korem 061/Suryakencana Kolonel Inf Agus Sutomo dan Kepala Secapa Polri Sukabumi Brigadir Jenderal Polisi Drs. Edy Prawoto SH, MHUM, , seluruh pimpinan TNI-Polri di Sukabumi beserta seluruh anggotanya sudah berkumpul bersama sejak pukul 07.00 Wib, untuk mengikuti kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Ka Secapa Polri Brigadir Jenderal Polisi Drs. Edy Prawoto SH, MHUM, maupun Danrem 061 Suryakencana Bogor menyampaikan bahwa acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan kerukunan serta soliditas diantara seluruh unsur TNI-Polri di Sukabumi, “ Marilah kita bangun terus kebersamaan diantara kita, dan jalin komunikasi dengan baik sehingga akan timbul kerukunan serta memupuk persahabatan diantara kita, dan melalui olahraga bersama kita tingkatkan Persatuan dan Kesatuan ”, tambahnya.
Kegiatan ini diawali dengan pemberian santuan kepada puluhan Anak yatim piatu dan Senam Sukabumi kemudian gerak jalan Santai dengan rute Start mulai dari lapang Merdeka – Jalan Perintis Kemerdekaan – Jalan Suryakencana – Jalan Bhayangkara – Jalan Sriwidari dan masuk kembali ke Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, yang kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan, ditampilkan selingan musik yang mampu memberikan semangat kepada seluruh peserta olahraga bersama. Bravo TNI-Polri. (B.12 – Ma’ruf)
PENGUMUMAN Penerimaan Perwira Polri Sumber Sarjana ( PPSS)
Ditulis pada, 26 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi
Kepolisian Negara RI melalui Polda Jabar memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia Pria / Wanita lulusan S-1 dan S-2 dan D-4 untuk dididik menjadi Perwira Polri Sumber Sarjana Tahun 2009, Pembukaan Pendaftaran :
tanggal 4 Mei 2009 s/d 6 Juni2009
PENGUMUMAN Penerimaan Perwira Polri Sumber Sarjana ( PPSS)
PENGUMUMAN
No. Pol. : PENG / 03 / IV 12009
Tentang
PENERIMAAN PERWIRA POLIRI SUMBERSARJANA (PPSS)
TAHUN ANGGARAN 2009
1 Surat Keputusan Kapoiri No.Pol. Skep/176/1V/2008 tanggal 20 April2009 tentang Penerimaan Perwira Poiri Sumber Sarjana Tahun Anggaran2009.
2. PERSYARATAN UMUM
a. Warga Negara Indonesia (Pria dan Wanita).
b. Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
C. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkanPancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
d. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan).
e. Tidak pernah dipidana karena melakukan kejahatan yang dinyatakandengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian.
f. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.
g. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas
Kepolisian.
3. PERSYARATAN LAIN
a. Belum pernah menjadi anggota Poiri.
b. Berijazah S1/S2 dan D-IV dengan program studi, sebagai berikut
1) Ilmu Kesehatan jurusan Dokter Umum dan Dokter Hewan
2) MIPA/SAINS jurusan Biologi, Kimia Murni, Matematika, Fisika dan Statistika.
3) Teknik jurusan Teknik Kimia, Teknik Elektro, Teknik Elektro Arus Kuat, Teknik Metalurgi, Teknik Fisika Nulklir.
4) Transportasi jurusan Manajemen Transportasi dan Teknik Transportasi
5) Fisip / Sospol jurusan Psikologi dan Sejarah.
6) Pendidikan jurusan Kurtek Pendidikan, Pendidikan dan Olah Raga.
7) Kelautan jurusan Ahli Nautika TK Ill dan Ahli Teknika TK Ill (khusus DAV)
Ekonomf jurusan Akuntansi dan Manajemen
9) Ilmu Komputer semua jurusan dan program studi ilmu komputer.
C. Menyerahkan fotocopy ijazah SID, SMP, SMU yang telah dilegalisir.
d. Bagi calon yang berasal dari PTN/PTS `harus sudah lulus ujiannegara (dengan melampirkan tanda lulus ijazah yangdilegalisasildiketahui oleh Kopertis) dengan akreditasi A dan atau Bdengan nilai rata IPK minimal sebagai berikut ..
1) S2 : 2,50 (dua koma lima puluh)
2) S1 Profesi : 2,50 (dua koma lima puluh)
3) S1 : 2,75 (dua koma tujuh lima)
4) D-IV : 2,75 (dua koma tujuh lima)
e. Usia saat pembukaan Pendidikan Pembentulkan PPSS TA. 2009 maksimal sebagai berikut:
1) Berijazah S1 : 28 (dua puluh delapan) tahun.
2) Berijazah S2 : 30 (tiga puluh) tahun.
f. Tinggi badan dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang
berlaku minimal
1) Pria : 160 ( seratus enam puluh ) Cm.
2) Wanita : 155 ( seratus limapuluh lima ) Cm.
g. Belum pernah Nikah dan sanggup tidak Nikah selama dalam Pendidikan pembentulkan.
h. Bersedia menjalani lkatan Dinas Pertama selama 10 (sepuluh) tahun
terhitung mulai saat di lantik menjadi Perwira Poiri.
i. Tidak terikat perjanjian lkatan Dinas dengan Instansi lain.
j. Bagi yang sudah bekerja sebagai Pegawai / Karyawan :
1) Mendapat persetujuan / rekomendasi dari Kepala Jawatan Instansi / Satker yang bersangkutan.
2) Bersedia diberhentikan dari status Pegawai / Karyawan bila diterima dan ikut pendidikan PPSS TA. 2009.
k. Mengikuti dan lulus ujian / pemeriksaan yang meliputi
1) Pemeriksaan Administrasi.
2) Pemeriksaan Kesehatan.
3) Penentuan Keluiusan Tingkat Panda.
4) Seleksi tingkat Panpus
l Persyaratan pendaftaran
1) Pendaftar datang sendiri ke tempat pendaftaran
2) Membawa Ijazah asli SID, SIVIP, SMU, S1 S2 + FC 1 lbr
3) Membawa KTP ash + FC 1 lbr
4) Membawa KK asli + FC 1 Ibr
5) Membawa Akte kelahiran + FC 1 lbr
6) Membawa photo hitam putih 4 x 6 = 2 lbr
7) Membawa Map warna biru 1 buah
m. Selama pelaksanaan kegiatan penerimaan PPSS tidak dipingut biaya apapun, biaya seluruh pelaksanaan dibebankan kepada anggaran PoIri TA,2009.
4. Pendaftaran pada hari kerja mulai tanggal 4 Mei 2009 s/d 6 Juni2009 bertempat di Bag Dalpers Ro Pers Polda pukul 08.00 WIB s/d 14.00 WlB.
(sumber:komis kepolisian indonesia)
PENGUMUMAN Penerimaan Brigadir Polri 2009
Ditulis pada, 26 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi
Kepolisian Negara RI melalui Polda Jabar memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia Pria / Wanita lulusan SMU, D-3,D-4 dan S-1 untuk dididik menjadi Brigadir Polri Tahun 2009, Pembukaan Pendaftaran :
tanggal 27 April s/d 16 Mei 2009
PENGUMUMAN Penerimaan Brigadir Polri 2009
PENGUMUMAN
No. Pol. : PENG / 01 / IV / 2009
Tentang
PENERIMAN BRIGADIR POLISI TA. 2009
1. Berdasarkan Surat Telegram Ka Polri No. Pol. : ST/390/IV/2009 tanggal 21 April 2009 tentang Pemberitahuan Penerimaan Brigadir Polisi TA. 2009.
2. Persyaratan Umum
a. Warga Negara Indonesia (Pria dan Wanita).
b. Beriman dan Bertakwa kepada Tulhan Yang Maha Esa.
C. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
d. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan dari institusi kesehatan).
e. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat keterangan dari Poltabes/Poires/Ta setempat).
f. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.
g. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas pokok Polri.
3. Persyaratan Lain
a. Berijazah serendah rendahnya SMU sederajat (tidak termasuk SMK Busana/ Boga/ Kecantikan / Perhotelan / Guru TK dan SMK yang tidak ada kompetensinya dengan tugas pokok Polri atau SM yang dikelola oleh departemen).
b. SMU/ MA menggunakan surat tanda kelulusan dengan kriteria iuius dan dengan menggunakan Nilai Ebtanas Murni (NEM) atau HUAN rata rata minimal 5,5 (Lima koma lima).
C. SLTA lainnya yang sederajat/ SMK menggunakan transkip nilai rata rata 6,5 (enam korna lima), bagi SM yang memiliki Praktik dan teori maka nilai rata ratanya dibagi 2 (d u a).
d . SLTA lainnya yang sederajat/ Kesetaraan Paket C (termasuk lulusan luar negeri) menggunakan transkip nilai dengan Nilai Ebtanas Murni (NEM) atau HUAN rata rata minimal 5,5 (Lima korna lima) yang telah diakreditasi oleh instansi Diknas tingkat Propinsi.
e. Lulusan SLTA tahun 2009 (Masih Kelas III) menggunakan surat Kepala Sekolah dan menyerahkan surat tanda kelulusan selesai ujian Nasional.
f. Menyerahkan Foto Copy Raport SLTA yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah yang bersangkutan.
g. D III/D IV/S 1 sesuai dengan kompetensi tugas pokok Polri, dari perguruan tinggi yang telah terakreditasi.
h. D III Keperawatan hanya untuk calon Bintara kesehatan lapangan pada kesatuan Brimob Polda (Satbrimobda).
i. SIVIK Pelayaran atau Perkapalan sebagai calon Bintara Polair.
j. Sarjana Hukum / SMU / Sederajat yang Punya keffiampuan Bahasa Asing/ Komputer sebagai calon Brigadir Polisi Reskrim.
3. Persyaratan Umur, Tinggi dan Berat badan.
a. Umur pada saat pembukaan Pendidikan Brigadir Polisi TA. 2009, minimal 17 tahun 7 bulan (tujuh belas tahun Tujuh bulan) dan maksimal bagi lulusan
1) SMU / Sederajat 21 (dua puluh satu) tahun.
2) D III 24 (dua puluh empat) tahun.
3) D W / SA 25 (dua puluh lima) tahun.
b. Tinggi badan minimal
1) Pria 163 (Seratus enam puluh tiga) cm.
2) Wanita 160 (Seratus enam puluh) cm.
C. Berat Badan Seimbang dengan Tinggi Badan Menurut ketentuan yang berlaku.
4. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus dan dilantik dengan menggunakan pangkat Brigadir Polisi –Fingkat Dua (Bripda).
5. Bersedia menjaiani ikatan dinas pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Bintara Polri.
6. Ada persetujuan dari orang tua/wali bagi yang belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun.
7. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan suatu instansi lain.
8. Telah berdomisili diwilayah Hukum Polda tempat pendaftaran minimal 1 (satu) tahun yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP) setempat dan kartu keluarga (KK) atau Rapor.
9, Mengikuti d an Mus pemeriksaan :
a) Pemeriksaan Administrasi Awal.
b) Pemeriksaan Kesehatan tahap I.
c) Pemeriksaan Psikologi.
d) Uji Akademik ditiadakan (Nilai Akademik Diperoleh dengan cara menjumlahkan nilai rata rata UAN dan nilai rata rata Raport semester terakhir pada mata Pelajaran yang sama Dibaqi Dua.
e) Pemeriksaan Kesehatan tahap II.
Pemeriksaan dan pengujian kemampuan jasmani.
g) Uji Kompetensi (JIka Diperlukan wilayah)
h) Sidang I Perneriksaan/ Pengamatan Penampilan Casis Brigadir Pria.
i) Sidang II Penetapan Kelulusan Akhir Casis Brigadir Pria.
j) Sidang Penentuan keluiusan akhir.
10. Untuk mewujudkan Penerirnaan Brigadir Polisi yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis, agar Panda membentuk tim Pengawas Internal (Itwasda, Bid Propam Polda, Provost Polda) dan tim Pengawas eksternal (Diknas, Ikatan Dokter, Ikatan Sarjana Psikologi, Akademisi, Guru Olahraga, Tokoh Masyarakat/ Adat, Lsm, Media Masa dil) untuk menyaksikan / memonitor Pelaksanaan tiap tahap/ seleksi secara ketat, terus menerus, serta melibatkan para ahli di bidangnya untuk bekerja sama dalam pelaksanaan kegiatan penerimaan (Out Sourcing).
11. Adapun Mekanisme Setiap tahapan Pemeriksaan/ Ujian dilaksanakan sebagai berikut
a. Pendaftaran :
1) Tempat Terbuka.
2) Calon datang sendiri
3) Tempat Pendaftaran dipasang Spanduk dengan Tulisan Masuk Polri Tidak Dipungut Biaya.
4) Calon yang tidak memenuhi syarat (TMS) Administrasi tidak diberikan toleransi.
5) Orang Tua/ Wali Calon dikirim Surat atau dikumpulkan untuk diberi penjelasan agar tidak memberikan uang pada siapapun termasuk panitia.
b. Pemeriksaan Kesehatan :
1) Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan sedapat mungkin ditempat terbuka mudah terilihat kecuali materi pemeriksaan yang bersifat rahasia sesuai dengan etika kedokteran.
2) Tim pengawas internal dan pengawas eksternal mengawasi secara ketat pelaksanaan pemeriksaan Kesehatan.
3) Evaluasi/ penilaian hsl pemeriksaan Kesehatan dilaksanakan di tempat terbuka yang dihadiri panitia, tim pengawas internal dan pengawas eksternal serta pihak lain yang dianggap perlu.
4) Evaluasi hasil pemeriksaan Kesehatan seketika itu setelah selesai segera dibuatkan Skep kelulusan yang ditanda tangani oleh Kapolda dan diumumkan secara terbuka.
5) Nilai hasil ujian seleksi dimasukkan dalam Flasdisk dan disimpan dalam brankas beserta Print Out yang telah ditandatangani oleh panitia, pengawas internal dan eksternal.
C. Pemeriksaan Psikologi :
1) Naskah Perneriksaan / pengujian Psikologi yang diterima dari Panpus disegel dimasukkan ke dalam Brankas yang disimpan di ruang Propam atau tempat lain yang dianggap aman dengan tiga kunci yang disimpan Kapolda/ Waka Polda Tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal.
2) Penggandaan naskah uji Psikologi dilaksanakan dengan pengawas yang ketat oieh tim pengawas internal dan pengawas eksternal.
3) Naskah hasil penggandaan dibungkus/ disegel, dlbuat berita acara segel kernudian dimasukkan ke dalam brankas dan disimpan diruang Propam atau tempat lain yang dianggap aman dengan tiga kunci yang disimpan Kapolda/ Waka Polda, Tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal.
4) Pelaksanaan ujian diawasi oieh Panitia, Tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal.
5) Koreksi hasil ujian dilaksanakan hari itu juga munggunakan Scaner secara terbuka di rupatama dengan menggunakan LCD serta disaksikan oleh Pengawas internal dan Pengawas eksternal.
6) Kalau tidak dapat dikoreksi pada hari itu karena alasan waktu dan lain hal hasil ujian dibungkus dan disegel serta dibuat berita acara kemudian dimasukkan ke dalarn brankas dan disimpan diruang Propam atau tempat lain yang dianggap aman dengan tiga kunci yang disimpan Kapolda/ Waka Polda, Tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal
7) Hasil Koreksi setelah selesai seketika itu juga langsung dibuatkan Skep kelulusan dan ditandatangani oleh Kapolda serta dimumkan secara terbuka.
Nilai hasil ujian seleksi dimasukkan dalam Flasdisk dan disimpan dalam Brankas beserta Print Out yg teiah ditandatangani oleh Panitia Pengawas internal dan Pengawas eksternal.
d. Uji Kesamaptaan jasmani.
1) Uji Kesarnaptaan Jasmani dilaksanakan secara terbuka dan transparan di iapangan yang ditentukan dengan pengawasan secara ketat oleh tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal.
2) Hasil Pelaksanaan Uji di lapangan di tempel pada papan hasil nilai (Scoring Board) yang ditanda tangani oleh panitia` dan tim Pengawas internal serta Pengawas eksternal agar sernua orang termasuk calon sendiri dapat melihat dengan mudah.
3) Hasil Scoring Board masing masing item dibuat juga dalam lembar kertas yang pada saat itu juga langsung diberikan kepada calon dengan ditandatangani terlebih dahulu oleh panitia dan calon itu sendiri.
4) Hasil Scoring Board dipindah ke komputer kemudian dilakukan penghitungan secara terbuka dengan menggunakan aplikasi sistem komputer seperti pada pelatihan operator komputer pada Rakernis Bin SIDM Polri TA. 2007 dan disaksikan oleh Pengawas internal dan Pengawas eksternal.
5) Hasil penilaian dengan Scoring Board disimpan dengan baik sebagai arsip yang sewaktu waktu dibutuhkan untuk Cross Cek hasil bagi para calon.
6) Hasil perhitungan uji Kesjas setelah selesai seketika itu juga dibuatkan Skep dan ditanda tangani oleh KaPolda serta diumurnkan secara terbuka.
7) Nilai hasil ujian seleksi dimasukkan dalarn Flasdisk dan disimpan dalarn Brankas beserta Print Out yang telah ditandatangani oleh panitia Pengawas internal dan Pengawas eksternal.
e. Sidang Penetapan Kelulusan Akhir.
1 ) Sesuai Jadwal yang telah ditentukan.
2) Secara transparan, terbuka untuk umum dihadiri oleh orang tua peserta, peserta, Tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal.
3) Sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan menggunakan Aplikasi Sistem Kornputer yang telah dilaksanakan pada Rakernis Bin SIDMI Polri TA. 2007.
12. Adapun tugas dan tanggung jawab Kapolda selaku ketua Panda Penerimaan Brigadir Polisi TA. 2009 serta hal hal lain yg berkaitan dengan pelaksanaan Penerirnaan Brigadir Polisi TA. 2009 yang beium tercantum dalam Surat Keputusan ini agar berpedoman pada Skep KaPolri No. Pol : Skep/49/II/2009 tanggal 04 Pebruari 2009 Tentang Penerirnaan Brigadir Polisi TA. 2009 beserta perubahannya.
13. Pembukaan pendaftaran dimulai tanggal 27 April s/d 16 Mei 2009 bertempat di masing rnasing Poltabes/Polres/Ta
(sumber:komisi kepolisian indonesia)
Sopir Angkot Trayek 14 Bhayangkara Mogok Jalan
Ditulis pada, 24 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi
SUKABUMI KOTA (24/04) - Puluhan sopir angkot trayek 14 Bhayangkara ber unjuk rasa ke kantor Pemda Kota Sukabumi dengan cara memarkirkan puluhan angkot di kiri – kanan jalan R. Syamsudin SH Sukabumi, meraka menuntut jalur agar Bus jurusan Bandung – Sukabumi dialihkan kembali ke jalur semula, Jum’at (24/04) siang.
Aksi yang berlangsung pkl. 13.00 wib , para sopir menuntut kepada Pemda Kota Sukabumi untuk meninjau kembali kebijaksanaan pengalihan jalur Bus jurusan Bandung – Sukabumi yang menurut penuturan para sopir angkot, pendapatan mereka menjadi tekor sejak jalur Bus yang datang dari arah Bandung jalurnya dialihkan dari simpang Smak. Semula setiap Bus yang datang dari arah Bandung jalurnya lurus ke bawah melewati jl. Suryakencana – Kimia Farma, jl. Perintis Kemerdekaan, - jl.Jend. A. Yani, jl. Araha - masuk Terminal, namun sejak ahir Maret 2009 jalurnya dirubah dari simpang Smak ke jalan Bhayangkara, dengan perubahan jalur ini menurut para sopir Bhayangkara penghasilannya menjadi berkurang. “ bayangkan pak, setiap tujuh menit ada bus yang lewat tanpa ada satu penumpangpun yang turun, padahal biasanya setiap Bus yang datang dari Bandung selalu menurunkan antara 3 sampai 5 penumpang di simpang Smak, sehingga kami tidak mendapatkan penumpang dan pendapatan kami menurun “ tutur Dedi, sopir Bhayangkara 14.
Guna menghindari kemacetan, jajaran Polantas Polres Kota Sukabumi bersama petugas Dishub mengadakan pengaturan sehingga arus lalu lintas tetap normal.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, MSi, bersama Kabag Binamitra Kompol Sumarta Setiadi SH, MH dan Kasat Lantas AKP Iskandar turun langsung ke lapangan dan meminta para sopir tetap operasional melayani penumpang kemudian menunjuk perwakilan mereka untuk bisa menyampaikan permasalahan dan keluhannya kepada Dewan dan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, ahirnya dalam waktu kurang dari satu jam para sopir mengerti dan setuju kemudian beroperasi kembali melayani penumpang. ( B.12- Ma’ruf ).
Polisi tangkap Pengedar Ganja
Ditulis pada, 23 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi
SUKABUMI KOTA (23/04) - YM (29), penduduk Parungseah Kec/Kab. Sukabumi Rabu (22/4), terpaksa meringkuk di tahanan Polres Kota Sukabumi, Pasalnya YM menyimpan barang haram berupa Cimeng alias Daun Ganja kering untuk dikonsumsi sendiri dan sebagian dijual kepada orang lain.
Polisi Satuan Narkoba Polres Kota Sukabumi yang mendapat informasi dari masyarakat berhasil membekuk YM yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir Angkutan Kota trayek Bhayangkara, dari hasil pemeriksaan kasus penyalah gunaan Narkotika kemudian berkembang sehingga ahirnya ditangkap pula para pelaku lainnya, masing-masing DH, (27) warga Bojongsawah Kec. Sukaraja Kab Sukabumi, FER (20) warga Kebonpedes Kab. Sukabumi, HER (19) warga Cibeureum Kota Sukabumi, AR (17) warga Benteng Warudoyong Kota Sukabumi, RM (26) warga Nyomplong Warudoyong dan SUH (24) warga Bojongsawah Kec. Sukaraja Kab Sukabumi.
Selain manangkap tujuh pelaku diatas, arapat yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Kuslin juga berhasil menyita barang bukti satu paket daun ganja terbungkus kertas koran yang disembunyikan diatas kusen rumah pelaku dan 4 linting daun ganja serta satu puntung daun ganja bekas pakai. Kini para pelaku mendekam di Sel Tahanan dan dijerat dengan pasal 82 Jo 84 Jo 78 UU RI Nomor 22 Tahun 1997 dengan ancaman Hukuman yang berat. ( B.12 – Ma’ruf )
POLRESTA SUKABUMI AMANKAN PELAKU `TRAFIKING
Ditulis pada, 21 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi
Pelaku HF saat ditemui mengaku dirinya sebagai sponsor TKW, sering merekrut calon tenaga kerja untuk dikirim ke Timur tengah dan sudah terbiasa mendapat orderan yang umumnya para wanita melalui perusahan di Jakarta dikirim ke Arab, ia ditangkap aparat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Sukabumi di daerah Lembursitu Kota Sukabumi, setelah hampir satu tahun menjadi target Daftar Pencarian Orang ( DPO ) oleh pihak Kepolisian Resor Kota Sukabumi.
Berdasarkan laporan pengaduan dari korban trafiking Mayang ( nama samaran-red), 21 th, janda manis beranak satu warga Surade Kabupaten Sukabumi, awalnya pada bulan Maret 2008 bertemu dengan pelaku, dan keduanya menjadi akrab, hari berikutnya pelaku menawari pekerjaan kepada korban untuk bekerja di luar negeri ( Singapura ) dengan janji akan mendapat gaji banyak dan kerjanya tidak cape. Korban langsung tergiur dan pada tanggal 1 April 2008 korban mau diajak pelaku ke Jakarta, kemudian diserahkan kepada Mr Aseng dan pelaku mendapatkan uang Rp. 2.500.000 dari Mr. Aseng.
Korban ternyata tidak sendirian, di rumah Mr. Aseng ada beberapa wanita lainnya, kemudian pada tanggal 5 April 2008 pagi melalui Bandara Soekarno Hatta Cengkareng diterbangkan ke Pontianak Kalbar, selanjutnya ada yang menjemput dan naik Bus ke Entikong kuching dan sesampainya di labuan Malaysia diharuskan untuk melayani nafsu tamu laki-laki di Cape Tiptop milik Ahong, Tiga bulan kemudian korban bisa kembali ke Indonesia ( Sukabumi) setelah dijemput aparat Kedutaan bersama-sama Polisi di Malaysia. Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian ( SPK ) Polres Kota Sukabumi dengan bukti Laporan Nomor : LP/B/315/VII/2008/Spk tanggal 23 Juli 2008.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, MSi melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kota Sukabumi, Ajun Komisaris Polisi IGK Warjana, saat ditemui membenarkan adanya penangkapan pelaku trafiking. “ Pelakunya HF saat ini masih dalam proses Penyidikan, mudah-mudahan secepatnya selesai dan dapat segera disidangkan “ ujarnya kepada Reporter SSN.
Tersangka HF bakal dijerat dengan UURI Nomor 21/2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (“UU PTPPO”) dan pasal 297 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang perdagangan wanita dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, kata IGK Warjana. ( B.12 – Ma’ruf ).
POLRES KOTA SUKABUMI AMANKAN PELAKSANAAN UN
Ditulis pada, 21 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi
SUKABUMI KOTA (21/04) - Hari ini, 5.407 siswa-siswi tingkat SMA/SMK/MAdan sederajat di Kota Sukabumi melaksanakan Ujian Nasional ( UN ). Untuk kelancaran pelaksanaannya, Polres Kota Sukabumi mengerahkan ratusan personelnya yang disebar mulai dari pengamanan soal Ujian di Kantor Diknas Kota dan Kabupaten Sukabumi serta di sekolah-sekolah penyelenggara Ujian Nasional ( UN ).
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, M.Si turun langsung ke kantor Diknas Kota dan Kabupaten Sukabumi memantau kesiapan pendistribusian soal-soal UN dan di Sekolah-sekolah serta melihat kesiapan para anggota Polri yang melaksanakan pengamanan.
Menurut Kapolresta Sukabumi, seluruh personel bertugas untuk mengamankan dan mengawasi jalannya pelaksanaan UN, mulai dari pengamanan soal-soal Ujian hingga pelaksanaan UN selesai. Dengan begitu, diharapkan bisa meminimalisasi kemungkinan terjadinya kebocoran soal.
“Pengamanannya mulai dari saat datangnya soal-soal UN di Kantor Diknas, distribusi soal UN ke Sekolah-sekolah penyelenggara UN, kemudian pada saat soal-soal Ujian sudah tiba di gedung sekolah, anggota Polri hanya berjaga di luar kelas, agar konsentrasi peserta UN tidak terganggu,” katanya.
Kabag Ops Kompol Agus Subandi, SH dan Kabag Binamitra Polres Kota Sukabumi Kompol Sumarta Setiadi SH, MH, mengungkapkan, pengamanan pelaksanaan UN dilakukan dengan sistem pengamanan terbuka ( Pamka ) dan Pengamanan tertutup ( Pamtup ). Artinya ada anggota yang berjaga dengan memakai pakaian Dinas dan petugas yang berpakaian sipil. “Saat ini pengawasannya sudah melekat. Anggota sudah berjaga di lokasi tempat soal UN berada. Pengamanannya dilakukan secara terbuka maupun tertutup,” katanya.
Pengawasan oleh Diknas juga diperketat
Pengawasan pelaksanan ujian nasional (UN) tingkat SMA/sederajat di Kota Sukabumi diperketat. Para siswa peserta UN, selain dilarang membawa handphone ke dalam ruang ujian, juga dilarang keluar masuk Toilet saat pelaksanaan ujian berlangsung. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mempersempit peluang para siswa untuk berbuat curang dalam melakukan pengisian soal ujian.
” Sebelum hari pelaksanaan, kami dari panitia ujian sudah mengingatkan para siswa agar tidak membawa handphone. Begitupun, mereka diimbau untuk tidak bolak-balik ke Toilet, kami juga batasi sebelum jam ujian berlangsung dan sesudahnya. Hal itu dilakukan, supaya pelaksanaan ujian bisa berjalan sesuai harapan,” ujar Kadisdik Kota Sukabumi, Drs.Sanusi Harjadireja didampingi panitia UN, Drs.Jaelani Soemanteri. ( B.12 – Ma’ruf )













