Muspida Kota Sukabumi Pantau Pilpres
Ditulis pada, 9 Juli 2009. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOTA (08/07) - Muspida Kota Sukabumi Rabu (8/7) memantau jalannya pelaksanaan pesta demokrasi ke beberapa TPS di Kota Sukabumi yang secara serentak melakukan proses pencontrengan dalam Pilpres 2009.
Tampak dalam rombongan ini Walikota Sukabumi H. Moh. Muslikh Abdusyukur, M.si, Kepala Secapa Polri Brigadir Jenderal Polisi Drs. Edi Prawoto, SH, HUM, Kapolres Kota Sukabumi Ajun Komisaris Besar Polisi Drs. Moh. Hendra Suhartiyono, M.Si, Dandim Sukabumi Letkol Kav M. Yusuf S.Sos, Wakil Walikota Sukabumi Drs. Mulyono, MM dan unsur SKPD Kota Sukabumi lainnya.
Selain meninjau TPS di Komplek Perguruan Taman Siswa Kec. Cikole, rombongan juga meninjau TPS-TPS lainnya antara lain TPS di Karamat Kec. Gunung Puyuh, TPS Jl. Araha Kec. Warudoyong, TPS di Komplek SMAN I Citamiang, TPS Lembursitu, TPS Perum Baros dan TPS Perum Sindang Palay Kec. Cibeureum, juga memantau TPS-TPS lainnya.
Pelaksanaan pencontrengan tanda gambar Capres dan Cawapres Indonesia periode 2009-2014 di Kota Sukabumi ini benar-benar berjalan tenang dan damai. Ini menggambarkan adanya kedewasaan berpolitik dari masyarakat Kota Sukabumi yang memang menginginkan suasana Keamanan dan Ketertiban masyarakat ( Kamtibmas) yang benar-benar kondusif dan tenteram.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh. Hendra Suhartiyono, M.Si menyebutkan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada pelaksanaan digelarnya Pilpres/Wapres di Kota Sukabumi ini sangat kondusif, aman dan terkendali. “ Syukur Alhamdulillah hasil pemantauan jajaran Kepolisian Resor Kota Sukabumi, pada saat berlangsungnya pelaksanaan pencontrengan Pilpres 2009 ini berjalan Kondusif, tertib, aman, lancar dan damai.” Ujar Kapolres Kota Sukabumi. ( B.12-mrf ).
TNI dan Polri Gelar Apel Bersama, Amankan Pilpres
Ditulis pada, 7 Juli 2009. dalam kategori: Berita Umum





href="http://polreskotasukabumi.net/wp-content/uploads/2009/07/2-patroli-pam-pilpres-tni-polri.jpg">


SUKABUMI KOTA (07/07) – Tinggal sehari lagi menjelang pelaksanaan Pilpres 2009, TNI/Polri menggelar Apel kesiapan untuk pengamanan. Apel bersama yang digelar di halaman Polres Kota Sukabumi ini diikuti sekitar 350 personel TNI dan Polri, dilanjutkan dengan Patroli Gabungan kelilingi Kota Sukabumi.
Apel Bersama ini dihadiri oleh Wakil Walikota Sukabumi Drs. Mulyono, MM, Secapa Polri Sukabumi, Kodim 0607 Sukabumi, Subdenpom Sukabumi, Yon 310 dan Yon Armed 13 Cikembar Kabupaten Sukabumi.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, M.Si menjelaskan bahwa TNI dan Polri selalu Solid dan akan melakukan pengamanan bersama-sama ke obyek vital dan daerah-daerah yang dianggap rawan selama berlangsungnnya kegiatan pilpres.
“Kita harapkan tidak ada hal-hal yang mengganggu pada pelaksanaan Pilpres dan kita selalu berkoordinasi serta bekerja sama dengan TNI,” ujar Kapolres Kota Sukabumi usai memimpin upacara, Selasa (7/7/2009).
Kapolres Kota Sukabumi mengaku bahwa pada hari Senin tanggal 6 Juni 2009 (kemarin) sudah menerjunkan 302 Personil untuk mengamankan sebanyak 1.258 TPS yang tersebar di lima belas Kecamatan, bersama-sama anggota Linmas.
Sedangkan dari jajaran TNI akan selalu memback up. “Mereka akan berpatroli bersama Polri ke tempat-tempat rawan sesuai dengan situasi dan kondisi dan mereka diturunkan saat dibutuhkan,” jelasnya. (B.12-mrf)
POLRESTA SUKABUMI TERJUNKAN PERSONIL, AMANKAN PILPRES
Ditulis pada, 6 Juli 2009. dalam kategori: Berita Umum



SUKABUMI KOTA (06/07) - Setelah melaksanakan Apel Pergeseran Pasukan ( Serpas ) Pengamanan Pemilu Presiden ( Pilpres) 2009, sebanyak 302 Personil Polres Kota Sukabumi langsung memasuki Pos Pengamanan TPSnya masing-masing, ditambah petugas lainnya yang secara rutine malaksanakan Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli ( Turjawali ).
Dalam pengamanan Pilpres 2009 ini, Polres Kota Sukabumi selain menerjunkan seluruh personilnya untuk melaksanakan Pengamanan bersama-sama anggota Linmas di 1.258 TPS , juga menerjunkan personil lainnya dalam kegiatan Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli, sebanyak duapuluh empat Kend. Patroli Ranmor R.4 (Patwal) dan Seratus duapuluh lima Patroli Ranmor R.2 ( Patmor ) yang bertugas secara Mobil memantau TPS-TPS yang tersebar di lima belas Kecamatan wilayah Hukum Polres Kota Sukabumi. Personil Pam Pemilu mulai masuk Pos Pam TPSnya masing-masing mulai H-2 ini, selain untuk mengenali daerah yang menjadi tanggung jawab tugasnya juga mengantisipasi gangguan yang tidak diinginkan, sebelum, pada saat dan setelah pelaksanaan pemungutan suara.
PERGESERAN PASUKAN.
Pada hari Senin tanggal 06 Juli 2009, bertempat di Halaman Polres Kota Sukabumi, seluruh personil Polres Kota Sukabumi melaksanakan Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu Presiden ( Pilpres ) 2009. Dalam kegiatan Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kota Sukabumi, AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, M.Si dan diikuti oleh Waka Polresta para Kabag, Kasat, Kapolsek serta seluruh personil jajaran Polres Kota Sukabumi.
Kapolresta menekankan agar anggotanya tidak menggunakan senjata api (Senpi) dalam mengatasi masalah pemilu. Kecuali jika situasinya sudah sangat darurat dan itupun hanya atas persetujuan Pimpinan, juga mengingatkan agar anggotanya agar dapat menyesuaikan diri, bersikap ramah, selalu menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, tidak arogan dan tidak memberikan pendapat di TPS soal sah atau tidaknya surat suara. “Tugas kita hanya mengamankan pemilu saja,” tandasnya.
Dalam pengarahannya Kapolres Kota mengingatkan kepada seluruh Polri harus netral dan tidak berpihak dalam pemilu. Menurutnya, polisi memiliki tugas dan tanggungjawab yang berat untuk mengamankan pemilu dan ini adalah merupakan kepercayaan dan kebanggaan bagi polisi, mengingat pelaksanaan Pemilu hanya tinggal dua hari lagi, dia meminta anggotanya untuk segera mengenali dan mengamankan TPS yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya masing-masing sejak proses pemilihan hingga proses hitungan di PPK selesai. “ Kami meminta anggota untuk bisa kerjasama dan bangun komunikasi dengan petugas KPPS, Linmas, RT/RW dan kepala kelurahan /desa serta aparat terkait lainnya ” tambah Kapolresta Sukabumi. ( B.12- Ma’ruf ).
Perampas Angkot Diringkus Polisi
Ditulis pada, 6 Juli 2009. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOTA (06/07) - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Citamiang Polres Kota Sukabumi, Minggu (05/07) kemarin berhasil meringkus dua Pelaku Perampasan Kendaraan Angkutan Kota Suzuki Carry, No. Pol : F 1947 TI,. Dua tersangka perampas Kendaraan Angkutan Kota (Angkot) jurusan Sukaraja-Ramayana itu, saat ini sudah diamankan petugas, masing-masing EJ (27) warga Kp. Babakan Caringin, Kec. Citamiang dan ED (32) warga Kel. Tipar, Kec. Citamiang, Kota Sukabumi saat ditangkap petugas, keduanya dalam kondisi teler.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, M.Si melalui Kapolsek Citamiang AKP Dedi Sudrajat S.Sos, saat ditemuai membenarkan kejadian perampasan Kendaraan Angkot disertai penganiayaan terhadap korban Hendra Muda Hasibuan (22) warga Kp. Cipriangan Rt 01/06 Desa Semplak Kec. Sukalarang Kab. Sukabumi ” Kami sudah menangkap dua tersangka pelakunya, setelah kami mengepung tempat persembunyiannya,” Ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Citamiang.
Untuk mempertanggungjawab perbuatanya, kata Dedi Sudrajat, tersangka kini meringkuk di sel Mapolsek Citamiang. Mereka masih terus diperiksa secara intensif terkait pengusaan mobil angkot milik korban. ” Kedua tersangka kini masih terus diperiksa petugas dan dijerat Pasal 365 KUHP jo pasal 170 KUHP ” tegas Dedi.( B.12 – mrf )
Khitan Massal di Polres Kota Sukabumi
Ditulis pada, 4 Juli 2009. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOTA (04/07) - “ Berakit-rakit ke hulu, berenang ketepiaan, bersakit-sakit dahulu …bersenang kemudiaaan…” Potongan lirik lagu milik Raja Dangdut Rhoma Irama ini mengiringi suasana khitanan masal dalam rangka Hari Bhayangkara ke-63 di Graha Rekonfu Mapolres Kota Sukabumi, Jln. Perintis Kemerdekaan No. 10 Kota Sukabumi Sabtu (04/07) sejak pukul 07.30 WIB hingga pukul 14.00 WIB.
Meski dalam suasana sederhana, namun antusias dari 28 anak-anak sungguh luar biasa. Dengan diantarkan orangtuanya masing-masing, mereka setia menunggu giliran masuk ruangan aula untuk disunat. Di dalam aula, terdapat empat tempat bedah sunat oleh tim dokter dari Rumah Sakit Kartika Sukabumi dibantu Urdokkes /Tim medis Polres Kota Sukabumi Penata Satu Sri Wulani Irawati dan dari jajaran polisi ikut dalam proses khitanan tsb.
Proses sunatan pun tidak luput dari jerit tangis dan teriak kesakitan. Namun kesabaran dari tim dokter seolah memutus ketegangan anak maupun orangtua yang mendampingi proses khitanan. Untungnya, setiap tangisan si anak tidak berlangsung lama. Begitu proses menyunat selesai, tangisannya mereka pun mereda dan langsung diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Terlebih lagi, setiap anak mendapatkan seperangkat Baju koko, sarung dan Tas gendong, bingkisan dan uang panyecep sebagai pengganti rasa sakit.
Kapolres Kota Sukabumi, AKBP Drs. Mohamad Hendra Suhartiyono, M.Si didampingi Kapolsek Warudoyong AKP Sri Widodo SH selaku panitia sunatan masal mengatakan, kegiatan khitanan massal ini merupakan salah satu kegiatan rangkaian Hari Bhayangkara ke-63. “Khitanan massal ini merupakan kegiatan sosial dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena saat ini ada sebagian masyarakat yang masih membutuhkan uluran tangan untuk melakukan khitanan anaknya,” papar Sri Widodo.
Untuk menyukseskan kegiatan ini, Polres Kota Sukabumi bekerja sama dengan Rumah Sakit Kartika dalam penyediaan tim medis dan obat-obatan. “Jumlah seluruh anak yang dikhitan sebanyak 28 anak, rata-rata usia 3 -7 tahun. Sedangkan tim dokter dari Rumah Sakit Kartika sebanyak 4 orang dibantu Paramedis RS Kartika Sukabumi,” ujarnya (B.12 - Mrf )
Komplotan ”Keling” Bertekuk Lutut
Ditulis pada, 4 Juli 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA (04/07) - Polresta Sukabumi, Kamis (2/7), kembali meringkus tiga tersangka curanmor yang kerap beroperasi di wilayah hukum Polresta Sukabumi. Dari ketiga tersangka, petugas mengamankan 22 unit sepeda motor bermacam merek dan satu kunci leter “T”.
Para tersangka yang terkenal licin ini tak bisa berkutik saat tim buru sergap (buser) menggerebeknya di dua tempat, masing-masing di Kota Sukabumi dan Depok. Petugas kini terus mengembangkan penyelidikannya karena diduga kuat masih ada pelaku lain yang terlibat dan kini buron.
Ketiga tersangka curanmor komplotan “Keling” yang bertekuk lutut ini, yaitu SN (21), warga Ubrug, Pelabuhanratu serta BK alias Keling (28) dan Dd (24), warga Kec. Warungkiara. SN yang residivis ditangkap saat bersembunyi di rumah salah seorang temannya di Depok. Sementara BK dan DD diciduk di rumahnya masing-masing di Sukabumi.
Kapolresta Sukabumi, AKBP Hendra Suhartiyono didampingi Kasat Reskrim, AKP I.G.K. Warjana kepada “GM”, Kamis (2/7) membenarkan penangkapan ketiga tersangka yang sudah lama menjadi target operasi (TO) tersebut. Ketiga tersangka komplotan Keling ini, kata Hendra, para pelaku curanmor lintas daerah di Jawa Barat.
Menurut Hendra, selama enam bulan terakhir kasus curanmor di wilayah hukum Polresta Sukabumi mengalami peningkatan cukup tajam, mencapai 20 - 30%. Guna menekan angka curanmor ini, pihaknya terus memburu para tersangka.
“Selama beberapa pekan terakhir ini, hampir setiap hari ada saja korban yang melapor kehilangan sepeda motor. Diharapkan, diciduknya 3 pelaku curanmor komplotan Keling ini bisa menekan aksi curanmor di wilayah hukum Polresta Sukabumi,” ujar Hendra. ( Sumber Galamedia )
Kapolri Lantik Ratusan Perwira
Ditulis pada, 4 Juli 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA (04/07) - Sedikitnya 410 perwira mengikuti penutupan dan pelantikan Selabrip (Sekolah Lanjutan Brigadir Polri) tahun angkatan XXXVII 2009 di gedung Antonsujarwo, Jumat (3/7). Mereka dilantik langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hurdosono.
“Pelantikan perwira kali ini, untuk menjadikan perwira-perwira yang berpotensi bagi bangsa Indonesia.demi mewujudkan persatuan dan kesatuan yang tergabung dalam Polsi Republik Indonesia,” kata Jenderal Bambang Hurdosono, Jumat (2/7).
Bambang menegaskan, jajaran kepolisian siap menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bahkan dalam melaksanakan pengamanan Pemilihan Presiden (Pilpres), kepolisian terus malakukan pengamanan agar pemilihan kali ini bisa berjalan lancar.
“Polri bersikap netral dalam pilpres. Kondisi keamanan negara kita cukup aman. Walaupun sedikit ada ancaman dari Organisasi Papua Merdeka (OPM),” katanya.
Sementara itu, Kepala Koordinator Siswa (Koorsis) Selabrip, Kombes Edi Kustoro, mengungkapkan, pelantikan ini akan berlanjut empat bulan mendatang. Sebelumnya pelantikan diadakan tujuh hingga sebelas bulan sekali. Untuk saat ini pelantikan perwira hanya empat bulan sekali dalam setahun,” katanya. ( Sumber PRLM )
Tim SAR Temukan Enam Pelajar Tersesat di Gunung Pangrango
Ditulis pada, 4 Juli 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA (04/07) - Setelah tersesat selama dua hari, akhirnya enam pelajar Kota Sukabumi berhasil ditemukan tim SAR. Para pelajar yang tersesat di belantara hutan puncak Gn. Gede Pangrango, Kab. Sukabumi ditemukan dalam kondisi lemah.
Mereka berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dari Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, vouluentir, Polisi Kehutan (Polhut) dan SAR Kota Sukabumi. Tim Gabungan diterjunkan sehari setelah memperoleh kabar enam pelajar tersesat di sana.
Para pelajar itu, ditemukan Tim Gabungan setelah melakukan penyusuran di beberapa titik lokasi yang dicurigai. Mereka ditemukan dalam kondisi lemah dengan perbekalan logistik sudah sangat menipis.
Mereka ditemukan tim pertama persis di titik Curug Cipelang. Untung saja, saat ditemukan para pelajar dalam titik yang sama. Padahal tim SAR mengkhawatirkan para pelajar itu terpisah dengan yang lainnya. Keenam pelajar yang sebelumnya tersesat yakni Teja (17), Eko (17) , Ikbal (18), Rizki (17), Sholihudin (18) dan Indra (18) langsung diserahkan kepada orangtua mereka.
“Kami menemukan mereka dalam kondisi lemah. Namun mereka dalam satu kelompok. Sebelumnya, kami sangat mengkhawatirkan para pelajar itu terpencar sehingga sangat menyulitkan pencarian. “kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Sukabumi, Sumarto. ( Sumber PRLM )
Hari Bhayangkara ke 63, Polres Kota Sukabumi Adakan Acara Syukuran
Ditulis pada, 1 Juli 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA (01/07) – Tanggal 1 Juli 2009, Polisi merayakan Hari jadinya yang ke 63, kali ini tidak seperti biasanya, dimana setiap tanggal 1 Juli, kegiatan Hari Bhayangkara selalu dilaksanakan upacara formal dengan Upacara kebesaran, tetapi langsung ke acara Syukuran.
Di Halaman Apel Polres Kota Sukabumi berlangsung acara syukuran hari Bhayangkara ke 63 dengan tema “Melalui Reformasi Birokrasi Polri dan kemitraan Polri dengan Masyarakat, Polri siap mengamankan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2009 “.
Hadir dalam acara tersebut Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, M.Si, Wakil Walikota Sukabumi Drs. Mulyono, MM, Komandan Kodim 0607 Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi, Kepala Kejaksaan Negeri Sukabumi, Ketua PN Sukabumi, Dan Yon 310 Cikembar dan Dan Yon Armed 13 Cikembar serta para undangan lainnya.
Dalam kegiatan syukuran Hari Bhayangkara 63, setelah acara sambutan diahiri dengan pembacaan Do’a, juga dilakukan pemotongan tumpeng, pemberian hadiah kepada anggota yang berprestasi dan juara lomba Poskamling serta acara hiburan. (B.12 –mrf )
Polisi Ringkus Gembong Curanmor
Ditulis pada, 1 Juli 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA (01/07) – Menjelang Hari Bhayangkara ke 63, jajaran Polres Kota Sukabumi meringkus gembong pencurian kendaraan bermotor (curanmor R.2) kambuhan spesialis roda dua yang sering beraksi di daerah lintas Jawa Barat. Tersangka ENG alias Bekuy (28), warga Kp. Kaum RT 03/RW 03 Desa Hegarmanah, Kec. Warungkiara Kabupaten Sukabumi, tidak bias berkutik saat Buser Polres Kota Sukabumi meringkusnya di sebuah tempat di daerah Depok, Senin (29/6) pukul 21.00 malam..
Tanpa perlawanan, gembong curanmor yang dikenal dengan modus operandi (MO) lengbet alias meleng sabet tersebut, digelandang ke atas mobil petugas dan digiring ke Mapoleres Kota Sukabumi. End diduga kuat sering melakukan aksinya di sejumlah tempat di Jabar, di antaranya di Cianjur, Bogor, Depok dan Bekasi serta telah menggasak lebih dari 30 unit motor.
Kapolres Kota Sukabumi, AKBP Drs. Moh. Hendra Suhartiyono M.Si didampingi Kasat Reskrim, AKP IGK. Warjana membenarkan diciduknya End, tersangka curanmor kambuhan yang sudah lama menjadi target operasi (TO) petugas tersebut. “Aksi End tidak hanya di Kota Sukabumi. Di sejumlah daerah di Jwa Barat pun End kerap beraksi,” kata Hendra.
Menurut pengakuan tersangka, hasil pencurian tersebut dijualnya kepada sejumlah penadah, di antaranya seorang penadah asal Parungkuda, Kab. Sukabumi berinisial Yeng (40). Satu unit motor dijual antara Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta. “Petugas masih melakukan pengumpulan barang bukti motor curian yang diperkirakan mencapai 30 unit lebih itu dan kini masih berada di sejumlah penadah di Sukabumi,” tambah Warjana. ( B.12 –mrf )



























