Polisi di Kota Sukabumi Tetap Siaga
Ditulis pada, 27 September 2009. dalam kategori: Berita Umum



SUKABUMI KOTA – Perayaan Idul Fitri merupakan momen penting bagi setiap umat muslim di tanah air. Berkumpul bersama keluarga besar dan saling bermaaf-maafan, adalah tradisi yang begitu dinantikan. Bersyukur dapat berkumpul bersama dengan keluarga di kampung halaman, adalah sebuah anugerah yang begitu besar bagi sebagian masyarakat yang merayakan Lebaran.
Tapi tidak bagi para petugas Kepolisian, saat lebaran tiba justru disibukan dengan tugas yang harus dijalankan. Profesi sebagai anggota kepolisian adalah salah satunya di saat sebagian besar profesi lain serta komunitas masyarakat Indonesia pada umumnya sedang menikmati Lebaran, anggota kepolisian justru bergelut dengan pekerjaannya.
Sehingga sebelum, pada saat dan sesudah Lebaran pun, para personil kepolisian Resor Kota Sukabumi terpaksa tidak bisa berkumpul dengan keluarganya. Namun kalau Lebaran bisa berkumpul dengan keluarga, justru menjadi sesuatu yang luar biasa. “Seluruh anggota Polres Kota Sukabumi tidak ada yang mudik saat Idul Fitri, karena jajaran Kepolisian justru harus tetap berada di lapangan melaksanakan tugas sampai pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2009 dinyatakan selesai, untuk mengamankan masyarakat yang merayakan Idul Fitri,” tandas Kapolres Kota Sukabumi, AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono M.Si.
Menurutnya, hampir semua anggota kepolisian khususnya yang bertugas di Kepolisian Resor Kota Sukabumi, sibuk dengan tugas dan kewajibannya saat Lebaran tiba. Tidak terkecuali dirinya, sebagai orang nomor satu di jajaran Polres Kota Sukabumi yang setiap saat harus siaga di lapangan.
Situasi arus Mudik dan balik serta lokasi Objek Pariwisata di Kota Sukabumi sampai dengan hari Sabtu (27/9), relative aman, lancar dan kondusif. Kendaraan tak menunjukan kepadatan yang berarti. pemantuan di Pos Pengamanan ( Pospam) Terminal Bus, terlihat gelombang penumpang arus balik di Terminal Sudirman mengalami peningkatan, itupun hanya tujuan ke Kalideres. Sedangkan Bus jurusan Bandung dan Terminal Kampung Rambutan terlihat berjajar di Terminal menunggu penumpang.
Pabrik Figura PD. Rezeki Alam Kebakaran
Ditulis pada, 26 September 2009. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOTA – PD. Rezeki Alam, Sebuah pabrik pengolahan bahan baku Figura (bingkai) kayu di Jalan Raya Baros RT 01 RW 05 Kelurahan/Kecamatan Baros Kota Sukabumi dilalap si jago merah, Jumat siang (25/9) kemarin. Akibatnya perkampungan penduduk di sekitar pabrik pembuat figura kayu tersebut sempat diselimuti asap dan bau menyengat.
Dalam peristiwa kebakaran yang tidak menelan korban jiwa itu kerugian ditaksir mencapai Rp. 300 juta. Dan sumber api penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti. Pihak Kepolisian Resor Kota Sukabumi dan Kepolisian Sektor Baros saat ini sedang melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono M.Si disela-sela kesibukannya dalam pengamanan Arus Balik Lebaran Ops Ketupat Lodaya 2009 datang langsung ke Lokasi Kejadian dan memberikan petunjuk kepada petugas di lapangan agar mengambil langkah-langkah pemadaman secepatnya serta mengamankan warga masyakarat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Peristiwa kebakaran itu hanya menghanguskan sekitar 45 meter kubik kayu Pinus bahan figura yang terdapat di dalam salah satu ruang pemanasan (oven) yang berukuran 6 X 8 meter persegi. Kebakaran tersebut bukan kali pertama yang terjadi di pabrik milik Tintin Kartini (60) warga Jl. Pelabuhan II Sukabumi. Pasalnya hal serupa sempat terjadi sekitar setahun sebelumnya.
Keterangan yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran itu diketahui setelah ada api dan asap yang membesar dari dalam ruang oven. Karena saat itu memang di ruang oven yang terbakar sedang aktif. ”Disini ada enam ruang oven, namun hanya empat yang aktif. Dan salah satunya terbakar,” ungkap Slamet petugas keamanan PD Rezeki Alam.
Setelah mengetahui ruang oven terbakar, sejumlah karyawan pabrik berusaha melakukan pemadaman dengan kemampuan yang ada. Namun api nampaknya sangat sulit untuk ditaklukan bahkan semakin membesar. Akhirnya untuk memadamkannya pihak pabrik meminta bantuan Aparat Kepolisian Sektor Baros dan segera menghubungi Unit Pemadam kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi.
Sekitar pukul 13.30 WIB Unit Damkar Kota Sukabumi tiba di lokasi dan langsung berusaha melakukan pemadaman. Untuk menaklukan api di pabrik kayu itu sedikitnya diturunkan enam unit mobil Damkar yang salah satunya merupakan bantuan dari Kabupaten Sukabumi. ”Kami benar-benar kesulitan untuk memadamkannya, karena bahan yang terbakar semuanya terdiri dari bahan jenis kayu pinus ” kata Adi Supriatna seorang petugas Damkar disela-sela upaya pemadaman.
Adi menuturkan pihaknya akan berusaha memadamkan api di dalam oven itu. Kendatipun pada akhirnya api akan mati setelah kayu-kayu di dalam ruang oven itu habis terbakar dengan sendirinya. ”Kami berusaha agar api itu tidak merembet ke ruangan lain. Untung saja gudang penyimpanan terpisah sehingga kobaran api tidak menyambar lebih luas,” tuturnya.
Salah seorang adik pemilik pabrik, Hihi menjelaskan dirinya tidak mengetahui secara pasti terjadinya peristiwa kebakaran yang menimpa pabrik kayu kakaknya. ”Saya ke sini ingin melihat saja. Karena kakak saya sedang di Jakarta. Jadi tidak terlalu banyak yang saya ketahui,” jelas Hihi saat di TKP.
Hanya saja, Hihi mengungkapkan bahwa di dalam ruang oven biasanya terdapat sekitar 45 kubik kayu. Proses penyimpanan kayu dalam oven itu biasanya memakan waktu yang lama sekitar 14 hari. ”Kebakaran seperti ini pernah terjadi beberapa tahun lalu. Dan diduga kebakaran karena ada percikan api dari pipa di dalam oven yang bocor,” tandasnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah para petugas dari Unit Damkar Kota Sukabumi dan aparat Kepolisian harus berkutat malawan jilatan dan sambaran api. Unit Mobil Damkar beberapa kali mengambil air dari sumber air terdekat di sekitar Kecamatan Baros. ”Kami sudah berusaha menghimbau agar warga dan pemilik pabrik berhati-hati dengan peristiwa kebakaran,” ujar Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Baros, R. Samiarto yang berada di lokasi.
Hati-hati bagi para Pengunjung Objek Wisata, Ombak di Palabuhanratu 6 Meter
Ditulis pada, 21 September 2009. dalam kategori: Berita Umum
PALABUHANRATU - Tinggi gelombang laut di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP) Palabuhanratu mencapai 4 meter.
Data tersebut merupakan data dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). Tingginya gelombang perairan Palabuhanratu ini dipengaruhi oleh kencangnya angin yang mencapai 10-20 knot.
“Tingginya gelombang laut disebabkan kencangnya angin yang bertiup di laut,” kata Kepala PPNP Arief Rahman Lumata, kepada Antara, Minggu (20/9).
Ia mengungkapkan, tingginya gelombang ini tidak akan mempengaruhi pelayaran dan penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan. Walaupun tingginya mencapai 4 meter tetapi masih aman untuk melaut.
“Tingginya gelombang saat ini tidak mempengaruhi sistem pelayaran di Palabuhan Ratu,” ungkapnya.
Arief menambahkan, arus gelombang ini akan berakhir pada diperkirakan pada bulan Oktober, dan setelah bulan Oktober tersebut gelombang diperkirakan akan lebih tinggi karena akan datang angin barat, yang menyebabkan tingginya gelombang.
Pihaknya mengimbau kepada warga dan wisatawan yang merayakan Lebaran di Pantai Palabuharatu untuk berhati-hati pada saat berenang dan mengimbau. menggunakan peralatan renang yang memadai. 9sumber (PRLM)
334 Napi Mendapat Remisi Khusus dihari Raya Idul Fitri 1430 H
Ditulis pada, 21 September 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA - Sebanyak 334 Nara Pidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sukabumi, mendapat Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri Tahun 1430 Hijriyah. Adapun ke-334 Napi tersebut, terdiri dari 326 Napi laki-laki dan 8 Napi perempuan. Sedangkan dari jumlah Napi tersebut, sebanyak 13 Napi mendapat remisi bebas, dan sebanyak 321 Napi mendapat remisi antara 15 hari sampai dengan 1 bulan.
Remisi tersebut diserahkan Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., secara simbolis kepada 2 orang Napi yang mendapat remisi bebas, bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sukabumi, usai melaksanakan shalat Idul Fitri Tahun 1430 Hijriyah, Minggu pagi, 20 September 2009.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, selain menyerahkan transport kepada para Napi yang mendapat remisi bebas, juga menyampaikan sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Andi Mattalatta, diantaranya mengatakan, hari raya Idul Fitri merupakan hari yang sangat bahagia dan hari kemenangan, serta hari kembali ke fitri, khususnya bagi ummat Islam, yang telah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan, yakni bulan yang penuh rahmat, barokah dan ampunan.
Dikatakannya, setiap ummat Islam, pada bulan Ramadhan meng-ikhlaskan diri melaksanakan ibadah puasa, serta meng-ikhlaskan diri untuk mengendalikan hawa nafsu, menahan rasa lapar dan haus, serta menahan amarah dan meningkatkan amal ibadah.
Pada bagian lain sambutannya, Menteri Hukum dan HAM mengucapkan selamat kepada para Napi yang mendapat remisi, khususnya kepada para Napi yang mendapat remisi bebas, agar tetap meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Taalla, sebagai landasan dalam menjalani kehidupan di tengah-tengah keluarga dan masyarakat, seraya senantiasa menaati hukum, ber-akhlak dan berbudi luhur, serta memiliki makna dan berguna dalam hidup dan kehidupan.
Sedangkan kepada para Petugas Pemasyarakatan yang dengan ikhlas mengabdikan diri kepada nusa dan bangsa, Menteri Hukum dan HAM berharap, agar senantiasa meningkatkan semangat dan dedikasi yang tinggi, termasuk keimanan dan ketaqwaan. Sebab dengan keimanan dan ketaqwaan, akan menjadi insan pengayom yang baik, memiliki harkat dan martabat, serta terhormat dan menjadi tauladan, khususnya bagi para warga binaan Pemasyarakatan.
Selain itu, Menteri Hukum dan HAM, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pemerintah daerah, instansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat, yang telah memberi dukungan dan bantuan, khususnya dalam penyelenggaraan Pemasyarakatan.
Selamat Idul Fitri 1 Sawal 1430 H
Ditulis pada, 21 September 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
Kapolres Kota Sukabumi beserta Staf dan Segenap Bhayangkari Cabang Sukabumi mengucapkan ;
TAQOBBALALLOOHU MINNA WA MINKUM, SHIAMANAA WA SHIAMAKUM, TAQOBBAL YAA KARIIM, Selamat Idul Fitri 1 Sawal 1430 H, MINAL AIDIN WAL FAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
Ribuan Pemudik masuk Terminal Sudirman
Ditulis pada, 18 September 2009. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOT – Dua hari menjelang Idul Fitri 1430 H, para pemudik dari luar daerah mulai berdatangan dan memadati terminal Bus Jalan Sudirman Kota Sukabumi. Hal tersebut terlihat dengan melonjaknya jumlah penumpang yang tiba di Terminal Jalan Jenderal Sudirman Kota Sukabumi, Jum’at (18/9) siang.
Lonjakan penumpang yang datang mencapai sekitar 40 persen dibandingkan hari-hri sebelumnya. Para penumpang yang mudik mayoritas berasal dari arah barat, Jabodetabek dan sekirarnya. Kepala Pos Pengamanan ( Kapospam) Operasi Lodya 2009 Teriminal Sukabumi yang juga Kapolsek Warudoyong AKP Sri Widono dan beberapa anggota turut aktif mengatur dn membantu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Sudirman.
” Para Petugas Kepolisian di Pos Pengamanan (Pospam) Terminal Sudirman melaksanakan Pelayananan, Pengamanan dan dan pengawasan Arus Mudik di seputar Terminal, saat ini terpantau sudah ada peningkatan arus mudik, mayoritas para penumpang hanya transit kemudian melanjutkan perjalanannya ke wilayah Selatan Sukabumi ke wilayah Pajampangan,” Jelas Kapospam Terminal Sudirman.
Polres Kota Sukabumi Ringkus Pengedar Sabu
Ditulis pada, 16 September 2009. dalam kategori: Berita Umum


SUKABUMI KOTA (16/09) - Jajaran Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kota Sukabumi telah berhasil mengamankan seorang pengedar sabu ELW, 49 th, dengan barang bukti sekitar 15 gram shabu, Selasa (15/9) siang kemarin.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono M.Si didampingi Kepala Satuan Narkoba AKP Kuslin, menjelaskan bahwa satu pengedar sabu berikut barang bukti belasan gram kristal sabu telah diamankan Satuan Narkoba Selasa siang kemarin. ” Satu orang pemain lama yang baru dua bulan keluar dari LP, berhasil diamankan, berikut barang buktinya sabu sekitar 15 gram,” tuturnya di ruang kerjanya.
Ditegaskan Kapolresta, pihaknya telah berhari-hari mengintai gerak gerik pelaku dan setelah pengumpulan bahan keterangan lengkap petugas kami langsung masuk rumah di daerah Tipar dan saat itu mendapati Pelaku ELW sedang mengemas sabu dalam kantong plastik kecil yang rencananya akan diedarkan di Sukabumi.
Saat melakukan penangkapan dan penggeledahan itu, ELW tidak dapat mengelak dan langsung digelandang ke Polres Kota Sukabumi guna proses pemeriksaan lebih lanjut.
Masyarakat Dihimbau Agar Waspada saat berada di pusat keramaian massa
Ditulis pada, 14 September 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA - Kepala Kepolisin Resor Sukabumi, AKBP Drs. Moch. Hendra Suhartiyono M.Si mengingkatkan masyarakat untuk selalu waspada saat berada di pusat keramaian massa. Pasalnya, pusat keramaian seperti Pasar, Mall dan terminal serta jalan sangat rawan terjadinya tindak kejahatan dan Kecelakaan Lalu lintas. Untuk mengantisipasi hal itu, aparat kepolisian telah mendirikan sejumah pos pengamanan dalam rangka penyambutan Lebaran Idul Fitri 1430 hijriyah.
Pernyataan itu diungkapkan Kapolresta usai melakukan gelar pasukan di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, akhir pekan kemarin. Untuk menghindari terjadinya kerawanan sosial, Polresta telah menerjunkan 2/3 pasukan yang jumlahnya mencapai sekitar 500 personil. Selain itu, pengerahan personil juga mendapat bantuan dari Kodim 0607 Sukabumi, Satuan Polisi Pamong Praja dan aparat dari Dinas Perhubungan.
”Ratusan personil pengamanan ini akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang rawan kemacetan lalu lintas dan tindak kejahatan. Daerah yang rawan kemacetan dan tindak kejahatan adalah pusat perbelanjaan seperti Mal dan terminal,” ujar Hendra.
Untuk pengamanan lalu lintas, kata Hendra, telah disiapkan personil gabungan yang melibatkan Satlantas Polresta Sukabumi bersama Dinas Perhubungan. Mereka akan menempati pos pengamanan lalu lintas menjelang lebaran dan setelah lebaran. Jumlah pos pengamanan yang disiapkan sebanyak sembilan antara lain di Terminal Sudirman, Terminal Lembursitu, Jalan RE Martadinatta, Bundaran Sukaraja, Jalan Lingkar Selatan serta sejumlah polsek dan Mapolresta sebagai pos induk.
Selain harus waspada saat berada di pusat keramaian, Kapolresta juga mengingatkan para pemudik berhati-hati terhadap tindakan kejahatan berbentuk pembiusan. Kejahatan ini biasanya terjadi pada saat pemudik sedang berada di dalam kendaraan umum. Kasus pembiusan sering kali terjadi disaat masyarakat sibuk dengan aktivitas arus mudik lebaran.
Kapolres Kota Sukabumi Buka Bersama Anak Yatim Piatu
Ditulis pada, 14 September 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA - Kapolres Kota Sukabumi melaksanakan buka bersama dengan anak yatim piatu yang berasal dari sejumlah yayasan dan warga sekitar Kota Sukabumi, Jum’at (11/09 petang di halaman Mapolres Kota Sukabumi jalan Perintis Kemerdekaan No. 10 Sukabumi dan acara tersebut diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Bripka KH Jujun Junaedi.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs.Moh Hendra Suhartiyono M.Si mengatakan, kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan polisi dan masyarakat serta memberikn santunan kepada anak yatim piatu. “Melalui kegiatan ini semoga apa yang kita berikan menjadi manfaat bagi anak-anak yatim piatu,” ungkap Kapolres.
Dalam acara tersebut dihadiri Waka Polres Kompol Didi Hayamansayah, Sik, MH, para Perwira Polres Kota dan Kapolsek serta anggota Polres Kota Sukabumi.
Sebuah Angkot Sukarajaan Hangus Terbakar
Ditulis pada, 12 September 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA – Sebuah mobil angkutan kota (angkot) jurusan Sukaraja – Sukabumi hangus terbakar. Peristiwa ini terjadi di jalur padat Jalan RA Kosasih (Jalan Raya Sukabumi-Cianjur) tidak jauh dari Makodim 0607 Sukabumi. Jum’at (11/9) sore. Kebakaran yang menimpa angkot nopol F 1953-Z itu tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja arus lalu lintas macet hingga beberapa kilometer.
Empat hari sebelumnya Sebuah mobil angkutan kota (angkot) jurusan Cisaat – Sukabum hangus terbakar, menimpa angkot nopol F 1948 UA di Jalan KH A Sanusi (Jalan Raya Sukabumi-Bogor) Ciseureuh Desa Sukaresmi Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, Senin (7/9) siang.
Keterangan yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP) peristiwanya terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu angkot yang dikendarai Hery Haryanto (35) warga Kp. Cimuncang Rt.02/03 Desa dan Kecamatan Kebonpedes Kab Sukabumi, tiba-tiba mengalami gangguan kemudian mengeluarkan percikan api, diduga akibat konsleting pada bagian rotak sehingga menghanguskan kendaraan angkot tersebut.
Beruntung warga yang ada di sekitar lokasi kejadian sigap dan langsung memadamkan api sehingga tidak menjalar ke pemukiman penduduk, selang tidak lama kemudian petugas Polisi datang ke Lokasi kejadian dan mengurai kemacetan sehingga arus lalu lintas lancar kembali.








