Hari Bhayangkara, Polisi Ziarah ke TMP Suryakencana
Ditulis pada, 30 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOTA (30/06) - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-63 yang jatuh pada 1 Juli 2009, Rombongan dari Secapa Polri dan Polres Kota Sukabumi berziarah ke Taman Makam Pahlawan Suryakencana Sukabumi, Selasa pagi (30/6/2009) .
Ziarah ini dipimpin oleh Seslem Secapa Polri Sukabumi Kombes Pol Drs. Budi S, diikuti oleh Peleton Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama ( Pama), Bintara, PNS dan rombongan Bhayangkari dari Secapa maupun Polres Kota Sukabumi.
” Pagi ini kita ziarah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-63 untuk mengenang pendahulu kita ” . ujar Waka Polres Kota Sukabumi Kompol Didi Hayamansyah SIk, MH didampingi Kabag Binamitra Polres Kota Sukabumi Kompol Sumarta Setiadi SH, MH, usai melakukan ziarah di TMP Suryakencana, Jl Taman Bahagia Sukabumi.
Saat ziarah, pimpinan rombongan meletakkan karangan bunga dan menaburkan bunga ke pusara makam para Pahlawan Polri dan TNI, diikuti para Perwira Menengah lainnya. ( B.12 – mrf ).
Pemulung Tewas Tersambar Kereta Bumi Geulis
Ditulis pada, 27 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA (27/06) - Abah Karma, 73 tahun, kakek renta yang sehari-harinya mengais rezeki sebagai pemulung barang bekas, tewas setelah tersambar Kereta Api Bumi Geulis jurusan Bogor – Sukabumi, sekitar 10 meter di Kampung Babakan Sirna Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi,tadi malam. Korban yang meninggal di tempat Kejadian Perkara (TKP) akibat sejumlah luka serius di kepala dan badannya.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 19:10 WIB ini berawal ketika Abah Karma berjalan menuju rumahnya dengan memanggul karung yang b erisi barang bekas (rongsokan). Seperti biasanya Ia berjalan menyusuri di pinggir rel tanpa memperhatikan kereta api yang hendak lewat. Namun naas bagi Abah Karma, karena karung yang dipanggulnya diduga menyentuh gerbong kereta api yang sedang lewat hingga menyeret korban lalu terlempar sekitar lima meter. Akibat insiden ini, nyawa Karma tak tertolong. dengan mengalami luka di kepala, pendarahan di telinga, tulang dada retak, kaki kiri dan tangan kiri patah. Korban di bawa ke RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi untuk di visum, lalu di bawa pulang keluarganya dan di semayam kan di rumah duka di RT 05 RW 03 Kampung Babakan Sirna Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi.
Menurut salah seorang saksi , Hendra, ia sempat melihat Abah Karma berjalan sambil menunduk di pinggir rel. Hendra saat itu berada di sebelah rel tempat Abah Karma berjalan. Begitu rangkaian gerbong Kereta Api Bumi Geulis melintas, Hendra mendengar suara jeritan “ Setelah Kereta Api lewat Saya melihat Abah Karma sudah terkapar di tanah dan berlumuran darah “ ujar Hendra.
Hingga tadi malam polisi masih menyelidiki insiden ini, namun di akui Ka Sat Reskrim Polresta Sukabumi AKP IGK warjana, kalau peistiwa ini murni kecelakaan. “Untuk sementara murni tertabrak kereta” ujar Warjana. ( B.12 – mrf )
“ Menyambut Hari Bhayangkara ke-63 ”. Polres Kota Sukabumi Adakan Donor Darah
Ditulis pada, 26 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOTA (26/06) - Pagi hari tadi, Jum’at(26/6) Polres Kota Sukabumi mengadakan kegiatan kemanusiaan berupa Bakti Sosial Donor Darah. Acara yang bertempat di Aula Graha Rekonfu Polres Kota Sukabumi tersebut dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 63.
Kegiatan donor darah diawali oleh Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono. M.Si dan Waka Polres Kota Sukabumi Kompol Didi Hayamansyah, S.Ik, MH, selaku penanggung jawab pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-63 di Polres Kota Sukabumi kemudian diikuti oleh seluruh pendonor lainnya yang diikuti sekitar 105 personel Polres Kota Sukabumi. “ Donor Darah ini disamping untuk menyemarakan Hari Bhayangkara ke-63 juga dimaksudkan sebagai bentuk dari kepedulian Polri sebagai alat Negara, untuk dapat mendarma baktikan kepada masyarakat dan peduli terhadap keselematan jiwa sesama manusia, yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan sosial berupa donor darah ”. Ujar Kapolres Kota Sukabumi.
Kegiatan tersebut, juga untuk membantu PMI Kota dan Kabupaten Sukabumi dalam menjaga stok darah. “ Kita sangat berterima kasih kepada Polres Kota Sukabumi karena tiap tahun kita selalu dibantu dalam persediaan cadangan darah “ kata salah satu petugas donor darah dari PMI Kota Sukabumi.
Selain anggota Polres Kota Sukabumi dan Polsek-polsek jajarannya, kegiatan tersebut juga didukung oleh anggota Bhayangkari Cabang Polres Kota Sukabumi. Tercatan dalam buku daftar ada 105 pendonor. ( B.12 – mrf )
Enam Pengedar Ganja diringkus Polisi
Ditulis pada, 25 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOTA (25/06) – Enam Pengedar dan pemakai Narkotika jenis daun Ganja yang sering meresahkan di Kota dan Kabupaten Sukabumi berhasil diringkus jajaran Satuan Narkoba Polres Kota Sukabumi Selasa (23/06) sore kemarin. Padahal aparat Kepolisian belum genap seminggu memusnahkan 4,4 Kg Narkotika, Ribuan botol Miras dan VCD Bajakan, namun peredaran Ganja di Sukabumi masih marak.
Keenam orang pelaku Penyalahgunaan Narkotika tersebut ditangkap di tempat yang berbeda-beda masing-masing, AS alias Weki, 40 th, warga Jl.RA.Kosasih Gg.H.Juaeni Kel. Cisarua Kec. Cikole Kota Sukabumi, DA als Kimor, 45 th warga Kp. Pasar Desa Karangtengah Kec. Cibadak Kab. Sukabumi DH alias Dedlay, 37 th warga Jl.RA.Kosasih Gg.Limus Kel. Cisarua Kec. Cikole Kota Sukabumi, HS alias Ende, 41 th warga Kp.Batununggal Desa Batunggal Kec. Cibadak Kab. Sukabumi, HS alias Ompong, 20 th warga Kp..Lembur pasir Desa Perbawati Kec. dan Kab. Sukabumi, IN alias Kenyom, 21 th warga Kp.Batununggal Desa Batununggal Kec. Cibadak Kab. Sukabumi.
Kapolres Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, M.Si didampingi Kasat Narkoba AKP Kuslin membenarkan penangkapan terhadap enam pelaku penyalah gunaan Narkoba. “ Kami telah menangkap enam pelaku penyalah gunaan Narkotika dan menyita barang buktinya sekitar 0,25 Kg Daun Ganja kering dan terhadap mereka sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka “. Jelas Kapolres Kota Sukabumi.
AKP Kuslin menambahkan, meski jumlah barang bukti yang disita tidak seberapa banyak, tetapi sesuai komitmen dan tugasnya untuk memerangi peredaran Narkoba, terhadap para pelaku sesuai hokum yang berlaku. “ Kami tidak pandang bulu, yang penting ada barang buktinya “. Ujar Kuslin. Keenam pelaku dijerat pasal 82 junto pasal 78 UU nomor 2 tahun 1997, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun. ( B.12-mrf )
Polisi Ringkus Pencuri Motor
Ditulis pada, 25 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA (25/06) - Empat tersangka pelaku pencurian kendaraan Speda Motor (curanmor R.2), Rabu (24/6) pagi berhasil diringkus jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cisaat Resor Kota Sukabumi. Mereka ditangkap petugas secara terpisah ketika berada di rumahnya masing-masing. Para tersangka tidak berdaya ketika petugas melakukan peggerebekan saat mereka tengah tidur lelap.
Keempat tersangka masing-masing , AD (25), WH (45) dan YK (21), ketiganya warga Kp.Cikored Desa Pasir Suren Kec. Palabuanratu Kab. Sukabumi serta DN alias Parak (34), warga Kp. Cikiray Desa Sukamanah Kec. Cisaat Kab. Sukabumi. Dua kelompok curanmor tersebut melakukan aksinya di beberapa tempat di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi. “Kami telah meringkus dua kelompok pelaku curanmor kambuhan. Satu dari empat tersangka dijerat dengan pasal berganda karena ketika ditangkap terbukti tengah melakukan transaksi ganja di wilayah hukum Polresta Sukabumi,” kata Kapolsek Cisaat, AKP Samsuri didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Sutikno dalam memberikan keterangannya di Mapolsek Cisaat, Rabu (24/6).
Menurut AKP Samsuri, modus operandi yang dilancarkan kedua kelompok spesialis curanmor roda dua itu berbeda. Kelompok WH kerap beraksi setelah membobol rumah dan membawa kabur sepeda motor korban. “Sedangkan komplotan DD beraksi di tempat parkir. Mereka biasanya menggunakan kunci leter T,” ungkapnya.
Berdasarkan pengakuan para tersangka kepada polisi, barang hasil curian itu dijual kepada penadah di daerah Cikotok, Provinsi Banten, seharga Rp 1,3 juta-Rp 1,5 juta/unit. Hasil kejahatan itu mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kini keempat tersangka masih dalam tahap penyidikan dan menjadi penghuni di ruang tahanan Polsek Cisaat. (B.12 – mrf)
POLRES KOTA SUKABUMI GELAR APEL BARAYA URANG
Ditulis pada, 24 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum


SUKABUMI KOTA (24/06) – Kepala Kepolisian Resor Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, M.Si bertempat di halaman Markas Kepolisian Resor Kota Sukabumi Jl. Perintis Kemerdekaan No. 10 Sukabumi, Rabu (24/06) pagi.memimpin kegiatan Apel Baraya Urang,
Istilah “ Baraya Urang “, mengandung makna yang sangat mendalam, mengandung arti “ Saudara Kita “, dalam hal ini masyarakat dan Kepolisian memiliki hubungan emosional dan ikatan bathin yang sangat mendalam antara satu dan lainnya untuk senantiasa bersama-sama saling bahu membahu menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan keteraturan sosial di masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Kota Sukabumi, antara lain mengajak kepada masyarakat bahwa Dalam menghadapi berbagai begiatan ke depan kita semua dituntut untuk selalu siap dan dapat menciptakan suasana aman, terutama pada saat menghadapi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 8 Juli 2009 yang akan datang. Semua tantangan dan rintangan yang cukup berat, apabila dihadapi melalui kebersamaan maka kita akan mampu mengahadapinya dengan penuh kesuksesan, sebab tidak ada kekuatan tanpa persatuan dan tidak akan ada persatuan tanpa persaudaraan.
Salah satu peserta Apel Baraya Urang, Adang, 43 tahun mengatakan dirinya siap membantu aparat Kepolisian dalam menciptakan suasana aman di masyarakat. “ Saya selalu siap dalam membantu menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan siap membantu Polisi.” Ujarnya.
Apel “ Baraya Urang “, diikuti sekitar 120 perwakilan anggota masyarakat Kota Sukabumi dan para Babinkamtibmas serta dihadiri Waka Polres Kota Sukabumi Kompol Didi Hayamansyah S.Ik, MH, Kabag Binamitra Kompol Sumarta Setiadi SH, MH dan para Perwira Polres Kota Sukabumi. ( B.12 – mrf )
Kapolres Kota Sukabumi Santuni Anak Yatim
Ditulis pada, 23 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA (23/06) – Kepala Kepolisian Resort Kota Sukabumi AKBP Drs. Moh Hendra Suhartiyono, M.Si dan rombongan mendatangi ke Yayasan Yatim Piatu Budi Nurani dan Panti Sejahtra di Sukabumi serta menjenguk anggota Polri yang sedang menderita Sakit di rumahnya masing-masing, Selasa (23/06) siang.
Dalam kunjungan ini yang merupakan rangkaian acara menjelang Hari Bhayangkara ke 63 diisi pemberian bantuan/santunan kepada yayasan anak Yatim Piatu dan dua anggota Polri yang sedang sakit.. Tampak ikut dalam rombongan Kapolres Kota Sukabumi , Waka Polres Kota Sukabumi Kompol Didi Hamansyah S.Ik, MH, para Kepala Bagian dan para Kepala Satuan serta beberapa Polisi Wanita ( Polwan ).
“ Yang kita lakukan ini sebagai wujud kepedulian kita, mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat, serta meringankan beban para anak yatim serta anggota Polri yang sedang menderita sakit.” ujar Kapolres Kota Sukabumi.
Kunjungan yang dibarengi dengan santunan ini membuat pengurus yayasan terharu dan berterima kasih atas perhatian Pimpinan Polres Kota Sukabumi. ”Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Kota Sukabumi yang telah memberikan perhatian lebih kepada anak yatim, semoga Allah SWT menerima segala apa yang di kerjakan Bapak-bapak Polisi dan dicatat sebagai amal ibadah kepadanNYA ” tutur salah satu pengasuh yayasan Budi Nurani. (B.12- mrf)
KPU KOTA SUKABUMI GENCAR LAKUKAN SOSIALISASI PILPRES 2009
Ditulis pada, 23 Juni 2009. dalam kategori: Pemilu 2009
SUKABUMI KOTA (23/06) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, secara gencar melakukan sosialisasi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), yang dijadualkan berlangsung pada tanggal 8 Juli 2009 mendatang. Maksud dan tujuannya, supaya pelaksanaan pesta demokrasi 5 tahunan tersebut, berjalan lancar, aman, tertib, dan damai.
Ketua Divisi Sosialisasi KPU Kota Sukabumi, Hamzah, S.Ag. menjelaskan, pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat tersebut, dilakukan secara kontinyu, hingga menjelang hari H pelaksanaan Pilpres 2009. Hal tersebut dilakukan, supaya seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih, mengetahui sekaligus dapat menyalurkan hak pilih dan aspirasinya pada Pilpres 2009.
Dikatakannya, sosialisasi tersebut dilaksanakan secara gencar, melalui penyebaran informasi kepada masyarakat. Diantaranya melalui pemberian informasi dan pemberitaan secara singkat, melalui pesan singkat SMS, serta pemasangan dan penyebaran atribut di setiap lokasi yang strategis. Karena sosialisasi melalui media tersebut lebih efektif dan efisien, dibandingkan dengan cara tatap muka, baik dari segi sarana dan prasarana maupun dari segi anggaran.
Menyinggung Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Sukabumi, pada Pilpres 2009 mencapai 218 ribu 763 orang, atau mengalami penambahan sebanyak 5 ribu 247 orang dari DPT Pileg 2009. Karena DPT pada Pileg 2009 yang baru lalu, hanya berjumlah 213 ribu 516 orang. Sedangkan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilpres 2009 seluruhnya mencapai 482 TPS, atau mengalami pengurangan sebanyak 116 TPS dari pelaksanaan Pileg 2009, yang mencapai 598 TPS.
Berkurangnya jumlah TPS tersebut, karena proses pelaksanaan Pilpres lebih mudah dan lebih simpel dari proses pelaksanaan Pileg, serta proses pelaksanaan pemungutan suaranya pun lebih singkat. Karena masyarakat hanya melakukan pencontrengan satu kali, serta ukuran surat suara Pilpres lebih kecil dari ukuran surat suara Pileg. Dengan adanya pengurangan jumlah TPS pada pelaksanaan Pilpres tersebut, mengakibatkan jumlah pemilih di setiap TPS mengalami penambahan, yakni maksimal 800 orang, atau mengalami penambahan sebanyak 300 orang dari pelaksanaan Pileg 2009, yakni maksimal 500 orang. ( B.12 – MRF )
Polisi tangkap Pengedar Togel
Ditulis pada, 19 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum

SUKABUMI KOTA (19/06) - Aparat Polres Kota Sukabumi kembali berhasil menangkap dua pengedar judi kupon toto gelap (togel) saat tengah melakukan transaksi di Gg. Limus Kel. Cisarua Kec. Cikole Kota. Sukabumi, masing-masing berinisial YUD Als UDAY 39 th, warga Kp. Cijangkar Rt. 01/10 Kel. Nanggeleng Kec. Citamiang Kota Sukabumi dan JS 41 tahun warga Kp.Baru Kota Paris Rt. 06/01 Kel. Kebon Jati Kec. Cikole Kota Sukabumi
Kepada petugas, kedua pengedar togel itu mengaku melakukan aktivitasnya dengan cara melalui SMS. Kedua tersangka tidak dapat mengelak saat ditangkap aparat Polres Kota Sukabumi Kamis (18/06) kemarin pagi berikut barang buktinya berupa HP yang berisi SMS pesanan Togel dan Uang taruhan Judi Togel.
Kini keduanya diamankan di Mapolresta Sukabumi dan sedang dalam proses Penyidikan. “ Polisi kembali menangkap dua pelaku judi togel ketika tengah melakukan transaksi di daerah Gg. Limus Kel. Cisarua Kec. Cikole Kota. Sukabumi,” jelas Kapolresta Sukabumi Ajun Komisaris Besar Polisi Drs. Moh. Hendra Suhartiyono M.Si didampingi Kasat Reserse dan Kriminalitas (Reskrim) Ajun Komisaris Polisi IGK Warjana. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang Perjudian. (B.12 mrf)
Balita Tewas, Tenggelam di Kolam Ikan
Ditulis pada, 19 Juni 2009. dalam kategori: Berita Umum
SUKABUMI KOTA (19/06) – Seorang balita, Mohammad Fadla (5), warga Kp. Cibatu, Desa Nagrak, Kec. Cisaat, Kab. Sukabumi, ditemukan tewas setelah terperosok kemudian tenggelam di kolam ikan pada saat bermain dengan teman sebayanya. Jasad bocah malang itu ditemukan warga, Kamis (18/6) pagi setelah sehari sebelumnya keluarga korban sempat mencarinya, karena tidak pulang ke rumah sewaktu habis bermain dengan teman –temannya, diduga korban berlari-lari mengejar layang-layang, namun hanas pada saat sendirian tercebur dikolam dengan kedalaman satu sampai dua meter.
Menyaksikan cucunya telah tewas, kakek korban Ahmad (65) dan ibu kandung korban Ny Ani Nuraeni (27), teriak histeris. Mereka tidak menyangka Fadla tewas mengenaskan tenggelam di dasar kolam ikan itu.
“Warga dibantu petugas kepolisian telah berusaha mencari korban malam kemarin. Namun dia baru ditemukan pagi harinya dalam keadaan sudah tidak bernyawa,” kata kakek korban. ( B.12 – mrf )








