Pelaku Penipuan Miliaran Rupiah ditangkap Polisi

Ditulis pada, 19 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum 

SUKABUMI KOTA (19/06) – Seorang wanita cantik, SAN (35) warga Gg. Tarikolot, Kel. Kebonjati Kec. Cikole Kota Sukabumi, berhasil diringkus jajaran Kepolisian Resort Kota (Polresta) Sukabumi Rabu (17/06) kemarin. Tersangka pelaku penipuan yang merugikan beberapa orang dan diperkirakan mencapai Rp. 4,6 miliar itu, berhasil ditangkap petugas Kepolisian. SAN sebelumnya sempat buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Sat Reskrim Polresta Sukabumi, sejak 2007 lalu. Sedangkan temannya ER (39) warga Jl.Station Timur No. 16 D Rt.03/08 Kel. Gunung Parang Kec. Cikole Kotapada pertengahan tahun 2007sudah divonis Pengadilan Negeri Sukabumi.
Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Sukabumi, Ajun Komisaris Besar Polisi Drs. Moh. Hendra Suhartiyono M.Si didampingi Kepala Satuan Reserse dan Kriminilitas (Reskrim), Ajun Komisaris Polisi IGK Warjana saat ditemuai membenarkan penangkapan tersebut. “Setelah masuk DPO, kami terus melakukan pengejaran. Walhasil dari pengejaran bekerjasama dengan petugas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Penjaringan, Jakarta Timur. Akhirnya, kami berhasil membekuk tersangka pelaku penipuan yang mencapai miliaran rupiah,” jelas Kapolres Kota Sukabumi.
Kini tersanghka SAN mendekam di Sel Tahanan Polres Kota Sukabumi guna mempertanggung jawabkan perbuatannya dimuka Hukum. ( B.12 – mrf )

PEMUSNAHAN NARKOTIKA, RIBUAN MIRAS, PETASAN DAN VCD BAJAKAN

Ditulis pada, 17 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum 

pemusnahan-miras-5
SUKABUMI KOTA (17/06) - Sebanyak 4,3 Kg Daun Ganja kering, 4,13 Gram Shabu-shabu, 390 butir Pil Lexotan dan 7.751 Botol Minuman Keras (Miras) berbagai Merk serta 7.400 VCD dan DVD Bajakan, dimusnahkan di Halaman Mapolres Kota Sukabumi, Rabu siang (17/06)

Kegiatan pemusnahan Barang Bukti tersebut yang berupa Narkotika, Miras dan VCD Bajakan, merupakan hasil dari pelaksanaan Operasi Pekat yang selama ini dilakukan oleh Polres Kota Sukabumi dan Polsek-polsek jajarannya, Dalam acara pemusnahan Barang bukti tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Sukabumi Drs. H. Mulyono, MM, Kajari Sukabumi H. Wirzal Yanuar SH, dan Unsur Muspida Kota Sukabumi, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan masyarakat, para Kepala Bagian (Kabag), para Kepala Kesatuan ( Kasat ), para Kapolsek dan seluruh Perwira serta para anggota Polres Kota Sukabumi, dan perwakilan BNK ( Badan Narkotika ) Kota Sukabumi.

Barang bukti Narkoba dimusnahkan dengan cara dibakar, sedangkan barang bukti Miras dan VCD/DVD Bajakan dimusnahkan dengan menggunakan alat berat/stoomwalls.

Kapolres Kota Sukabumi dalam amanatnya yang dibacakan Wakil Kapolres Kota Sukabumi Kompol Didi Hayamansyah Sik, MH, menyatakan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat berupa Miras, Narkoba dan VCD bajakan ini untuk memberikan efek jera kepada semua pihak yang terkait dengan minuman keras dan diharapkan dapat terus dilakukan upaya-upaya penindakan terhadap peredaran Miras secara Profesional, prosedural sesuai dengan perundang-undangan dan aturan yang berlaku secara tegas dan adil, sehingga dapat meminimalisir kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas lainnya. “Operasi penyakit masyarakat (pekat) ini akan terus kami lakukan sepanjang peredaran miras dan penyakit masyarakat lainnya masih ada di wilayah Kota Sukabumi ini,” tegas Kapolres Kota Sukabumi.

Hal senada disampaikan Wakil Walokota Sukabumi dan Kajari Sukabumi serta Tokoh Agama, agar semua pihak terus mendukung Kepolisian dalam memerangi penyakit masyarakat dan turut berperan serta dalam pengawasan terhadap peredaran Narkotika dan Miras, agar generasi mendatang tidak hancur. ( B.12 – mrf )

POLRES KOTA SUKABUMI TERJUNKAN 514 PERSONIL, AMANKAN PILPRES 2009

Ditulis pada, 17 Juni 2009. dalam kategori: Pemilu 2009 

SUKABUMI KOTA (17/06) - Untuk menunjang kelancaran, keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) yang dijadualkan berlangsung pada tanggal 8 Juli 2009 mendatang, Polres Kota Sukabumi akan menerjunkan sebanyak 514 personil.

Seperti dikatakan Kapolres Kota Sukabumi, AKBP Drs. Mohamad Hendra Suhartyono, dalam pelaksanaan pencontrengan pada Pilpres 2009, pihaknya akan membagi wilayah hukumnya menjadi 3 rayon, yang akan dipimpin oleh Perwira Menengah (Pamen).

Dalam pada itu, Kabag Ops Polres Kota Sukabumi, Kompol H. Agus Subandi menjelaskan, secara keseluruhan, kondisi di wilayah hukum Polres Kota Sukabumi relatif aman. Namun demikian, pihaknya akan ber-upaya optimal melakukan pengamanan, dengan sandi Operasi Mantap Brata Lodaya 2009. Maksud dan tujuannya, supaya pelaksanaan Pilres 2009 berjalan lancar, aman dan tertib, sesuai harapan semua pihak.

Ditandaskannya, kerawanan di wilayah hukum Polres Kota Sukabumi, hanya bisa dilihat dari aspek geografis. Sedangkan untuk aspek politik dan kriminalitas sangat rendah.

Ditandaskan pula, pola pengamanan untuk di setiap TPS, Polres Kota Sukabumi akan menerapkan pola 1 – 2 – 1, yakni 1 Polisi dan 2 Linmas untuk 1 TPS. Kebijakan tersebut diambil, karena di wilayah hukum Polres Kota Sukabumi yang mencakup 15 kecamatan relatif aman.

Kabag Ops Polres Kota Sukabumi juga menjelaskan, khusus untuk pengamanan di setiap TPS, Polres Kota Sukabumi menerjunkan sekitar 308 personil, ditambah petugas Linmas sebanyak 2 ribu 716 orang, serta back-up dari TNI. ( B.12 –mrf )

Polisi Tangkap Dua Remaja Perampas Hp

Ditulis pada, 16 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum 

bumi-rampas
SUKABUMI KOTA (16/06) - Dua remaja perampas Handphone ( HP ) yang belakangan sering beraksi di Kota Sukabumi dibekuk Polisi Jum’at kemarin, yaitu IR alias ARDI (23) dan YS alias ACENG (21), sehari-hari berprofesi sebagai penarik Ojek, warga Kp.Cikiray Rt. 02/07 Desa Sukamanah Kec. Cisaat Kab. Sukabumi ini ditangkap polisi di Komplek GOR Cisaat Kabupaten Sukabumi setelah diintai beberapa hari lamanya.
Kedua tersangka saat ditemui di ruang tahanan Polsek Cikole, mengakui perbuatanya dan sudah puluhan kali melakukan kejahatan perampasan HP di Wilayah Kota Sukabumi. “ Saya melakukan perampasan HP sejak bulan Maret 2009, rata-rata seminggu dua kali, sasarannya para Gadis ABG yang sedang memainkan HP di pinggir jalan “. Akunya. Dalam aksinya selalu menggunakan kendaraan Speda Motor, begitu melihat sasarannya lengah langsung disambar kemudian keduanya kabur menghilangkan jejak.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono M.Si didampingi Kapolsek Cikole AKP Budi Setiana SE membenarkan pihaknya telah menangkap dua pelaku perampas HP. “ Kedua tersangka ditangkap di GOR Cisaat setelah pihaknya mengumpulkan bukti dan keterangan yang cukup dan mengarah kepada kedua tersangka “. Ujar Kapolresta Sukabumi.
Dalam aksinya kedua tersangka selalu bergantian, lokasi yang sering menjadi sasaran keduanya masing-masing di Jalan IR H. Juanda ( Dago), Jl. Lingkar Selatan ( jalur lingsel ), Jl. Pemuda, jalan Perpustakaan dan tempat-tempat lainnya di Kota Sukabumi. Hasil dari kejahatannya menurut keterangan kedua tersangka, selalu dijual dan dipakai foya-foya, namun ada satu telepon yang dipakai tersangka sehingga terlacak oleh Polisi. ( B.12 – mrf )

KPU KOTA SUKABUMI AKAN LAKUKAN SOSIALISASI PILPRES 2009 MELALUI PEMASANGAN ATRIBUT

Ditulis pada, 14 Juni 2009. dalam kategori: Pemilu 2009 

logo-pemilu-2009
SUKABUMI KOTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, akan melakukan sosialisasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2009 mendatang, melalui pemasangan dan penyebaran atribut secara gencar, di berbagai lokasi yang strategis.

Ketua Divisi Sosialisasi KPU Kota Sukabumi, Hamzah menjelaskan, sosialisasi Pilpres 2009 melalui pemasangan dan penyebaran atribut secara gencar di berbagai lokasi yang strategis tersebut, akan lebih efektif, dibandingkan dengan tatap muka. Selain itu, juga dari sisi anggaran akan lebih efesien.

Sementara Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kota Sukabumi, Agus Firmansyah menjelaskan, cara mencontreng dalam Pilpres 2009 lebih mudah dan simpel. Karena dalam Pilpres tersebut, para pemilih hanya mencontreng satu kali. Selain itu, juga gambar pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang akan dicontreng oleh para pemilih hanya tiga pasangan calon. Demikian pula ukuran surat suaranya, lebih kecil dari ukuran surat suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009, yakni hanya ber-ukuran 27 centi meter kali 23 centi meter.

Ditandaskannya, dengan lebih mudah dan lebih simpelnya pelaksanaan pencontrengan pada Pilpres 2009 tersebut, mengakibatkan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Sukabumi mengalami pengurangan. Yakni dari jumlah 598 TPS pada Pileg 2009 yang baru lalu, pada Pilpres 2009 menjadi 482 TPS. Namun dengan adanya pengurangan jumlah TPS tersebut, mengakibatkan jumlah pemilih di setiap TPS mengalami penambahan. Yakni dari jumlah pemilih di setiap TPS pada Pileg 2009 maksimal 500 pemilih, pada Pilpres 2009 menjadi 800 pemilih.

Ditandaskan pula, dengan adanya pengurangan jumlah TPS tersebut, pelaksanaan pencontrengan pada Pilpres 2009 akan lebih efektif dan efisien. Karena pelaksanaan pencontrengan pada Pilpres 2009 yang dilakukan para pemilih hanya satu kali, serta ukuran surat suaranya lebih kecil. Sedangkan pencontrengan pada Pileg 2009 lebih rumit, sebab selain para pemilih harus melakukan pencontrengan empat kali, juga ukuran surat suaranya lebih besar, serta jumlah calon yang akan dipilihnya lebih banyak. Demikian pula dari sisi anggaran, dengan adanya pengurangan jumlah TPS tersebut, menjadi berkurang dan lebih ringan hingga 50 persen. ( B.12 – Sumber Infokom )

Timgab Sita Abon yang Diduga Daging Babi

Ditulis pada, 13 Juni 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi 

SUKABUMI KOTA - Tim gabungan (timgab) Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperidagko) Kota Sukabumi, Jumat (12/6), kembali mengamankan puluhan bungkus abon merek “DD” yang diduga memakai bahan campuran daging babi. Barang bukti disita dari sejumlah swalayan dan pasar tradisional di Kota Sukabumi.

Kepala Bidang Promosi dan Sarana Kesehatan Dinkes Kota Sukabumi, Teti Widiharti Jumat (12/6), mengatakan, memang agak sulit untuk mengidentifikasi mana abon sapi dan mana abon yang mengandung babi.

”Sepintas agak sulit menemukan ciri-ciri abon daging babi, namun jika dilihat secara saksama, kemasan bungkusan abon yang dijual di pasar swalayan dan pasar tradisional bisa diidentifikasi,” katanya

Kini, lanjutnya, semua barang bukti abon yang diduga memakai bahan baku daging babi telah berhasil kami amankan. Puluhan abon tersebut telah disegel tidak boleh diperjualbelikan kepada masyarakat. Abon tersebut masih diamankan dan akan kami musnahkan.

Menurut Teti, kendati daging dendeng atau abon sapi spesial produk DD telah resmi terdaftar di Departemen Kesehatan (Depkes) RI SP bernomor 0365/10/01/95, namun sejauh ini daging abon tersebut belum memiliki sertifikat halal. Guna mencegah makin meluasnya peredaran abon yang diduga memakai bahan daging babi tersebut, seluruh Balai Besar POM RI di seluruh Indonesia telah diperintahkan untuk melakukan penarikan dan pemusnahan produk tersebut.

“Pengamanan abon yang diduga memakai bahan baku daging babi itu sebagai upaya untuk melindungi keresahan dan keraguan masyarakat, terkait peredaran daging haram tersebut. Guna menindaklanjuti temuan ini, kami akan terus melakukan pembinaan dengan mendatangi seluruh kios, baik di swalayan maupun pasar tradisonal,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Disperidagkop Kota Sukabumi, Dudi Fathul Jawad menegaskan, pihaknya akan menelusuri sejumlah pasar swalayan dan tradisional di Kota Sukabumi untuk memastikan Sukabumi terbebas dari abon babi.

“Guna mengantisipasi kemungkinan makin meluasnya pemasaran daging abon dan dendeng yang diduga memiliki kandungan daging babi di masyarakat, kami telah menurunkan tim khusus, ” katanya. (B.12) sumber Galamedia

Polres Kota Sukabumi Siap Amankan Pilpres

Ditulis pada, 12 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum 

apel-pampilpres
SUKABUMI KOTA – Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, M.Si memimpin upacara Apel kesiapan dalam rangka Pengamanan Pemilu Presiden ( Pilpres) dan berharap agar seluruh anggota Polres Kota Sukabumi dapat menjalan tugasnya dengan sebaik-baiknya, sehingga kesuksesan pengamanan pemilihan umum legislatif (pileg) beberapa waktu lalu dapat dipertahankan dalam pemilu presiden (pilpres) 8 Juli mendatang.

” Dari hasil pengecekan terhadap masing-masing Satgas, masih ada beberapa kekurangan sehingga perlu adanya penyempurnaan, agar pada saat kita melaksanakan tugas dilapangan pada pengamanan pilpres mendatang, setiap masalah sekecil apapun dapat ditangani dengan baik oleh para petugas Pengamanan di lapangan ” kata Moh Hendra Rabu (10/06) kemarin di halaman Apel Ma Polres Kota Sukabumi. (B.12)

POLISI RINGKUS TIGA PENYABU

Ditulis pada, 12 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum 

nkb-pelaku-sabu
bb-shabu
SUKABUMI KOTA (12/06) - SATUAN Narkoba Polres Kota Sukabumi kembali meringkus tiga orang yang kedapatan memiliki, menyimpan dan memakai Psikotropika jenis Shabu, ketiganya masing-masing DD, 32 tahun warga Kp. Pasir Datar Rt. 11/24 Desa Sukamulya Kec. Caringin Kab. Bogor, IK, 37 tahun warga Jl.Sukajaya I No. 07 Rt. 02/01 Kel. Tajur Kec. Bogor Timur Kota Bogor dan JAE, 41 tahun warga Gg. Mutolib Rt. 03/03 Kel.. dan Kec. Cikole Kota Sukabumi, Kamis siang (11/06/ kemarin.

Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, M.Si didampingi Kasat Narkoba Polres Kota Sukabumi AKP Kuslin menyatakan ketiga tersangka psikotropika itu dapat dibekuk personel Sat Narkoba Polres Kota Sukabumi di Cikole Kota Sukabumi setelah diintai berhari-hari lamanya.

Ketiga tersangka tidak bisa berkutik saat dibekuk Polisi yang mengintainya dan dari hasil penggeladahan ditemukan butiran kristal sabu sekitar satu gram. Kuslin membenarkan bahwa hasil penangkapan tersebut berkat adanya informasi dari masyarakat yang mengaku resah dengan ulah tersangka. Atas perbuatannya itu tersangka dikenakan UU. RI No. 5 tahun 1997 dan dijebloskan ke Ruang Tahanan Narkoba Polres Kota Sukabumi ( B.12 - kaurtelm )

POLRES KOTA SUKABUMI AKAN TINDAK TEGAS PENGEMUDI YANG MELAKUKAN AKSI KEBUT-KEBUTAN

Ditulis pada, 12 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum 

SUKABUMI KOTA - Polres Kota Sukabumi, akan menindak tegas terhadap setiap pengemudi kendaraan bermotor, yang melakukan aksi kebut-kebutan. Karena saat ini, banyak pengemudi kendaraan bermotor yang melakukan aksi kebut-kebutan di sejumlah ruas jalan di Kota Sukabumi.

Adapun sanksi yang akan dikenakan kepada para pengemudi yang melakukan aksi kebut-kebutan tersebut, seperti dikatakan Kapolres Kota Sukabumi, AKBP Drs. Moh Hendra Suhartyono, M.Si., yakni sanksi tilang. Sebab aksi kebut-kebutan tersebut, sangat mengganggu terhadap ketertiban umum dan keselamatan jiwa manusia, baik bagi para pengemudinya sendiri maupun bagi orang lain. Selain itu, juga sangat rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas, yang dapat menimbulkan korban jiwa.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam menindak setiap pengemudi yang melakukan aksi kebut-kebutan tersebut, pihak Polres Kota Sukabumi secara rutine melakukan patroli mobil, khususnya pada setiap malam Minggu. Patroli mobil tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kota Sukabumi.

Dikatakannya, para pengemudi kendaraan bermotor yang melakukan aksi kebut-kebutan tersebut, tempatnya tidak menentu. Berkaitan dengan hal tersebut, pihak Polres Kota Sukabumi akan menggunakan patroli mobil, supaya bisa memburu para pengemudi kendaraan bermotor yang melakukan aksi kebut-kebutan.

Bahkan menurut Kapolres Kota Sukabumi, pihaknya melibatkan seluruh Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Kota Sukabumi, untuk bersama-sama melakukan patroli mobil, guna menindak setiap pengemudi yang melakukan aksi kebut-kebutan.

Diharapkannya, dengan dilakukannya patroli mobil tersebut, dapat menekan angka para pengemudi yang melakukan aksi kebut-kebutan, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kota Sukabumi.

Diharapkan pula, segenap lapisan masyarakat yang berdomisili di wilayah hukum Polres Kota Sukabumi, agar senantiasa pro-aktif membantu dan mendukung, dengan melaporkan ke Polres Kota Sukabumi atau ke Polsek terdekat, apabila melihat aksi kebut-kebutan yang dilakukan oleh para pengemudi kendaraan bermotor.
( B.12 )

GUBERNUR JAWA BARAT AKAN SEGERA KUCURKAN BANTUAN KEPADA 30 KELOMPOK TANI

Ditulis pada, 9 Juni 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi 

SUKABUMI KOTA - Gubernur Jawa Barat, H. Achmad Heryawan, akan segera mengucurkan bantuan sebesar 40 juta rupiah, untuk budidaya dan pasca panen kepada 30 kelompok tani yang tersebar di 3 kecamatan se Kota Sukabumi, yakni Kecamatan Lembursitu, Kecamatan Citamiang, dan Kecamatan Gunung Puyuh, tepatnya pada bulan Juli 2009 mendatang. Maksud dan tujuan dikucurkannya bantuan tersebut, untuk memperbaiki sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kota Sukabumi.

Seperti dijelaskan Koordinator Perhimpunan Petani dan Nelayan Seluruh Indonesia (PPNSI) Cabang Sukabumi, Endang Abdurrahman, bantuan tersebut akan diberdayakan ke berbagai sektor, diantaranya untuk pengembangan budidaya pertanian, peternakan, perikanan, pertanian multi guna dan sebagainya. Adapun yang dimaksud dengan pertanian multi guna, yakni membudidayakan ternak domba atau kelinci, yang kotorannya diolah dan dimanfaatkan menjadi pupuk organic, sehingga dapat menyuburkan padi dan tanaman lainnya tanpa bahan kimia.

Dikatakannya, masing-masing kelompok tani yang mengajukan ingin mengikuti program tersebut, harus memiliki keinginan yang kuat dalam mengembangkan prospek pertaniannya. Yang penting, dari kegiatan tersebut dapat mendukung terhadap program pemerintah, yakni untuk menjadikan sektor pangan sebagai sektor riil andalan, khususnya di Kota Sukabumi umumnya di Indonesia.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan para petani dalam menggunakan bantuan tersebut, setiap tiga kelompok tani akan didampingi oleh seorang fasilitator, sekaligus menyemangati para kelompok tani, khususnya dalam membudidayakan produk pertaniannya. Dengan demikian, pemberian bantuan tersebut, selain dapat memenuhi kebutuhan para petani, juga dalam menggunakan bantuan tersebut tepat sasaran. Diharapkannya, dengan adanya bantuan tersebut, dapat meningkatkan perekonomian para petani, khususnya di Kota Sukabumi umumnya di Indonesia, sehingga para petani di Indonesia bisa hidup mandiri dan ber-swasembada. B.12 – Sumber Infokom Kota Sukabumi.

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »