Polisi Ciduk Tiga Pengedar Ganja

Ditulis pada, 30 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi 

iman-grup1
SUKABUMI KOTA (30/04) – Satuan Narkoba Polres Kota Sukabumi kembali menciduk tiga orang pengedar daun ganja kering atau cimeng yang kerap melakukan transaksi di Sukabumi. Dari ketiga tersangka, polisi menyita daun ganja kering siap edar yang dikemas dalam paket hemat (pahe) seharga Rp 100.000. Ketiganya kini meringkuk di sel tahanan Mapolresta Sukabumi.

Terbongkarnya kasus peredaran barang haram yang melibatkan ketiga tersangka tersebut bermula dari penangkapan seorang pengedar, Man (23) di depan SPBU Jalan Jend. Sudirman Sukabumi, Selasa (28/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Man mengaku mengedarkan Ganja tidak sendirian, melainkan dengan dua temannya

Berbekal pengakuan Man, Rabu (29/4), petugas Sat Narkoba Polres Kota Sukabumi melakukan pengembangan penyelidikan. Dan satu per satu para tersangka yang terdiri atas Toge (30) dan Apih (26), berhasil diringkus oleh Polisi di kawasan Cikaroya, Kec. Kadudampit, Kab. Sukabumi. Bersamaan dengan itu Polisi berhasil menyita Barang bukti Dan ganja Paket hemat ( pahe) lebih dari 100 paket siap edar.

Kapolres Kota Sukabumi, AKBP Drs. Moh Hendra Suhatiyono M.Si didampingi Kasat Narkoba, AKP Kuslin B. Burhadi membenarkan penangkapan terhadap ketiga tersangka kasus ganja yang sudah lama menjadi target operasi (TO) tersebut. “ Ketiga tersangka dijerat pasal 82 ayat 1 huruf a Jo Psl. 78 ayat (1) huruf a UU.RI. No. 22 Th. 1997 Ttg. Narkotika dan ancaman hukumannya cukup berat “ jelas AKP Kuslin. ( B.12 - Ma’ruf )

KOTA SUKABUMI KEMBALI DAPAT PIALA WTN YANG KE-6 KALI

Ditulis pada, 29 April 2009. dalam kategori: Berita Umum 

SUKABUMI KOTA (29/04) - Kota Sukabumi kembali mendapat Piala Wahana Tata Nugraha (WTN), dari Pemerintah Pusat yang ke-6 kali secara berturut-turut. Piala lambang supremasi tertinggi dalam bidang tertib berlalu-lintas tersebut, diserahkan langsung oleh Presiden RI, Doktor H. Susilo Bambang Yudhoyono, kepada Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Selasa pagi, 28 April 2009, bertempat di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.

Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, keberhasilan Kota Sukabumi mendapat Piala WTN dari Pemerintah Pusat yang ke-6 kali secara-berturut-turut tersebut, merupakan keberhasilan semua pihak, yakni aparat pemerintah khususnya Polres Kota Sukabumi dan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, beserta segenap lapisan masyarakat, yang senantiasa taat dan patuh melaksanakan tertib berlalu-lintas di Kota Sukabumi, sesuai peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku.

Selain itu, juga merupakan keberhasilan Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam melaksanakan manajemen transportasi, dari mulai pembangunan infrastruktur hingga penyediaan Angkutan Kota ke berbagai pelosok Kota Sukabumi.

Ditandaskannya, bidang transportasi di Kota Sukabumi, pada umumnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, segenap lapisan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktifitas dan kepentingannya dapat berjalan dengan lancar dan cepat, serta aman dan nyaman.

Dengan berhasilnya Kota Sukabumi kembali mendapat Piala WTN dari Pemerintah Pusat yang ke-6 kali secara berturut-turut, Wakil Walikota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada segenap aparat pemerintah, ter-utama Polres Kota Sukabumi dan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, yang senantiasa bekerja keras melaksanakan tugas, khususnya dalam melakukan penertiban berlalu-lintas di Kota Sukabumi.

Ucapan terima kasih Wakil Walikota Sukabumi tersebut, juga disampaikan kepada segenap lapisan masyarakat, yang senantiasa mendukung dan berpartisipasi aktif, dalam menciptakan tertib berlalu-lintas di Kota Sukabumi, dengan senantiasa menaati dan mematuhi tertib berlalu-lintas, sesuai peraturan dan per-undang-undangan yang berlaku.

TNI dan Polri Sukabumi tingkatkan kebersamaan lewat Olahraga

Ditulis pada, 29 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi 

or-tni-polri1
SUKABUMI KOTA (29/04) – Melalui Olahraga bersama TNI, POLRI dan Pemda beserta masyarakat, kita tingkatkan Persatuan dan Kesatuan, itulah tema yang diusung pada pelaksanaan olahraga bersama TNI-POLRI dan Pemda Kota/Kabupaten Sukabumi kali ini. Kegiatan Olahraga bersama ini juga dimaksudkan untuk memelihara soliditas TNI-POLRI sebagai alat negara yang bertugas menjaga dan memelihara keamanaan Negara khususnya di wilayah Sukabumi.

Pada kegiatan olahraga bersama kali ini dilaksanakan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi Rabu (29/04) pagi. Hadir dalam acara tsb Komandan Korem 061/Suryakencana Kolonel Inf Agus Sutomo dan Kepala Secapa Polri Sukabumi Brigadir Jenderal Polisi Drs. Edy Prawoto SH, MHUM, , seluruh pimpinan TNI-Polri di Sukabumi beserta seluruh anggotanya sudah berkumpul bersama sejak pukul 07.00 Wib, untuk mengikuti kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Ka Secapa Polri Brigadir Jenderal Polisi Drs. Edy Prawoto SH, MHUM, maupun Danrem 061 Suryakencana Bogor menyampaikan bahwa acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan kerukunan serta soliditas diantara seluruh unsur TNI-Polri di Sukabumi, “ Marilah kita bangun terus kebersamaan diantara kita, dan jalin komunikasi dengan baik sehingga akan timbul kerukunan serta memupuk persahabatan diantara kita, dan melalui olahraga bersama kita tingkatkan Persatuan dan Kesatuan ”, tambahnya.

Kegiatan ini diawali dengan pemberian santuan kepada puluhan Anak yatim piatu dan Senam Sukabumi kemudian gerak jalan Santai dengan rute Start mulai dari lapang Merdeka – Jalan Perintis Kemerdekaan – Jalan Suryakencana – Jalan Bhayangkara – Jalan Sriwidari dan masuk kembali ke Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, yang kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan, ditampilkan selingan musik yang mampu memberikan semangat kepada seluruh peserta olahraga bersama. Bravo TNI-Polri. (B.12 – Ma’ruf)

Pelajar SD Kelas V Bunuh Diri

Ditulis pada, 28 April 2009. dalam kategori: Berita Umum 

images
SUKABUMI KOTA (28/04) – Penduduk Kp. Pasir Kambing Rt.03/02 Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi Selasa (28/04) pukul 11.00 siang dikagetkan dengan peristiwa bunuh diri seorang siswi SD Sukakarya, Ani Mulyani binti Dimi (11 tahun), Ani nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri memakai seutas tali di dapur rumahnya saat kedua orang tuanya pergi ke sawah.

Menurut keterangan tetangga korban, Ny. Yeni (35), kejadian nahas tersebut berawal ketika pada Selasa siang putri bungsu pasangan Dimi (60) dan Ny. Pipih (50) itu dijemput oleh rekan-rekannya dan guru olahraganya untuk diajak olahraga.

Saat itu, guru olahraga korban, Abem, juga sempat menanyakan pada korban mengapa selama dua minggu terakhir ini tidak terlihat masuk sekolah. Terang saja, ibu korban yang sempat mendengar langsung hal itu, spontan marah karena sepengetahuannya anaknya itu tiap hari berangkat sekolah.

“Awas engke dibejakeun ka bapak maneh, dia (bapaknya, red) pasti ngambek maneh tara sakola wae,” tutur ibunya kepada korban. Namun korban tidak menanggapi kemarahan ibunya itu dan segera berlalu mengikuti teman-temannya yang akan berolahraga di lapangan tak jauh dari rumahnya. Sedangkan ibunya berangkat lagi ke sawah untuk membantu suaminya.

Namun alangkah terkejutnya Ny. Pipih ketika kembali ke rumahnya sekitar pukul 11.00 WIB. Saat hendak masuk ke dapur mendapati putri bungsu dari empat bersaudara ini sudah tidak bernyawa tergantung pada seutas tali tempat suaminya biasa menimbang padi. Ny. Pipih kemudian segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga setempat.

Petugas Polsek Warungdoyong menemukan secarik surat wasiat yang ditinggalkan korban di samping tubuhnya. Dalam isi tulisannya korban mengemukakan rasa tertekannya karena sering dimarahi ibu kandungnya. Lebih memilukan lagi, korban juga meninggalkan sisa uang bekal sebesar Rp 3.000 dan permen sebanyak 6 buah.

“Umi, bapak, Ai minta maaf. Daripada ngariweuhkeun wae, Ai lebih baik paeh. Ai tos loba teuing kanyeri ku umi oge bapak. Ieu aya sisa artos Rp 3.000, sisa bekel tadi. Hampuranya teh, umi oge bapak,” demikian isi surat terakhir yang ditulis korban

Kapolsek Warudoyong AKP Sri Widodo SH bersama Tim Identifikasi dan dokter Puskesmas Sukakarya datang melakukan olah TKP, dari hasil pemeriksaan diduga kuat korban murni bunuh diri dibuktikan dengan kondisi lidah korban menjulur keluar dan dari duburnya keluar kotoran. ” Korban saat dilakukan Pemeriksaan dan olah TKP tidak ditemukan adanya bekas-bekas penganiayaan, tubuhnya tergantung di dapur rumahnya dengan menggunakan tali plastik, kami sedang selidiki sebab-sebanya ” tandas Kapolsek Sri Widodo. ( B.12 –Ma’ruf )

SUB TERMINAL BUNGBULANG DIAKTIFKAN KEMBALI PADA AKHIR BULAN MEI 2009

Ditulis pada, 27 April 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi 

SUKABUMI KOTA (27/04) - Sub Terminal Bungbulang Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi, menurut rencana diaktifkan kembali pada akhir bulan Mei 2009. Rencana peng-aktipan kembali Sub Terminal Bungbulang tersebut, didapat RSPD FM, Web Site dan Majalah Berita Kota, pada rapat koordinasi yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, dipimpin Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., hari Kamis, 23 April 2009, di Operation Room Setda Kota Sukabumi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Drs. H. Andri Setiawan, M.M. menjelaskan, untuk meng-aktifkan kembali Sub Terminal Bungbulang, pihak Dinas Perhubungan dibantu sejumlah pihak instansi terkait. Diantaranya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi; Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Sukabumi; Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukabumi; dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi.

Dikatakannya, masing-masing dinas tersebut, mempunyai peran dan tanggungjawab, untuk ikut andil dalam rencana peng-aktifan kembali Sub Terminal Bungbulang. Seperti Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi; mempunyai peran dan tanggung jawab untuk menata kembali kios-kios bagi para pedagang.

Selanjutnya Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Sukabumi; mempunyai peran dan tanggung jawab mengangkut sampah, apabila sub terminal tersebut telah diaktifkan kembali.

Sedangkan Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukabumi; mempunyai peran dan tanggung jawab memperbaiki kondisi jalan; dan Bappeda Kota Sukabumi mempunyai tanggung peran dan jawab membuat perencanaan penataan sub terminal tersebut.

Diharapkannya, dengan adanya peran dan tanggung jawab pihak instansi terkait tersebut, peng-aktifan kembali Sub Terminal Bungbulang tersebut dapat segera terealisasi, selambat-lambatnya pada akhir bulan Mei 2009 sudah bisa dioperasikan kembali.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi menandaskan, untuk meng-antifkan kembali sub terminal tersebut, saat ini tengah dilakukan berbagai persiapan, termasuk melakukan sosialisasi terhadap para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat, serta kepada para tukang ojeg yang ber-operasi di sekitar Sub Terminal Bungbulang. ( B.12 – sumber Infokom )

SELURUH PELAJAR DI KOTA SUKABUMI AGAR KONSISTEN MEMERANGI AKSI VANDALISME

Ditulis pada, 27 April 2009. dalam kategori: Seputar Kota Sukabumi 

SUKABUMI KOTA (27/04) - Wakil Walikota Sukabumi, Drs. H. Mulyono, M.M., menghimbau seluruh pelajar di Kota Sukabumi, agar senantiasa pro aktif dan konsisten memerangi aksi vandalisme, ter-utama pada pasca Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2008-2009.

Himbauan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan usai memimpin rapat peng-aktipan kembali Sub Terminal Bungbulang, hari Kamis, 23 April 2009, di Operation Room Setda Kota Sukabumi.

Dikatakannya, aksi corat-soret pada baju dan lingkungan sebagai eforia pasca UN yang telah membudaya di kalangan pelajar ini, pada akhir tahun pelajaran 2008-2009 ini agar tidak dilakukan, karena tidak ada manfaatnya. Lebih baik, baju-baju tersebut disumbangkan kepada para siswa lainnya, yang tidak mampu dan membutuhkan bantuan.

Dikatakan pula, untuk meng-antisipasi budaya corat-coret pasca UN pada baju dan lingkungan yang dilakukan para pelajar, Pemerintah Kota Sukabumi telah mengirim surat kepada Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, untuk selanjutnya diteruskan ke sekolah-sekolah, yang intinya agar para guru memperketat dan meningkatkan pengawasan, sekaligus melarang para siswanya, supaya tidak melakukan aksi corat-coret pada baju dan lingkungan, baik pada dinding maupun pada pagar bangunan.

Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, aksi anti vandalisme yang selama ini digalakan di Kota Sukabumi, agar dilaksanakan secara berkesinambungan. Seluruh elemen masyarakat, dari mulai para pelajar, guru sampai orang tua murid dan aparat pemerintah, agar senantiasa konsisten memerangi aksi vandalisme di Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan di Kota Sukabumi, supaya tampak bersih dan indah.

Sementara sejumlah siswa SMA, SMK dan MA yang telah selesai melaksanakan UN baru-baru ini mengatakan, mereka sepakat tidak akan melakukan aksi corat-coret, baik pada lingkungan maupun pada baju, sebab tidak ada manfaatnya. Menurut sejumlah siswa, dari pada mencorat-coret baju, lebih baik disumbangkan kepada pelajar lainnya yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. Dengan demikian, baju-baju bekas tersebut akan bermanfaat bagi pelajar yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan. ( B.12 – sumber Infokom )

Kakak Beradik Bunuh Anggota Linmas

Ditulis pada, 27 April 2009. dalam kategori: Berita Umum 

SUKABUMI - Seorang anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kp. Cibiru, Desa Margaluyu, Kec. Purabaya, Kab. Sukabumi, Ikin (55), Sabtu (25/4), tewas mengenaskan dengan kepala pecah setelah dianiaya dua kakak beradik, Dud (57) dan Kar (61), tetangga korban.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun “GM”, korban diduga dihabisi kedua tersangka terkait masalah utang piutang. Karena kesal kerap ditagih korban, kedua tersangka mendatangi rumah korban.

Di tengah perjalanan, kedua tersangka kebetulan berpapasan dengan anggota Linmas tersebut. Saat itu juga kedua tersangka menghajar korban dengan benda tumpul hingga batok kepalanya pecah.

Kabar pembunuhan anggota Linmas ini menggemparkan warga sekitar. Warga yang penasaran berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP) di Kp. Cigendol, Desa Margaluyu, untuk melihat secara langsung kejadian tersebut. Sejumlah warga kemudian melapor ke Mapolsek Purabaya. Tidak lama kemudian, petugas mendatangi TKP.

Dari hasil olah TKP, petugas kepolisian menemukan barang bukti berupa bambu yang penuh lumuran darah segar. Bambu yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban tersebut ditemukan tidak jauh dari TKP.

“Diduga motif pembunuhan itu dilatarbelakangi dendam karena korban kerap menagih utang kepada para tersangka. Korban tewas dengan bagian kepala pecah. Luka tersebut diduga akibat hantaman benda keras,” kata Jaka, warga Kec. Purabaya, Kab. Sukabumi ketika dihubungi “GM”, Minggu (26/4).

Sementara itu, anggota Polsek Purabaya, Aiptu Wahyudin ketika dihubungi “GM”, membenarkan korban dihabisi nyawanya oleh kedua tersangka setelah dihantam dengan benda tumpul. Saat ditemukan di lokasi kejadian, korban mengalami luka menganga di kepalanya.

“Kedua tersangka menyerahkan diri kepada petugas selang beberapa jam setelah menghabisi nyawa korban. Sampai saat ini, petugas masih terus melakukan penyelidikan terkait aksi pembunuhan itu,” katanya. (B.118)**
(sumber:galamaedia)

Mayat Abah Ukin ditemukan di dalam Sumur

Ditulis pada, 27 April 2009. dalam kategori: Berita Umum 

Mayat seorang laki-laki ditemukan di dalam sumur penampungan air di kebun pinus Talaga Kp. Pangleseran Rt. 04/05 Desa Sirnaresmi Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Minggu (26/04) kemarin.

Sosok mayat itu kemudian diketahui sebagai Abah Ukin. 70 tahun warga Kp. Telagasari Rt 01/06 Desa Sirnaresmi Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi. Saat ditemukan warga, tubuh laki-laki renta tersebut sudah membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap. Menurut keterangan yang didapat dari fihak keluarganya bahwa Abah Ukin, menghilang sejak hari jum’at tanggal 24 april 2009 sekira pukul 05.00 wib, ia meninggalkan rumah dalam keadaan sudah tua dan kondisi kurang sehat.

Sanak famili korban dibantu warga sudah berupaya mencarinya, namun alangkah kagetnya begitu ditemukan tiga hari kemudian ternyata Abah Ukin sudah menjadi mayat di dalam sumur, warga kemudian melaporkan temuan mayat tersebut kepada Polisi. Kapolsek Gunungguruh AKP Agus Setiawan dan beberapa anggota datang ke lokasi kejadian dan mengadakan pemeriksaan TKP, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan pada tubuh mayat korban. ( B.12 – Ma’ruf )

PENGUMUMAN Penerimaan Perwira Polri Sumber Sarjana ( PPSS)

Ditulis pada, 26 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi 

Kepolisian Negara RI melalui Polda Jabar memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia Pria / Wanita lulusan S-1 dan S-2 dan D-4 untuk dididik menjadi Perwira Polri Sumber Sarjana Tahun 2009, Pembukaan Pendaftaran :
tanggal 4 Mei 2009 s/d 6 Juni2009

PENGUMUMAN Penerimaan Perwira Polri Sumber Sarjana ( PPSS)

PENGUMUMAN
No. Pol. : PENG / 03 / IV 12009
Tentang
PENERIMAAN PERWIRA POLIRI SUMBERSARJANA (PPSS)
TAHUN ANGGARAN 2009

1 Surat Keputusan Kapoiri No.Pol. Skep/176/1V/2008 tanggal 20 April2009 tentang Penerimaan Perwira Poiri Sumber Sarjana Tahun Anggaran2009.

2. PERSYARATAN UMUM

a. Warga Negara Indonesia (Pria dan Wanita).

b. Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

C. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkanPancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

d. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan).

e. Tidak pernah dipidana karena melakukan kejahatan yang dinyatakandengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian.

f. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.

g. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas
Kepolisian.

3. PERSYARATAN LAIN

a. Belum pernah menjadi anggota Poiri.

b. Berijazah S1/S2 dan D-IV dengan program studi, sebagai berikut

1) Ilmu Kesehatan jurusan Dokter Umum dan Dokter Hewan

2) MIPA/SAINS jurusan Biologi, Kimia Murni, Matematika, Fisika dan Statistika.

3) Teknik jurusan Teknik Kimia, Teknik Elektro, Teknik Elektro Arus Kuat, Teknik Metalurgi, Teknik Fisika Nulklir.

4) Transportasi jurusan Manajemen Transportasi dan Teknik Transportasi

5) Fisip / Sospol jurusan Psikologi dan Sejarah.

6) Pendidikan jurusan Kurtek Pendidikan, Pendidikan dan Olah Raga.

7) Kelautan jurusan Ahli Nautika TK Ill dan Ahli Teknika TK Ill (khusus DAV)

8) Ekonomf jurusan Akuntansi dan Manajemen

9) Ilmu Komputer semua jurusan dan program studi ilmu komputer.

C. Menyerahkan fotocopy ijazah SID, SMP, SMU yang telah dilegalisir.

d. Bagi calon yang berasal dari PTN/PTS `harus sudah lulus ujiannegara (dengan melampirkan tanda lulus ijazah yangdilegalisasildiketahui oleh Kopertis) dengan akreditasi A dan atau Bdengan nilai rata IPK minimal sebagai berikut ..
1) S2 : 2,50 (dua koma lima puluh)
2) S1 Profesi : 2,50 (dua koma lima puluh)
3) S1 : 2,75 (dua koma tujuh lima)
4) D-IV : 2,75 (dua koma tujuh lima)

e. Usia saat pembukaan Pendidikan Pembentulkan PPSS TA. 2009 maksimal sebagai berikut:
1) Berijazah S1 : 28 (dua puluh delapan) tahun.
2) Berijazah S2 : 30 (tiga puluh) tahun.

f. Tinggi badan dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang
berlaku minimal
1) Pria : 160 ( seratus enam puluh ) Cm.
2) Wanita : 155 ( seratus limapuluh lima ) Cm.
g. Belum pernah Nikah dan sanggup tidak Nikah selama dalam Pendidikan pembentulkan.

h. Bersedia menjalani lkatan Dinas Pertama selama 10 (sepuluh) tahun
terhitung mulai saat di lantik menjadi Perwira Poiri.

i. Tidak terikat perjanjian lkatan Dinas dengan Instansi lain.
j. Bagi yang sudah bekerja sebagai Pegawai / Karyawan :
1) Mendapat persetujuan / rekomendasi dari Kepala Jawatan Instansi / Satker yang bersangkutan.

2) Bersedia diberhentikan dari status Pegawai / Karyawan bila diterima dan ikut pendidikan PPSS TA. 2009.

k. Mengikuti dan lulus ujian / pemeriksaan yang meliputi
1) Pemeriksaan Administrasi.
2) Pemeriksaan Kesehatan.
3) Penentuan Keluiusan Tingkat Panda.
4) Seleksi tingkat Panpus

l Persyaratan pendaftaran
1) Pendaftar datang sendiri ke tempat pendaftaran
2) Membawa Ijazah asli SID, SIVIP, SMU, S1 S2 + FC 1 lbr
3) Membawa KTP ash + FC 1 lbr
4) Membawa KK asli + FC 1 Ibr
5) Membawa Akte kelahiran + FC 1 lbr
6) Membawa photo hitam putih 4 x 6 = 2 lbr
7) Membawa Map warna biru 1 buah
m. Selama pelaksanaan kegiatan penerimaan PPSS tidak dipingut biaya apapun, biaya seluruh pelaksanaan dibebankan kepada anggaran PoIri TA,2009.

4. Pendaftaran pada hari kerja mulai tanggal 4 Mei 2009 s/d 6 Juni2009 bertempat di Bag Dalpers Ro Pers Polda pukul 08.00 WIB s/d 14.00 WlB.
(sumber:komis kepolisian indonesia)

PENGUMUMAN Penerimaan Brigadir Polri 2009

Ditulis pada, 26 April 2009. dalam kategori: Berita Polresta Sukabumi 

Kepolisian Negara RI melalui Polda Jabar memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia Pria / Wanita lulusan SMU, D-3,D-4 dan S-1 untuk dididik menjadi Brigadir Polri Tahun 2009, Pembukaan Pendaftaran :

tanggal 27 April s/d 16 Mei 2009

PENGUMUMAN Penerimaan Brigadir Polri 2009

PENGUMUMAN

No. Pol. : PENG / 01 / IV / 2009
Tentang
PENERIMAN BRIGADIR POLISI TA. 2009

1. Berdasarkan Surat Telegram Ka Polri No. Pol. : ST/390/IV/2009 tanggal 21 April 2009 tentang Pemberitahuan Penerimaan Brigadir Polisi TA. 2009.

2. Persyaratan Umum

a. Warga Negara Indonesia (Pria dan Wanita).
b. Beriman dan Bertakwa kepada Tulhan Yang Maha Esa.
C. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
d. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan dari institusi kesehatan).
e. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat keterangan dari Poltabes/Poires/Ta setempat).
f. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.
g. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas pokok Polri.

3. Persyaratan Lain

a. Berijazah serendah rendahnya SMU sederajat (tidak termasuk SMK Busana/ Boga/ Kecantikan / Perhotelan / Guru TK dan SMK yang tidak ada kompetensinya dengan tugas pokok Polri atau SM yang dikelola oleh departemen).

b. SMU/ MA menggunakan surat tanda kelulusan dengan kriteria iuius dan dengan menggunakan Nilai Ebtanas Murni (NEM) atau HUAN rata rata minimal 5,5 (Lima koma lima).

C. SLTA lainnya yang sederajat/ SMK menggunakan transkip nilai rata rata 6,5 (enam korna lima), bagi SM yang memiliki Praktik dan teori maka nilai rata ratanya dibagi 2 (d u a).

d . SLTA lainnya yang sederajat/ Kesetaraan Paket C (termasuk lulusan luar negeri) menggunakan transkip nilai dengan Nilai Ebtanas Murni (NEM) atau HUAN rata rata minimal 5,5 (Lima korna lima) yang telah diakreditasi oleh instansi Diknas tingkat Propinsi.

e. Lulusan SLTA tahun 2009 (Masih Kelas III) menggunakan surat Kepala Sekolah dan menyerahkan surat tanda kelulusan selesai ujian Nasional.
f. Menyerahkan Foto Copy Raport SLTA yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah yang bersangkutan.

g. D III/D IV/S 1 sesuai dengan kompetensi tugas pokok Polri, dari perguruan tinggi yang telah terakreditasi.
h. D III Keperawatan hanya untuk calon Bintara kesehatan lapangan pada kesatuan Brimob Polda (Satbrimobda).
i. SIVIK Pelayaran atau Perkapalan sebagai calon Bintara Polair.
j. Sarjana Hukum / SMU / Sederajat yang Punya keffiampuan Bahasa Asing/ Komputer sebagai calon Brigadir Polisi Reskrim.
3. Persyaratan Umur, Tinggi dan Berat badan.

a. Umur pada saat pembukaan Pendidikan Brigadir Polisi TA. 2009, minimal 17 tahun 7 bulan (tujuh belas tahun Tujuh bulan) dan maksimal bagi lulusan
1) SMU / Sederajat 21 (dua puluh satu) tahun.
2) D III 24 (dua puluh empat) tahun.
3) D W / SA 25 (dua puluh lima) tahun.

b. Tinggi badan minimal
1) Pria 163 (Seratus enam puluh tiga) cm.
2) Wanita 160 (Seratus enam puluh) cm.

C. Berat Badan Seimbang dengan Tinggi Badan Menurut ketentuan yang berlaku.

4. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus dan dilantik dengan menggunakan pangkat Brigadir Polisi –Fingkat Dua (Bripda).

5. Bersedia menjaiani ikatan dinas pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Bintara Polri.

6. Ada persetujuan dari orang tua/wali bagi yang belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun.
7. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan suatu instansi lain.
8. Telah berdomisili diwilayah Hukum Polda tempat pendaftaran minimal 1 (satu) tahun yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP) setempat dan kartu keluarga (KK) atau Rapor.

9, Mengikuti d an Mus pemeriksaan :

a) Pemeriksaan Administrasi Awal.
b) Pemeriksaan Kesehatan tahap I.
c) Pemeriksaan Psikologi.
d) Uji Akademik ditiadakan (Nilai Akademik Diperoleh dengan cara menjumlahkan nilai rata rata UAN dan nilai rata rata Raport semester terakhir pada mata Pelajaran yang sama Dibaqi Dua.

e) Pemeriksaan Kesehatan tahap II.

Pemeriksaan dan pengujian kemampuan jasmani.
g) Uji Kompetensi (JIka Diperlukan wilayah)
h) Sidang I Perneriksaan/ Pengamatan Penampilan Casis Brigadir Pria.
i) Sidang II Penetapan Kelulusan Akhir Casis Brigadir Pria.
j) Sidang Penentuan keluiusan akhir.

10. Untuk mewujudkan Penerirnaan Brigadir Polisi yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis, agar Panda membentuk tim Pengawas Internal (Itwasda, Bid Propam Polda, Provost Polda) dan tim Pengawas eksternal (Diknas, Ikatan Dokter, Ikatan Sarjana Psikologi, Akademisi, Guru Olahraga, Tokoh Masyarakat/ Adat, Lsm, Media Masa dil) untuk menyaksikan / memonitor Pelaksanaan tiap tahap/ seleksi secara ketat, terus menerus, serta melibatkan para ahli di bidangnya untuk bekerja sama dalam pelaksanaan kegiatan penerimaan (Out Sourcing).

11. Adapun Mekanisme Setiap tahapan Pemeriksaan/ Ujian dilaksanakan sebagai berikut

a. Pendaftaran :

1) Tempat Terbuka.
2) Calon datang sendiri
3) Tempat Pendaftaran dipasang Spanduk dengan Tulisan Masuk Polri Tidak Dipungut Biaya.
4) Calon yang tidak memenuhi syarat (TMS) Administrasi tidak diberikan toleransi.
5) Orang Tua/ Wali Calon dikirim Surat atau dikumpulkan untuk diberi penjelasan agar tidak memberikan uang pada siapapun termasuk panitia.

b. Pemeriksaan Kesehatan :

1) Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan sedapat mungkin ditempat terbuka mudah terilihat kecuali materi pemeriksaan yang bersifat rahasia sesuai dengan etika kedokteran.

2) Tim pengawas internal dan pengawas eksternal mengawasi secara ketat pelaksanaan pemeriksaan Kesehatan.

3) Evaluasi/ penilaian hsl pemeriksaan Kesehatan dilaksanakan di tempat terbuka yang dihadiri panitia, tim pengawas internal dan pengawas eksternal serta pihak lain yang dianggap perlu.

4) Evaluasi hasil pemeriksaan Kesehatan seketika itu setelah selesai segera dibuatkan Skep kelulusan yang ditanda tangani oleh Kapolda dan diumumkan secara terbuka.

5) Nilai hasil ujian seleksi dimasukkan dalam Flasdisk dan disimpan dalam brankas beserta Print Out yang telah ditandatangani oleh panitia, pengawas internal dan eksternal.

C. Pemeriksaan Psikologi :

1) Naskah Perneriksaan / pengujian Psikologi yang diterima dari Panpus disegel dimasukkan ke dalam Brankas yang disimpan di ruang Propam atau tempat lain yang dianggap aman dengan tiga kunci yang disimpan Kapolda/ Waka Polda Tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal.

2) Penggandaan naskah uji Psikologi dilaksanakan dengan pengawas yang ketat oieh tim pengawas internal dan pengawas eksternal.

3) Naskah hasil penggandaan dibungkus/ disegel, dlbuat berita acara segel kernudian dimasukkan ke dalam brankas dan disimpan diruang Propam atau tempat lain yang dianggap aman dengan tiga kunci yang disimpan Kapolda/ Waka Polda, Tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal.

4) Pelaksanaan ujian diawasi oieh Panitia, Tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal.

5) Koreksi hasil ujian dilaksanakan hari itu juga munggunakan Scaner secara terbuka di rupatama dengan menggunakan LCD serta disaksikan oleh Pengawas internal dan Pengawas eksternal.

6) Kalau tidak dapat dikoreksi pada hari itu karena alasan waktu dan lain hal hasil ujian dibungkus dan disegel serta dibuat berita acara kemudian dimasukkan ke dalarn brankas dan disimpan diruang Propam atau tempat lain yang dianggap aman dengan tiga kunci yang disimpan Kapolda/ Waka Polda, Tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal

7) Hasil Koreksi setelah selesai seketika itu juga langsung dibuatkan Skep kelulusan dan ditandatangani oleh Kapolda serta dimumkan secara terbuka.

8) Nilai hasil ujian seleksi dimasukkan dalam Flasdisk dan disimpan dalam Brankas beserta Print Out yg teiah ditandatangani oleh Panitia Pengawas internal dan Pengawas eksternal.

d. Uji Kesamaptaan jasmani.

1) Uji Kesarnaptaan Jasmani dilaksanakan secara terbuka dan transparan di iapangan yang ditentukan dengan pengawasan secara ketat oleh tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal.

2) Hasil Pelaksanaan Uji di lapangan di tempel pada papan hasil nilai (Scoring Board) yang ditanda tangani oleh panitia` dan tim Pengawas internal serta Pengawas eksternal agar sernua orang termasuk calon sendiri dapat melihat dengan mudah.

3) Hasil Scoring Board masing masing item dibuat juga dalam lembar kertas yang pada saat itu juga langsung diberikan kepada calon dengan ditandatangani terlebih dahulu oleh panitia dan calon itu sendiri.

4) Hasil Scoring Board dipindah ke komputer kemudian dilakukan penghitungan secara terbuka dengan menggunakan aplikasi sistem komputer seperti pada pelatihan operator komputer pada Rakernis Bin SIDM Polri TA. 2007 dan disaksikan oleh Pengawas internal dan Pengawas eksternal.

5) Hasil penilaian dengan Scoring Board disimpan dengan baik sebagai arsip yang sewaktu waktu dibutuhkan untuk Cross Cek hasil bagi para calon.

6) Hasil perhitungan uji Kesjas setelah selesai seketika itu juga dibuatkan Skep dan ditanda tangani oleh KaPolda serta diumurnkan secara terbuka.

7) Nilai hasil ujian seleksi dimasukkan dalarn Flasdisk dan disimpan dalarn Brankas beserta Print Out yang telah ditandatangani oleh panitia Pengawas internal dan Pengawas eksternal.

e. Sidang Penetapan Kelulusan Akhir.

1 ) Sesuai Jadwal yang telah ditentukan.
2) Secara transparan, terbuka untuk umum dihadiri oleh orang tua peserta, peserta, Tim Pengawas internal dan Pengawas eksternal.

3) Sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan menggunakan Aplikasi Sistem Kornputer yang telah dilaksanakan pada Rakernis Bin SIDMI Polri TA. 2007.

12. Adapun tugas dan tanggung jawab Kapolda selaku ketua Panda Penerimaan Brigadir Polisi TA. 2009 serta hal hal lain yg berkaitan dengan pelaksanaan Penerirnaan Brigadir Polisi TA. 2009 yang beium tercantum dalam Surat Keputusan ini agar berpedoman pada Skep KaPolri No. Pol : Skep/49/II/2009 tanggal 04 Pebruari 2009 Tentang Penerirnaan Brigadir Polisi TA. 2009 beserta perubahannya.

13. Pembukaan pendaftaran dimulai tanggal 27 April s/d 16 Mei 2009 bertempat di masing rnasing Poltabes/Polres/Ta
(sumber:komisi kepolisian indonesia)

Halaman Berikutnya »