Polres Kota Sukabumi, Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2009.
Ditulis pada, 12 September 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA (12/09) - Menjelang hari raya Idul Fitri yang identik dengan rutinitas mudik, Polres Kota Sukabumi menggelar apel pasukan operasi Ketupat Lodaya 2009 di lapangan Merdeka Kota Sukabumi, Sabtu (12/09/2009). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Walikota Sukabumi Drs. HM. Mulyono MM.
Apel gelar pasukan ini diikuti sekitar 700 personil dari berbagai kesatuan dan instansi yaitu 8 Unit Kendaraan R.4 Patwal Lantas, 12 Unit Kendaraan R.2 Patmor Lantas, 5 Unit Kendaraan R.4 Patroli Samapta, 12 Unit Kendaraan R.2 Patmor Samapta, 1 SST Polwan, 1 SSK Sub Satgas Lidik, Matcartrans, Turdal Lalin, pengamanan dan bantuan serta 2 SSK Personil Pospam Jalur Cisaat – Kota Sukabumi – Sukaraja.
Selain itu, juga hadir satgas instansi samping yang terdiri dari 1 SST TNI, 1 SST Dishub, 1 SST Satpol PP, 1 SST KBPPP, 1 SST Pemuda Pancasila, 1 SST Pemuda Panca Marga, 1 SST AMS, 1 SST Saka Bhayangkara, 4 Unit Kendaraan Damkar, 5 Unit Ambulance.
Wakil Walikota Sukabumi Mulyono dalam sambutannya menjelaskan
Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., selaku Inspektur Upacara, dalam kesempatannya menyampaikan sambutan tertulis Kapolri, Jenderal Polisi Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M., diantaranya menandaskan, untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri 1430 Hijriyah, Polri beserta aparat instansi terkait dan segenap komponen masyarakat, menggelar Operasi Ketupat 2009, dengan konsep operasi kewilayahan kendali pusat, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada segenap masyarakat, dengan mengutamakan keterpaduan antar instansi.
Dikatakannya, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2009, ditentukan Kriteria Daerah Operasi, yakni Polda Prioritas I, terdiri dari Polda Lampung, Polda Banten, Polda Metro Jaya, Polda Jabar, Polda Jateng, Polda DIY, Polda Jatim dan Polda Bali. Selanjutnya Polda Prioritas II, terdiri dari Polda NAD, Polda Sumut, Polda Sumbar, Polda Riau, Polda Sumsel, Polda Sulsel, Polda NTB dan Polda Kalsel. Kemudian Polda Imbangan, terdiri dari Polda Kepri, Polda Jambi, Polda Bengkulu, Polda Babel, Polda Kalteng, Polda Kalbar, Polda Kaltim, Polda Sulteng, Polda Sultra, Polda Gorontalo dan Polda Maluku Utara, serta Polda Pendukung, terdiri dari Polda Papua, Polda Sulut, Polda Maluku dan Polda NTT.
Untuk itu, Kapolri mengajak segenap aparat kepolisian di seluruh wilayah tanah air, agar senantiasa serius melaksanakan Operasi Ketupat ini, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik lagi, sebagaimana yang telah disampaikan Presiden RI, dalam Rapat Kabinet Paripurna, tanggal 10 September 2009 belum lama ini.
Diharapkannya, berbagai pengabdian yang dilakukan jajaran kepolisian beserta aparat instansi terkait dan segenap komponen masyarakat dalam operasi ini, menjadi catatan amal baik dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, serta menjadi konstribusi posotif bagi terpeliharanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, khususnya pada saat menjelang dan pasca perayaan Idul Fitri Tahun 1430 Hijriyah.
“Tahun ini jumlah pemudik secara nasional mencapai 16,3 juta orang dan kendaraan meningkat 10 persen dari tahun lalu. Sudah barang tentu akan berdampak kepadatan Lalu lintas dan potensi kerawanan sosial, Target dalam operasi ketupat Lodaya 2009 adalah melaksanakan Pengamanan guna mengurangi Kecelakaan lantas, mencegah kemacetan Lalu lintas dan pada saat mudik dan arus balik serta cegah kejahatan,” tambah Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, Msi. seusai upacara.
Pembangunan Terminal Tipe A Sukabumi selesai 2010
Ditulis pada, 10 September 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA - Pembangunan terminal tipe A yang terletak di Jln. Baru Lingkar Selatan (Lingsel), Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros Kota Sukabumi terus dipercepat. Itu terjadi karena kondisi terminal Bus yang ada sekarang di Jalan Jend. Sudirman selain sempit juga sudah mengalami overkapasitas.
“Sesuai perencanaan, paling lambat 2010 terminal tipe A di Jln. Lingkar tersebut sudah bisa difungsikan atau dioperasikan untuk melayani masyarakat. Kini pembangunan terminal terus dipercepat,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan di ruang kerjanya, Selasa (8/9).
Untuk tahap awal 2009, kata Andri, pembangunan terminal baru Lingkar Sukabumi akan diawali dengan pembuatan emplasemen, gedung kantor, dan sejumlah infrastruktur lainnya. Sesuai ketentuan, pembangunan akan memakan waktu sekitar tiga bulan lebih.
“Untuk menghadapi operasional terminal tersebut, kini terus dilakukan penyempuraan sejumlah struktur bangunan di dalam terminal. Di antaranya pembuatan emplasemen, saluran drainase, dan sejumlah sarana lainnya,” ungkapnya.
Meskipun dalam pembangunan terminal tipe A itu sempat ada keterlambatan distribusi bahan material dari luar Sukabumi, katanya, namun ia optimis pembangunan terminal akan selesai sesuai jadwal. Oleh karena itu, terus dilakukan penyempurnaan-penyempurnaan.
“Setiap minggu, kita terus mengevaluasi tahapan-tahapan pembangunan terminal tersebut. Dengan begitu, pembangunan terminal bisa selesai sesuai dengan ketentuan atau jadwal,” katanya.
( Sumber GM)
Sebuah Angkot Cisaatan Hangus Terbakar
Ditulis pada, 10 September 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA - Sebuah mobil angkutan kota (angkot) jurusan Cisaat – Sukabumi hangus terbakar alias tutung. Peristiwa ini terjadi di jalur padat Jalan KH A Sanusi (Jalan Raya Sukabumi-Bogor) Ciseureuh Desa Sukaresmi Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, Senin (7/9) siang. Kebakaran yang menimpa angkot nopol F 1948 UA itu tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja arus lalu lintas macet hingga beberapa kilometer dalam waktu sekitar satu jam.
Keterangan yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP) peristiwanya terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu angkot yang dikendarai Ade sujana (35) dalam posisi berhenti untuk mengambil penumpang. Namun dari arah belakang ditabrak truk colt diesel bernomor polisi B 9382 DJ yang sarat muatan pakan ayam sehingga terdorong beberapa meter dan menabrak trotoar kemudin terguling. ”Saya berada di bawah dan bisa keluar karena kaca depan pecah,” aku Ade seraya memperlihatkan luka kecil pada tangannya akibat tergores kaca. Para penumpang yang hanya tiga orang dan dua diantaranya merupakan rekan Ade Sujana berhasil keluar lewat pintu. Diduga berbarengan dengan tergulingnya angkot bensinpun nampaknya ikut tumpah dan terjadi percikan api yang langsung membakar kendaraan.
Kini peristiwa kebakaran yang menimpa angkot jurusan Sukabumi-Cisaat tersebut ditangani Satuan Lalu Lintas Polresta Sukabumi. Dan api yang membakar angkot tersebut akhirnya dipadamkan setelah satu Unit Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di TKP.
DPO Terorisme di sebar
Ditulis pada, 2 September 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi
Bagi anda yang pernah melihat dan mengetahui keberadaan Noordin M Top, jangan pernah ragu untuk melaporkan kepada pihak Kepolisian,karena dengan informasi anda maka akan sangat membantu terciptanya keadaan yang aman dari serangan terorisme.









